Perbedaan Kitab dan Suhuf dalam Agama Islam, Ketahui Ciri-cirinya

Senin, 26 Oktober 2020 18:14 Reporter : Edelweis Lararenjana
Perbedaan Kitab dan Suhuf dalam Agama Islam, Ketahui Ciri-cirinya ilustrasi kitab zabur. ©livejournal.com

Merdeka.com - Dalam agama Islam, salah satu pokok kepercayaan di Rukun Iman adalah meyakini keberadaan kitab-kitab dari Allah SWT. Kitab-kitab Allah SWT adalah himpunan atau kumpulan wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT kepada para Rasul-Nya. Selanjutnya kumpulan wahyu inilah yang akan diteruskan kepada seluruh umat manusia untuk kemudian dijadikan sebagai pedoman dan pegangan hidup.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah:4, "Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat." (QS. 2:4).

Selain kitab, Allah SWT juga menurunkan suhuf kepada para nabi terdahulu. Suhuf menurut bahasa berarti lembaran. Adapun suhuf menurut istilah adalah wahyu yang disampaikan kepada rasul, tetapi tidak wajib disampaikan kepada manusia. Dengan demikian, jika dibandingkan dengan kitab, suhuf berada di bawah kitab suci.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, "Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab yang terdahulu, (yaitu) suhuf Ibrahim dan Musa." (Q.S. Al-A’la: 18-19).

Mengutip publikasi IAIN Salatiga, disebutkan terdapat beberapa suhuf yang masing-masing diberikan kepada Nabi Adam as sebanyak 10 suhuf, Nabi Syits as sebanyak 50 suhuf, Nabi Idris as sebanyak 30 suhuf, Nabi Ibrahim as sebanyak 10 suhuf, dan Nabi Musa as sebanyak 10 suhuf juga menerima kitab Taurat.

Berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai apa itu kitab dan suhuf serta ketahui pula perbedaan kitab dan suhuf dalam agama Islam.

Baca Selanjutnya: Pengertian Kitab dan Suhuf...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini