Penyebab Mata Kedutan yang Menarik Diketahui, Ini Penjelasan Medisnya

Kamis, 18 Agustus 2022 11:53 Reporter : Edelweis Lararenjana
Penyebab Mata Kedutan yang Menarik Diketahui, Ini Penjelasan Medisnya ilustrasi mata. ©2012 atleegleatoneyecare.com

Merdeka.com - Anda pasti pernah bertanya-tanya apa sebenarnya penyebab mata kedutan saat Anda tengah mengalaminya. Mata kedutan adalah aktivitas kedipan kelopak mata yang tidak disengaja dan tidak normal. Kedipan abnormal ini dapat terjadi berkali-kali dalam sehari. Jika mata kedutan yang terjadi parah, ia dapat memengaruhi penglihatan Anda.

Pada mata, terdapat satu otot yang bertugas untuk menutup dan otot lain yang bertugas membuka mata Anda. Masalah pada salah satu dari otot-otot ini (atau terkadang keduanya) dapat menyebabkan mata Anda berkedut. Kedutan biasanya terjadi ketika mata merasa lelah atau sehabis mengonsumsi banyak kafein.

Mata yang kedutan adalah hal yang umum terjadi, dan siapapun dapat mengalaminya. Lantas, apa sebenarnya penyebab mata kedutan yang paling utama? Mengutip dari berbagai sumber, berikut penjelasan selengkapnya yang menarik untuk Anda ketahui.

2 dari 4 halaman

Jenis-Jenis Mata Kedutan

Diketahui, terdapat tiga jenis mata kedutan yang umum terjadi. Melansir webmd.com, ini dia jenis-jenisnya;

1. Kedutan Ringan

Kedutan kelopak mata yang ringan atau kecil seringnya dikaitkan dengan hal-hal sehari-hari seperti kelelahan, stres, atau kafein. Anda mungkin juga akan mengalaminya karena permukaan mata Anda (kornea) atau selaput yang melapisi kelopak mata (konjungtiva) teriritasi.

2. Blefarospasme Esensial Jinak

Blefarospasme esensial jinak adalah jenis mata kedutan yang biasanya muncul pada pertengahan hingga akhir masa dewasa dan memburuk seiring waktu. Wanita dua kali lebih mungkin untuk mengalami jenis mata kedutan ini daripada pria. Ini bukanlah kondisi yang serius, tetapi jika parah, dapat mengganggu kehidupan Anda sehari-hari.

Jenis mata kedutan ini dimulai dengan berkedip tanpa henti atau iritasi mata. Semakin parah kedutannya, mata Anda mungkin akan lebih sensitif terhadap cahaya, penglihatan menjadi kabur, dan terjadi kejang pada wajah. Para peneliti menganalisa bahwa penyebabnya kemungkinan adalah gen atau hal-hal di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda.

3. Kejang Hemifasial

Kejang hemifasial adalah jenis mata kedutan yang jarang terjadi. Kondisi ini melibatkan otot-otot di sekitar mulut dan kelopak mata Anda. Berbeda dengan dua jenis lainnya, mata kedutan jenis ini biasanya hanya mempengaruhi satu sisi wajah. Paling sering, penyebabnya adalah arteri yang menekan saraf wajah.

3 dari 4 halaman

Penyabab Mata Kedutan

Penyebab mata kedutan yang paling umum adalah miokimia okular. Kondisi ini jinak dan tidak akan menyebabkan masalah lainnya, mengutip cedars-sinai.org. Myokymia okular dapat disebabkan oleh kelelahan, terlalu banyak kafein, atau stres. 

Melansir laman mayoclinic.org, penyebab mata kedutan yang paling umum lainnya adalah hal-hal seperti asupan alkohol, paparan cahaya yang terlalu terang, adanya iritasi pada permukaan mata atau kelopak mata bagian dalam, merokok, dan juga angin atau polusi udara.

Sementara, ada juga penyebab mata kedutan secara terus-menerus dan sering yakni suatu kondisi medis yang disebut blepharospasm esensial jinak. Ini adalah kondisi saat kedua mata menutup atau berkedut pada saat bersamaan.

Para peneliti masih belum yakin secara persis mengenai apa penyebabnya, tetapi kondisi ini utamanya menyebabkan masalah pada kelompok otot di sekitar mata Anda. Diasumsikan pula bahwa masalah dengan ganglia basal (bagian dari otak) mungkin berperan sebagai penyebab mata kedutan ini.

Memiliki gen tertentu juga dapat menjadi penyebab mata kedutan pada beberapa orang. Sementara, penyebab mata kedutan lain yang lebih jarang adalah adanya masalah dengan otak atau sistem saraf. Masalah-masalah ini meliputi:

  • Penyakit Parkinson
  • Kerusakan otak akibat peradangan atau stroke. Hal ini terutama berlaku untuk talamus, ganglia basal, atau batang otak.
  • Reaksi terhadap obat kesehatan mental tertentu
  • Sindrom Meige. Ini adalah gangguan gerakan sistem saraf.
  • Sklerosis ganda
  • Spasme hemifasial
  • Bell palsy

Kondisi-kondisi kesehatan tersebut biasanya memiliki gejala lain juga yang menyertainya. Riwayat cedera kepala pun dapat menjadi penyebab mata berkedut. Anda mungkin juga berisiko lebih besar mata berkedut umum terjadi dalam keluarga, atau jika Anda telah menggunakan obat-obatan kesehatan mental tertentu.

4 dari 4 halaman

Perawatan untuk Mata Kedutan

Anda mungkin tidak memerlukan perawatan apa pun jika Anda tidak memiliki banyak gejala lain dari mata yang kedutan. Beristirahat dengan cukup dan mengurangi asupan kafein sudah dapat membantu meringankan gejala mata kedutan ringan ini.

Meski demikian, jika kedutan mata Anda menyebabkan masalah lain, Anda mungkin perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat injeksi toksin botulinum ke otot-otot kelopak mata. Ini dapat meredakan otot yang berkontraksi.

Penyedia layanan kesehatan juga mungkin meminta Anda mencoba obat untuk mengobati kedutan mata. Obat-obatan ini cenderung meredakan gejala hanya dalam jangka pendek. Dan jika kedutan mata masih parah, Anda mungkin memerlukan operasi yang disebut miektomi.

Dalam operasi ini, penyedia layanan kesehatan mengangkat beberapa otot dan saraf kelopak mata. Prosedur ini akan menghentikan gejala mata berkedut. Dokter juga perlu mengobati kondisi kesehatan mendasar yang mungkin menyebabkan mata Anda berkedut. Contohnya, jika Anda mengidap penyakit Parkinson.

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini