Pasang Jebakan Tikus Beraliran Listrik di Sawah, Nasib 24 Orang Ini Berujung Pilu

Kamis, 1 Oktober 2020 10:35 Reporter : Rizka Nur Laily M
Pasang Jebakan Tikus Beraliran Listrik di Sawah, Nasib 24 Orang Ini Berujung Pilu Petani Ngawi tewas tersetrum jebakan tikus. ©istimewa

Merdeka.com - Sebanyak 24 orang di Kabupaten Ngawi meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang dipasang di area persawahan. Para petani di wilayah setempat berinisiatif memasang jebakan tikus beraliran listrik sebagai upaya untuk membasmi hama tikus di areal persawahan guna melindungi tanaman pertanian.

Dikutip dari Antara (30/9), jumlah itu merujuk pada catatan Polres Ngawi selama kurun waktu 2019 hingga September 2020. Oleh karena itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama menyatakan, pemasangan jebakan tikus beraliran listrik di wilayah setempat dilarang.

2 dari 3 halaman

Membahayakan Nyawa

jebakan tikus©2020 Merdeka.com

"Sekali lagi kami tegaskan, pemasangan jebakan tikus dengan aliran listrik dilarang karena membahayakan nyawa," ujar Pratama, di Ngawi, Rabu.

Berdasarkan catatan kepolisian setempat, dari 24 kasus kematian tersebut, sebanyak 20 di antaranya merupakan pihak pemasang jebakan tikus. Sementara empat orang lain bukan pemasang jebakan tikus.

"Dalam sebulan ini saja ada dua orang yang kami tetapkan tersangka. Terakhir, kasus orang mabuk yang jatuh ke sawah dan meninggal akibat sengatan listrik jebakan tikus," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Ancaman Hukuman

013 farah fuadona©2018 Merdeka.com

Dari empat kasus yang naik ke pengadilan sudah ada yang divonis. Sisanya yang terjadi bulan ini masih proses tahap II dan I.

"Ancamannya sudah jelas, hukuman penjara di atas lima tahun sesuai dengan pasal 359 KUHP," kata Pratama.

Kendatipun ancamannya sudah jelas, pihaknya tidak memungkiri masih banyak petani di Ngawi yang nekat memasang jebakan tikus beraliran listrik di sawahnya.

Oleh karena itu, ia memberi imbauan melalui bhabinkamtibmas maupun perangkat desa bahwa penggunaan alat itu dilarang. Pihaknya juga menggandeng pemerintah Kabupaten Ngawi untuk memberikan sosialisasi larangan penggunaan jebakan tikus beraliran listrik tersebut, terutama dari Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini