Pertandingan BRI Liga 1 Madura United vs PSIS Ditunda, Ini Alasannya

Rabu, 5 Oktober 2022 10:20 Reporter : Rizka Nur Laily M
Pertandingan BRI Liga 1 Madura United vs PSIS Ditunda, Ini Alasannya Suporter Madura United FC. ©2021 Merdeka.com/Bola.com

Merdeka.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT LIB mengumumkan penundaan kompetisi Liga 1 Indonesia 2022-2023 setelah terjadinya tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan meninggalnya ratusan suporter.

Menindaklanjuti keputusan resmi tersebut, Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Madura United FC juga mengumumkan penundaan kompetisi Liga 1 Indonesia 2022-2023 melalui media sosial klub sepakbola itu, Selasa (4/10/2022) malam.

"Kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 dan Liga 2 2022/2023 ditunda," demikian pengumuman tertulis di akun instagram klub Madura United FC.

2 dari 3 halaman

Alasan Penundaan

Ketua Panpel Madura United, Mohammad Alwi mengungkapkan, sesuai jadwal Madura United FC akan menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan.

"Persiapan sebenarnya sudah 70 persen. Semua izin sudah kami kirim, baik ke Polres Pamekasan maupun ke Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan," tuturnya, Selasa malam.

Namun, karena ada tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia, maka kompetisi untuk sementara ditunda. Tragedi tersebut, kata dia, menjadi pembelajaran bagi panitia pelaksana.

"Kami menunggu hasil evaluasi penyelenggaraan. Dari evaluasi tentu ada rekomendasi-rekomendasi yang harus dilakukan dalam rangka mempersiapkan pertandingan yang nyaman dan aman bagi pemain dan penonton dan bagi kami sebagai panitia pelaksana," ujar Alwi.

3 dari 3 halaman

Suporter

Warganet dan suporter Madura United FC memahami keputusan pemerintah, PSSI dan PT Liga Baru Indonesia yang menunda kompetisi.

"Kami mendukung usulan presiden klub yang meminta agar tragedi Kanjuruhan diusut tuntas. Atas nama kemanusiaan, kami mendukung upaya mengusut hingga tuntas tragedi di Kanjuruhan," ungkap Ketua Suporter Taretan Dhibi Sutrisno.

Sebelumnya, usulan menunda kompetisi Liga 1 Indonesia 2022/2023 sempat disampaikan Presiden Klub Madura United FC Achsanul Qosasi dengan alasan kemanusiaan dan perbaikan sistem kompetisi.

Selain itu, Achsanul juga meminta pengurus PSSI mundur sebab dinilai gagal mengelola kompetisi yang aman, nyaman dan tanpa kerusuhan, apalagi hingga menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.

Sejak tragedi 1 Oktober 2022 itu, semua jenis gambar dan foto di sejumlah media sosial klub sepak bola Madura United berlatar warna hitam sebagai bentuk bela sungkawa atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur itu.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini