Kasus Gus Samsudin dan Pesulap Merah Terus Berlanjut, Ini Fakta Terbarunya

Jumat, 12 Agustus 2022 08:38 Reporter : Rizka Nur Laily M
Kasus Gus Samsudin dan Pesulap Merah Terus Berlanjut, Ini Fakta Terbarunya Gus Samsudin Laporkan Pesulap Merah ke Polisi. Erwin Yohanes

Merdeka.com - Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Marcel Radhival alias Pesulap Merah terhadap Samsudin Jadab alias Gus Samsudin terus berlanjut.

Kepolisian Daerah Jawa Timur menjadwalkan memeriksa Gus Samsudin terkait kasus yang ia laporkan itu pada Jumat (12/8/2022).

Pjs Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Harianto mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati Kabupaten Blitar itu sejak pekan lalu.

"Dalam surat tersebut, seharusnya yang bersangkutan dimintai keterangan pada Senin (8/8), tapi pengacaranya minta mundur," tuturnya, dikutip dari Antara.

Pengacara Samsudin, kata dia, mengajukan jadwal ulang pemanggilan kliennya dan berjanji akan datang ke Subdit Siber Polda Jatim pada Jumat besok.

2 dari 3 halaman

Status Laporan

gus samsudin laporkan pesulap merah ke polisi
Erwin Yohanes

Kompol Harianto menegaskan, meskipun Subdit Siber Polda Jatim sudah memanggil pelapor, ia memastikan  status laporan yang dibuat oleh Samsudin masih tergolong pengaduan masyarakat.

Pasalnya, sejumlah unsur yang dibawa pada laporan awal belum memenuhi syarat untuk menerbitkan surat laporan polisi (LP).

"Dia belum tahu barang bukti apa yang dibawa untuk LP. Kami akan kaji barang bukti besok, kalau memenuhi unsur, kami naikkan jadi LP," tutur perwira menengah tersebut.

Sebelumnya, Polda Jatim mendalami pengaduan masyarakat oleh Samsudin terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Pesulap Merah.

Jika dalam tahap pendalaman ditemukan tindak pidana yang dilakukan teradu, maka laporan tersebut akan naik statusnya sebagai LP. 

3 dari 3 halaman

Motif Pelaporan

001 indra cahya
© forbes

Samsudin melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jatim pada Rabu (3/8) atas dugaan kasus pencemaran baik dan ujaran kebencian.

Pengacara Samsudin, Teguh Puji Wahono menjelaskan bahwasanya Pesulap Merah dilaporkan dengan dasar pasal 27 ayat 3 dan 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena konten video yang dibuat di media sosial dan YouTube.

"Jumlah video sudah banyak beredar di media sosial dan YouTube-nya," tutur Teguh.

Dia menyampaikan bahwa dalam video tersebut Pesulap Merah menganggap metode pengobatan Gus Samsudin sebagai trik atau penipuan.

"Marcel kan bukan penegak hukum yang bisa men-judge kami. Mediasi sudah tetapi si Marcel bersikukuh menganggapnya benar," pungkasnya.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini