Mahasiswa UB Mengaku Lecehkan Perempuan di Kos, Korban Lebih dari Satu

Senin, 28 November 2022 10:30 Reporter : Rizka Nur Laily M
Mahasiswa UB Mengaku Lecehkan Perempuan di Kos, Korban Lebih dari Satu Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, mengakui perbuatannya telah melakukan pelecehan seksual kepada seorang perempuan. Video permintaan maaf pelaku diunggah korban ke media sosial dan viral di kalangan warganet Malang.

"Saya mahasiswa fakultas hukum UB asal Situbondo angkatan 2018, di sini saya meminta maaf sebesar-besarnya atas apa yang saya lakukan terhadap mbak di hari minggu, saya telah melakukan pelecehan," kata pelaku dalam video tersebut.

Saat ditemui, korban mengaku mengalami pelecehan di rumah indekos temannya di kawasan Jalan Sigura-gura, Kota Malang, pada Minggu (20/11/2022) pagi.

"Saya habis keluar sama teman, Sabtu (19/11) malam. Terus pulang ke kosan teman jam 01.00 WIB. Saya baru tidur jam 03.00 WIB," ujar korban, Jumat (25/11/2022).

Korban tidak menceritakan lebih lanjut perilaku pelecehan yang dilakukan pelaku kepadanya.

2 dari 3 halaman

Korban Lebih dari Satu

seksual
©2016 Merdeka.com

Lebih lanjut, korban menceritakan bahwa dirinya menerima banyak tanggapan setelah mengunggah video permintaan maaf pelaku. Mereka menyebut bahwa pelaku memang kerap melakukan perbuatan tak senonoh.

"Katanya anak ini memang sering membuat anak kos enggak nyaman. Kayak kadang tiba-tiba buka pintu, dari pandangannya ke cewek-cewek. Udah banyak banget," jelas korban yang berusia 24 tahun itu.

Kabar terkait dugaan pelecehan yang diunggah oleh akun Instagram @informasi_malangraya ini menuai banyak komentar warganet. Sayangnya, justru banyak komentar negatif yang diarahkan warganet kepada korban.

3 dari 3 halaman

Buka Suara

ilustrasi pelecehan seksual
©©2014 Merdeka.com

Sementara itu, korban mengaku mengunggah video permintaan maaf pelaku sebagai efek jera. Meski demikian, korban belum berniat melanjutkan ke ranah hukum. Lebih lanjut, dia mengimbau korban lain agar berani mengungkap perbuatan pelaku.

"Banyak korban juga dan gak berani speak up, aku ngeviralin itu. Aku juga berusaha mengurus ke kampusnya biar dia ada efek jera," terang korban.

Terpisah, Dekan Fakultas Hukum UB, Muchamad Ali Safa'at membenarkan bahwa pemuda yang ada dalam video permintaan maaf itu adalah mahasiswanya. Pihaknya juga akan menyelidiki lebih lanjut terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan mahasiswanya itu.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini