Cegah Corona, Ini 8 Kebiasaan Boleh dan Dilarang Dilakukan Saat Social Distancing

Kamis, 9 April 2020 13:12 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda
Cegah Corona, Ini 8 Kebiasaan Boleh dan Dilarang Dilakukan Saat Social Distancing mencegah corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Seiring dengan adanya peningkatan jumlah kasus pasien positif terinfeksi virus Corona di Indonesia, Presiden Joko Widodo telah mengimbau agar masyarakat untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Hal tersebut memiliki tujuan untuk meratakan kurva pandemi atau flattening the curve of the pandemic.

Dengan penerapan social distancing atau jaga jarak sosial, diharapkan jumlah orang yang terinfeksi tidak mengalami lonjakan dalam waktu yang bersamaan sehingga rumah sakit dapat memberi pelayanan pasien dengan optimal dan sesuai dengan daya tampung yang ada.

Pada orang tua di atas usia 50 tahun, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta, akan lebih rentan terinfeksi virus Corona sehingga sangat dianjurkan untuk tetap tinggal di rumah. Penyakit penyerta yang dimaksudkan adalah memiliki riwayat penyakit jantung, paru-paru, dan diabetes.

Sedangkan bagi para generasi muda ada baiknya untuk berhenti mengunjungi restoran, kafe, dan tempat ramai lainnya untuk sementara waktu agar dapat menahan proses penyebaran virus. Untuk mengetahui secara lebih rinci tentang hal apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama masa social distancing, berikut merdeka.com rangkum 8 kebiasaan yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat social distancingyang dilansir dari berbagai sumber.

1 dari 8 halaman

1. Hindari Makan di Tempat Umum

Kebiasaan yang boleh dan dilarang dilakukan saat masa social distancing adalah hindari makan di tempat umum. Selama social distancing, usahakan jangan makan di tempat umum. Anda dapat menggunakan opsi drive-thru, pick-up atau diantar langsung ke rumah. Segera buang pembungkus makanan dan cuci tangan Anda sebelum memakan makanan pesanan Anda untuk mengantisipasi virus yang menempel pada permukaan benda.

2 dari 8 halaman

2. Batasi Jarak dengan Orang Lanjut Usia

Kebiasaan yang boleh dan dilarang dilakukan pada masa social distancingberikutnya adalah batasi jarak dengan orang lanjut usia. Berdasarkan sebuah penelitian, orang yang lanjut usia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terinfeksi virus Corona.

Sedangkan virus bisa jadi disebarkan oleh orang yang tidak menunjukkan gejala, khususnya anak kecil. Oleh karena itu, jika Anda tidak memiliki keperluan yang sangat penting, hindari kontak dengan orang lanjut usia.

3 dari 8 halaman

3. Pilihlah Tempat Penitipan Anak yang Tidak Terlalu Ramai

Apabila Anda memiliki kebiasaan harus menitipkan anak saat bekerja, kebiasaan tersebut hendaknya perlu dilakukan secara hati-hati. Jika ingin menitipkan anak di tempat penitipan, pilihlah tempat penitipan anak yang tidak terlalu ramai dan jangan titipkan anak Anda jika mereka sedang sakit.

Selain itu, pastikan tempat penitipan anak Anda rajin membersihkan peralatan dan mainan yang mereka miliki, khususnya yang terbuat dari plastik. Pasalnya, virus Corona dapat hidup pada permukaan plastik hingga 72 jam.

4 dari 8 halaman

4. Untuk Sementara Waktu, Biarkan Anak Bermain di Rumah Tanpa Teman

Kebiasaan yang boleh dan dilarang dilakukan pada masa social ditancingberikutnya adalah biarkan anak bermain di rumah dan usahakan untuk bermain sendiri saja. Sebab, anak-anak akan rentan terkena virus, baik itu Corona ataupun virus musiman lainnya.

Jika mereka bermain bersama, risiko penyebaran virus menjadi lebih tinggi. Apalagi, rata-rata gejala virus Corona akan baru muncul lima hari setelah terinfeksi, namun pada periode waktu tertentu orang juga tetap bisa menularkan virusnya.

Dr. Jenny Radesky, seorang dokter perkembangan perilaku anak di University of Michigan, telah menganjurkan untuk tidak membiarkan anak Anda bermain di rumah orang lain atau membiarkan anak orang lain bermain di rumah Anda. Hal tersebut guna mencegah penyebaran virus Covid-19 yang bisa semakin meluas.

5 dari 8 halaman

5. Batasi Jumlah Kunjungan ke Rumah Anda

Dalam masa pandemi seperti ini, ada baiknya Anda membatasi jumlah kunjungan orang lain yang akan berkunjung ke rumah Anda. Menurut anjuran Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), lebih baik untuk menghindari kunjungan sosial.

Namun, jika Anda berada di wilayah yang angka penularan virusnya masih kecil, Anda bisa untuk hanya mengurangi jumlah kunjungan orang lain ke rumah Anda, daripada benar-benar membatasinya.

6 dari 8 halaman

6. Hindari Melakukan Perjalanan Wisata

Kebiasaan yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat masa social distancing berikutnya adalah hindari melakukan perjalanan wisata. Usahakan Anda tidak melakukan perjalanan wisata pada masa pandemi seperti sekarang ini.

Walaupun Anda memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi, tujuan utama dari social distancing adalah menjaga kuman yang ada pada diri Anda agar tidak menyebar ke orang lain ataupun sebaliknya.

7 dari 8 halaman

7. Atur Ulang Jadwal Kunjungan Dokter

Jika kunjungan Anda bukan merupakan kunjungan dalam kondisi darurat, ada baiknya atur ulang jadwal kunjungan Anda sampai masa social distancingberakhir. Selain untuk menjaga diri Anda, hal ini juga bertujuan untuk mengurangi keramaian orang di rumah sakit.

8 dari 8 halaman

8. Kunjungi Toko Bukan pada Jam Sibuk

Jika Anda berniat untuk membeli persediaan makanan, usahakan untuk mengunjungi toko bukan pada jam sibuk yang kemungkinannya hanya akan ada sedikit orang. Selain itu, jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah dari toko serta bersihkan peralatan yang akan Anda gunakan, seperti keranjang belanja. Jangan lupa untuk tetap menjaga jarak setidaknya dua meter dengan orang lain.

[raf]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini