Warga Surabaya Dilarang Buang Sampah di Sungai, Wawali Minta DLH Bertindak Tegas

Kamis, 18 Agustus 2022 12:42 Reporter : Rizka Nur Laily M
Warga Surabaya Dilarang Buang Sampah di Sungai, Wawali Minta DLH Bertindak Tegas Sampah beterbaran di Sungai Kali Kedinding Surabaya. ©2022 Merdeka.com/Instagram Wakil Wali Kota Surabaya Armuji

Merdeka.com - Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya Armuji meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menindak tegas warga yang ketahuan membuang sampah di sungai.

Menurut Armuji, tindakan membersihkan sungai jadi percuma apabila setiap hari masih ada warga yang membuang sampah sembarangan.

"Setiap hari dibersihkan, tetapi kalau setiap hari dibuangi sampah ya percuma. Ayo sama-sama kita bergerak menjaga kebersihan kota ini," tuturnya di Surabaya, Kamis (18/8/2022).

2 dari 3 halaman

Keluhan Warga

Sebelumnya, warga mengeluhkan adanya tumpukan sampah di Kali Kedinding Surabaya, yang sempat viral di media sosial. 

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Wawali Surabaya Armuji menyusuri aliran Sungai Kali Kedinding menggunakan perahu karet pada Rabu (17/8), untuk mengecek keberadaan sampah di sungai.

Menurutnya, kesadaran masyarakat Kota Surabaya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan daerah aliran sungai masih rendah. Kondisi ini terlihat dari banyaknya sampah yang setiap hari diangkut oleh satuan tugas DLH. 

3 dari 3 halaman

Masalah Klasik

 

Armuji mengungkapkan, petugas pemerintah kota melakukan patroli dan membersihkan sampah di daerah aliran sungai secara berkala. Namun, sampah masih terus ditemukan karena masyarakat tetap membuang sampah di sungai.

"Problemnya klasik dan sebenarnya akar permasalahannya ketemu yaitu kesadaran warga, kalau tidak gayung bersambut ya nanti kalau banjir banyak yang sakit siapa yang susah," ujarnya, dikutip dari Antara.

Armuji juga mengimbau masyarakat melaporkan orang yang ketahuan membuang sampah di sungai kepada pemerintah kelurahan setempat.

"Difoto nanti diserahkan ke kelurahan, kecamatan, untuk diteruskan ke saya. Kalau perlu diviralkan agar jera dan mengerti yang dilakukan itu tidak baik," tandasnya.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini