Imbas Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Kompetisi Dihentikan hingga Sanksi untuk Arema

Minggu, 2 Oktober 2022 15:54 Reporter : Shani Rasyid
Imbas Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Kompetisi Dihentikan hingga Sanksi untuk Arema Tragedi Kanjuruhan. ©YouTube/Liputan6

Merdeka.com - Tak hanya menjadi duka sepak bola Indonesia, Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang juga menjadi tragedi bangsa. Tragedi ini mendapat banyak sorotan dari tokoh nasional, tak terkecuali Presiden Joko Widodo. Orang nomor satu di Indonesia itu mengungkap rasa penyesalan yang mendalam dan berharap tragedi ini merupakan yang terakhir kali di negeri ini.

“Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini tragedi sepak bola terakhir di tanah air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang. Sportivitas rasa kemanusiaan dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus tetap kita jaga bersama,” kata Presiden Jokowi dalam siaran pers yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta PSSI untuk memberhentikan sementara kompetisi Liga 1 hingga evaluasi selesai dilakukan. Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Diberhentikan Sementara

pemenang brimo fitur review ini berkesempatan nonton bri liga 1 di bali

©2022 Merdeka.com

Terkait Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi meminta PSSI memberhentikan sementara kompetisi BRI Liga 1 hingga evaluasi dan perbaikan prosedur selesai dilakukan. Dalam hal ini, ia meminta agar Menpora, Kapolri, dan Ketua PSSI melakukan evaluasi menyeluruh tentang pertandingan sepak bola dan prosedur pengamanannya.

“Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya,” kata Jokowi.

3 dari 4 halaman

Sanksi untuk Arema

tragedi kanjuruhan

©YouTube/Liputan6

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi ini. Ia mengatakan bahwa PSSI mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini. Apalagi kejadian ini sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia.

“Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, dikutip dari Liputan6.

4 dari 4 halaman

Reaksi Gubernur Jatim

khofifah indar parawansa sarapan nasi gegok khas trenggalek

©2021 Merdeka.com/Instagram @khofifah.ip

Sementara itu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri untuk menjenguk korban luka-luka di RS Saiful Anwari. Ia mengatakan untuk biaya pasien korban Tragedi Kanjuruhan yang dirawat di RS Saiful Anwari akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov Jatim. Sementara santunan juga akan diberikan bagi keluarga korban yang meninggal dunia.

[shr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini