Fakta Baru Pembakaran Sejumlah Rumah dan Kendaraan di Jember, 9 Orang Jadi Tersangka

Minggu, 7 Agustus 2022 10:10 Reporter : Rizka Nur Laily M
Fakta Baru Pembakaran Sejumlah Rumah dan Kendaraan di Jember, 9 Orang Jadi Tersangka Ilustrasi api. ©2022 Merdeka.com/Freepik

Merdeka.com - Sepanjang Juli hingga 4 Agustus 2022, telah terjadi empat kali kerusuhan di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Menindaklanjuti insiden yang dilakukan oleh sekelompok orang itu, Polres Jember telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.

"Kami menahan 15 orang dan sembilan orang di antaranya sudah dipastikan sebagai tersangka. Salah satunya adalah penggerak atau provokator dalam kerusuhan, yakni J (55) warga Desa Banyuwanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi," terang Kepala Polres Jember, AKBP Hery Purnomo, dalam konferensi pers yang digelar di Markas Polres Jember, Sabtu (6/8/2022) malam.

Sebanyak 14 orang orang yang diduga sebagai pelaku kerusuhan di Padukuhan Patungrejo dan Dampikrejo Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo itu berasal dari Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan, satu orang lainnya berasal dari Kabupaten Sampang, Pulau Madura.

"Dari 15 orang yang diamankan, sembilan orang ditetapkan tersangka dan enam orang di antaranya sebagai saksi. Setelah memberikan keterangan kepada penyidik, enam orang itu akan dipulangkan ke rumahnya," lanjut AKBP Hery, dikutip dari Antara.

2 dari 3 halaman

Aksi Para Pelaku

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh POLRES JEMBER (@humaspolresjember)

Sebelumnya, para pelaku membakar beberapa rumah, kendaraan roda dua dan empat, serta menjarah uang puluhan juta rupiah milik warga Dusun Baban Timur. Kejahatan itu sudah berlangsung sejak Juli 2022.

Berdasarkan data polisi, pembakaran terjadi di enam lokasi berbeda selama bulan Juli-Agustus 2022. Akibatnya, empat rumah, satu garasi, dan toko mengalami kerusakan. Kemudian tiga mobil dan 19 kendaraan roda dua hangus terbakar.

Adapun sembilan pelaku yang sudah ditetapkan menjadi tersangka yakni JN warga Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru yang berperan memprovokasi warga, S (39) warga Desa Kalibaru Manis Kecamatan Kalibaru yang bertugas membakar rumah korban bernama Ali dan ikut merusak rumah lain, M (42) warga Desa Tobai Timur Kecamatan Sokabanah Kabupaten Sampang Madura yang membakar rumah korban bernama Salam.

Kemudian A (45) warga Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru yang membakar motor di rumah Ali, MS (37) warga Desa Kalibaru Manis Kecamatan Kalibaru, M (35) warga Desa Kebunrejo Kecamatan Kalibaru, W (39) warga Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru, serta G (39) dan S (51) yang merupakan warga Desa Kalibaru Manis Kecamatan Kalibaru.

3 dari 3 halaman

Hukuman

013 farah fuadona

©2018 Merdeka.com

Atas perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut, Polres Jember menjerat para pelaku dengan pasal berlapis. 

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menjerat sembilan tersangka dengan pasal berlapis yakni Pasal 187 ayat (1) KUHP jo Pasal 55, 56 KUHP dan atau Pasal 170 ayat 1e KUHP dan atau Pasal 365 ayat (2) KUHP Jo. Pasal 64, 65 KUHP," imbuh Kapolres Jember..

Rinciannya, ancaman pidana untuk Pasal 187 ayat (1) KUHP maksimal 12 tahun penjara. Kemudian, ancaman pidana untuk Pasal 170 ayat 1e KUHP maksimal 7 tahun penjara dan ancaman pidana Pasal 365 ayat (2) KUHP maksimal 12 tahun penjara.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini