Potret Harlah Serikat Buruh Tertua di Indonesia, Gubernur Jatim Ajak Buruh Naik Kelas

Sabtu, 1 Oktober 2022 10:20 Reporter : Rizka Nur Laily M
Potret Harlah Serikat Buruh Tertua di Indonesia, Gubernur Jatim Ajak Buruh Naik Kelas Ilustrasi buruh. ©2022 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi), organisasi buruh tertua di Indonesia, menggelar harlah ke-67 di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (30/9/2022).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong para buruh untuk naik kelas, seperti Nahdlatul Tujjar (gerakan kebangkitan ekonomi rakyat).

"Ada rekonteksualisasi apakah Sarbumusi bagian penguat buruh atau naik kelas Nahdlatul Tujjar," kata dia.

Selain Gubernur Khofifah, hadir dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. Gubernur Jatim itu berharap kedatangan Wapres menjadi suntikan kekuatan perkembangan Sarbumusi Indonesia.

"Menjadi buruh atau bersiap menjadi pengusaha," ujarnya, dikutip dari Antara.

2 dari 3 halaman

Serikat Buruh Tertua

ilustrasi buruh
©2022 Merdeka.com/liputan6.com

Presiden DPP Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) Irham Ali Syaifuddin mengungkapkan, Sarbumusi adalah salah satu organisasi serikat buruh tertua di Indonesia.

"Sarbumusi salah satu serikat tertua yang masih survive (bertahan) sampai sekarang. Ini tidak akan terjadi tanpa doa pada kiai," kata Irham.

Sarbumusi, imbuh dia, merupakan bagian integral pembangunan ekonomi agar rakyat Indonesia termasuk warga NU bebas dari intoleransi ekonomi.

"Kedua konteks Sarbumusi solusi masalah tenaga kerja Indonesia seimbang investasi disertai serapan tenaga kerja besar demi kemaslahatan masyarakat," imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Peran Global

Irham mengungkapkan, pihaknya juga ingin menginisiasi konfederasi serikat buruh muslim internasional.

“Sehingga ketika negara berbasis muslim diikat konfederasi internasional, forum strategi ILO bisa memberikan kontribusi," katanya.

Ia menyatakan, saat ini banyak terjadi perubahan dalam kehidupan masyarakat. Di antaranya globalisasi, digitalisasi, demografi penduduk dunia dan perubahan iklim, termasuk munculnya pandemi.

"Kami mohon ketulusan doa dan dukungan semoga organisasi bisa kembali ke masa keemasan," ujarnya.

 

[rka]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jawa Timur
  3. Jatim
  4. Berita
  5. Buruh
  6. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini