Orang Tak Dikenal Kirim Roti untuk Napi Lapas I Surabaya, Ternyata Isinya Sabu-Sabu

Selasa, 28 September 2021 09:30 Reporter : Rizka Nur Laily M
Orang Tak Dikenal Kirim Roti untuk Napi Lapas I Surabaya, Ternyata Isinya Sabu-Sabu Ilustrasi Roti Kasur. ©2021 Merdeka.com/Fimela.com

Merdeka.com - Seorang tak dikenal mengantar paket makanan tanpa konfirmasi ke petugas Lapas Kelas I Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur. Saat dilakukan pengecekan, ternyata ditemukan narkotika jenis sabu-sabu di dalam roti yang dikirim.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono, mengungkapkan bahwa kejadian itu terjadi pada Senin (28/9/2021) sekitar pukul 12.23 WIB.

"Berdasarkan pantauan CCTV lapas, seorang tak dikenal menaruh paket yang dibungkus kardus di depan pintu portir. Seorang yang diduga pelaku mengenakan jaket hitam dan bertopi merah, menaruh kardus tanpa konfirmasi kepada petugas," ungkapnya, mengutip dari ANTARA.

2 dari 3 halaman

Petugas Curiga

Tak lama setelah itu, seorang warga binaan berinisial BA menghampiri petugas penjaga pintu utama (P2U).

"Dia menyebutkan bahwa ada paket makanan untuk salah seorang pegawai yang diletakkan di depan portir," imbuh Krismono.

Namun, petugas curiga karena sebelumnya tidak ada konfirmasi dari pegawai yang bersangkutan. Petugas P2U kemudian melakukan konfirmasi kepada pegawai yang disebutkan BA. Pegawai tersebut mengaku tidak memesan paket apapun.

"Petugas lalu membuka satu per satu isi paket mulai biskuit, kopi, gula hingga roti kasur," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Isi Paket

ilustrasi sabu
©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Pada paket yang dibungkus kardus air mineral itu ditemukan dua bungkus roti kasur. Di dalamnya masing-masing terdapat paket serbuk kristal putih yang dibungkus plastik klip mirip gula halus.

"Kami langsung amankan si BA dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut," terang Kalapas I Surabaya Gun Gun Gunawan.

Gun Gun mengungkapkan bahwa BA mengaku disuruh oleh warga binaan lain berinisial SG. Pria berumur 35 tahun itu mengaku diberikan upah Rp400 ribu.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak lapas berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan proses interogasi pendalaman perkara.

"Kami bersama kepolisian akan membawa barang bukti ke laboratorium untuk menimbang dan memastikan barang tersebut," ungkap Kepala KPLP Lapas Surabaya Gatot Harisaputro.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini