Kemenparekraf Minta Pejabat Tak Wisata ke Luar Negeri, Ini Alasannya

Sabtu, 1 Oktober 2022 10:13 Reporter : Rizka Nur Laily M
Kemenparekraf Minta Pejabat Tak Wisata ke Luar Negeri, Ini Alasannya Foto Gunung Bromo diunggah akun resmi instagram. ©2020 Merdeka.com/@instagram

Merdeka.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI meminta para pejabat untuk tidak berwisata ke luar negeri, tapi cukup di dalam negeri.

"Ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo, intinya mengajak pejabat menjadi teladan," ungkap Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI Dwi Marhen Yono di sela Pembukaan Bursa Pariwisata "Majapahit Travel Fair" 2022 di Tunjungan Plaza Surabaya, Jumat (30/9/2022).

Dia menjelaskan, Presiden Jokowi menargetkan tahun 2023 pergerakan wisatawan di Indonesia harus satu miliar pengunjung domestik.

"Kalau dibagi 500 kabupaten/kota saja, maka rata-rata dua juta wisatawan. Harapannya satu pengunjung berwisata mengeluarkan Rp1 juta, berarti ada Rp1.000 triliun uang berputar di sektor dunia pariwisata dan ekonomi kreatif," imbuhnya, dikutip dari Antara.

Di Jawa Timur sendiri targetnya ada 5-10 juta orang datang berwisata. Apalagi, kata Marhen, Jawa Timur memiliki potensi dan destinasi wisata yang luar biasa.

2 dari 3 halaman

Bursa Pariwisata

kawah ijen
© flickr.com/Stéphane DAMOUR

Kemenparekraf juga mengapresiasi langkah Pemprov Jatim menggelar bursa pariwisata sehingga mampu mendongkrak daya tarik masyarakat untuk berwisata.

Plt Asisten Sekdaprov Jatim Ahmad Jazuli menjelaskan, di wilayahnya terdapat banyak potensi pariwisata, baik alam, budaya, dan buatan.

Potensi wisata yang ada di Bumi Majapahit itu, kata dia, harus ditunjukkan dan diperkenalkan kepada masyarakat.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Sinarto berharap penyelenggaraan bursa pariwisata Jatim mampu mendekatkan pelaku industri pariwisata dengan masyarakat.

"Mereka bisa bertransaksi dan mendapat promo-promo luar biasa," tuturnya.

Sebelum pandemi Covid-19, kata dia, Jatim menjadi daerah lumbung wisatawan nusantara sehingga wajar ke depan fokusnya menggerakkan turis domestik.

3 dari 3 halaman

Transaksi

menjelajah laut pasir di gunung bromo
©indonesia.travel

Bursa pariwisata Jawa Timur dilaksanakan di Atrium Tunjungan Plaza 6 Surabaya mulai 30 September 2022 hingga 2 Oktober 2022.

Empat jam pertama dibuka, di lokasi Bursa Pariwisata Jatim sudah meraih transaksi Rp194.305.000 yang didapat dari tiket penerbangan, kereta api, akomodasi, hingga tiket masuk destinasi pariwisata.

Selama kegiatan, Disbudpar Jatim memadupadankan aktivitas Business to Bussiness dan Business to Customer yang diharapkan menghasilkan amplifikasi tinggi untuk memasarkan pariwisata setempat.

Sekitar 50 industri pariwisata di Jatim ambil bagian. Mereka memberikan berbagai tawaran menarik untuk pengunjung, terutama dari sisi pelayanan dan harga.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini