Oknum Demo Rusak Gedung DPRD Jember dan Ancam Jurnalis, Ini Fakta Terbarunya

Senin, 26 Oktober 2020 08:45 Reporter : Rizka Nur Laily M
Oknum Demo Rusak Gedung DPRD Jember dan Ancam Jurnalis, Ini Fakta Terbarunya Ilustrasi Demo Buruh. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Demonstrasi tolak Undang-Undang Cipta Kerja di bundaran DPRD Jember pada Kamis, (22/10/2020) lalu berujung memanas. Sejumlah oknum demo melakukan perusakan Gedung DPRD Jember dan sempat mengancam jurnalis yang meliput di lokasi.

Kini, Polres Jember resmi menetapkan lima orang tersangka atas kasus perusakan gedung dan ancaman terhadap jurnalis itu, sebagaimana melansir dari ANTARA.

2 dari 5 halaman

Identifikasi Pelaku dari Foto

gedung dprd jember
©2020 Merdeka.com

"Adanya aksi anarkis yang terjadi pada saat unjuk rasa Aliansi Jember Menggugat pada hari Kamis (22/10) diwarnai insiden pelemparan ke arah gedung dewan yang dilakukan oleh oknum-oknum peserta aksi," kata Wakapolres Jember Kompol Windy Syafutra saat konferensi pers di halaman Mapolres setempat, Minggu sore (25/10).

Dalam acara tersebut, Polres Jember menghadirkan lima tersangka yang bertindak anarkis saat demonstrasi beserta barang buktinya.

Pihak Sekretariat DPRD Jember melaporkan kasus perusakan tersebut kepada aparat kepolisian. Selanjutnya, kepolisian melakukan penyelidikan terhadap peserta unjuk rasa yang anarkis melalui rekaman yang dilakukan anggota Opsnal Polres Jember.

"Kami mencoba mengidentifikasi para pendemo melalui foto-foto yang ada, mulai dari sisi kegiatan pelemparannya, kemudian perusakan hingga memecahkan kaca, kemudian aksi-aksi provokasi, pengancaman kepada rekan media saat meliput," lanjutnya.

3 dari 5 halaman

Remaja Jadi Tersangka

Setelah mendapatkan identitas para pelaku perusakan dan kekerasan terhadap petugas pengamanan, polisi berhasil mengamankan 5 tersangka yang terdiri dari dua peserta demo berstatus pelajar, dua berstatus pekerja swasta, dan satu berstatus mahasiswa.

"Pelaku yang diamankan berdasarkan bukti-bukti di lapangan pada saat unjuk rasa, kelima pelaku sudah mengakui jika mereka melakukan pelemparan ke gedung DPRD, memprovokasi dan juga mengintimidasi kepada wartawan," ungkap Windy Syafutra.

Kelima tersangka perusakan Gedung DPRD Jember yang ditangkap berinisial AFM, THS, AS, MRE, MS, satu di antaranya merupakan remaja berusia 17 tahun. Mereka terdata sebagai warga Kabupaten Jember.

4 dari 5 halaman

Pengembangan Kasus

Selanjutnya, Polres Jember masih terus melakukan penyelidikan untuk mengembangkan kasus.

"Kami masih terus melakukan pengembangan karena dari beberapa identifikasi yang dilakukan oleh tim Polres Jember menyebutkan pelaku anarkis pada aksi demo tersebut lebih dari lima orang," ujarnya.

Windy belum bisa memastikan apakah aksi anarkis yang dilakukan pengunjuk rasa spontanitas atau sudah direncanakan sejak awal alias ada yang menggerakkan.

"Kami belum bisa menyimpulkan, namun dari beberapa barang bukti yang kami amankan, mereka ada yang sengaja menyiapkan diri untuk berbuat anarkis dengan membawa martil, petasan dan beberapa batu yang ditaruh di dalam ransel," imbuhnya.

5 dari 5 halaman

Ancaman Hukuman

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan pakaian yang digunakan saat aksi, martil, bongkahan paving, pecahan kaca Gedung DPRD Jember, selongsong petasan dan tas ransel yang digunakan untuk membawa batu.

"Lima terduga pelaku tersebut dijerat dengan Pasal 170, 214 dan 160 KUHP dengan ancaman tujuh tahun untuk Pasal 170, kemudian Pasal 214 ancamannya delapan tahun," ungkap Windy.

Dikonfirmasi terpisah, tim kuasa hukum Aliansi Jember Menggugat Harry Kurniawan menyatakan pihaknya bersama Achmad Sarifudin Malik akan mendampingi aktivis Aliansi Jember Menggugat yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami akan mendampingi para aktivis Aliansi Jember Menggugat yang ditetapkan sebagai tersangka perusakan gedung DPRD Jember," katanya.

Sebelumnya, ratusan aktivis mahasiswa dalam Aliansi Jember Menggugat berdemonstrasi menuntut penolakan UU Cipta Kerja di bundaran DPRD Jember pada Kamis (22/10) sore hingga malam. Demonstrasi itu berakhir ricuh dan massa melempar batu serta petasan hingga menyebabkan sejumlah kaca Gedung DPRD Jember pecah.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini