Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Cepat Gemuk, Lakukan Langkah-Langkah Berikut

Rabu, 16 Juni 2021 13:46 Reporter : Edelweis Lararenjana
Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Cepat Gemuk, Lakukan Langkah-Langkah Berikut Ilustrasi bayi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebagai orang tua, Anda mungkin pernah membandingkan pipi kecil bayi Anda yang menggemaskan dengan pipi tembem bayi lain saat berpapasan dengan mereka, atau saat melihat foto-foto bayi lain di televisi dan internet.

Hal ini biasanya akan membuat para orang tua bertanya-tanya apakah mereka sudah cukup baik dalam hal memberi makan bayinya dan bagaimana cara lain yang ampuh untuk membantu si bayi agar berat badannya bertambah?

Selama beberapa hari pertama setelah bayi lahir, mereka akan kehilangan berat badan. Ini adalah hal yang normal. Bayi yang diberi susu formula kehilangan sekitar 3 hingga 4 persen dari berat lahir mereka selama beberapa hari pertama kehidupan. Bayi yang disusui kehilangan antara 6 dan 7 persen.

Pada akhir 2 minggu, sebagian besar bayi akan mendapatkan kembali beratnya. Dan pada akhir tahun pertama, Anda akan menyadari bahwa berat badan bayi bertambah tiga kali lipat. Namun jika Anda tak ingin menunggu terlalu lama, terdapat beberapa cara merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk yang bisa dilakukan. Berikut ini ulasan selengkapnya, dilansir dari kidshealth.org dan healthline.com.

2 dari 5 halaman

Perlukah Bayi Anda Bertambah Berat Badannya?

Iini adalah pertanyaan pertama yang harus Anda jawab dan pahami terlebih dahulu sebagai orang tua. Jika Anda merasa berat badan bayi tidak bertambah, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mencari bimbingan dari dokter anak dan konsultan laktasi bersertifikat.

Mereka dapat bekerja sama dengan Anda untuk memetakan pertumbuhan bayi Anda terhadap grafik pertumbuhan rata-rata untuk melihat di mana posisi bayi Anda saat ini. Pastikan bahwa mereka mengacu pada grafik pertumbuhan yang direvisi Organisasi Kesehatan Dunia (2006) karena grafik ini direvisi untuk mencerminkan pola pertumbuhan bayi yang disusui.

Ini juga grafik yang direkomendasikan CDC untuk bayi usia 0 hingga 2 tahun dan yang digunakan oleh dokter anak di Amerika Serikat. Setiap bayi adalah individu yang unik, yang pertumbuhannya tetap harus mengikuti kurva pertumbuhan mereka sendiri.

3 dari 5 halaman

Ekspektasi Kenaikan Berat Badan Bayi pada Tahun Pertama

  • 0 hingga 3 bulan

Ekspektasi pertumbuhan bayi: Dari lahir hingga 3 bulan, Anda dapat mengharapkan bayi tumbuh 1/2 hingga 1 inci (sekitar 1,5 hingga 2,5 sentimeter) per bulan. Mereka mungkin akan mendapatkan kenaikan bobot 5 hingga 7 ons (sekitar 140 hingga 200 gram) per minggu.

ilustrasi bayi perempuan©Pixabay/predvopredvo

Ekspektasi memberi makan: Jika Anda menyusui bayi dengan ASI, pertimbangkan untuk memberi mereka makan setiap 2 hingga 3 jam. Namun jika Anda memberi bayi susu formula, berikan 1 hingga 2 ons susu formula setiap 2 hingga 3 jam selama beberapa hari pertama. Waktu antara menyusui akan menjadi lebih lama (3 hingga 4 jam) seiring dengan pertumbuhan perut bayi Anda dan dapat menampung lebih banyak susu formula setiap kali menyusui.

  • 3 sampai 7 bulan

Ekspektasi pertumbuhan: Saat bayi Anda mendekati tonggak 3 bulan, penambahan berat badan mereka akan sedikit melambat. Anda mungkin akan melihat peningkatan bobot sekitar 4 ons seminggu (110 gram). Pada usia 5 bulan (atau lebih cepat), berat badan bayi kemungkinan akan bertambah dua kali lipat.

Ekspektasi memberi makan: Beberapa bayi mungkin menunjukkan minat pada makanan padat di usia sekitar 4 bulan, tetapi praktik terbaik adalah menunggu hingga 6 bulan untuk memperkenalkan bayi Anda pada makanan-makanan ini. 

  • 7 sampai 12 bulan

Ekspektasi pertumbuhan: Bayi Anda sekarang mendapatkan kenaikan bobot sekitar 3 hingga 5 ons (85 hingga 140 gram) seminggu. Ini berarti, sekitar 2 pon (900 gram) sebulan. Pada saat ulang tahunnya yang pertama, berat badan bayi Anda mungkin akan bertambah tiga kali lipat dari beratnya pada saat lahir.

Espektasi memberi makan: Bayi Anda sekarang sudah bisa ikut bergabung untuk makan bersama di meja makan! Bersenang-senanglah dan berikan kesempatan padanya untuk makan makanan bayinya sendiri. Namun tetap pastikan untuk waspada terhadap bahaya tersedak!

4 dari 5 halaman

Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Cepat Gemuk

Pada praktiknya, pasti terdapat beberapa bayi yang mengalami kesulitan makan dan sepertinya tidak bisa mengikuti kenaikan berat badan yang normal. Sebagai orang tua, Anda harus segera menghubungi dokter anak jika Anda merasa bayi mengalami kesulitan menelan, muntah di antara waktu menyusu, tampaknya memiliki alergi makanan, refluks, atau diare berkelanjutan.

Masalah-masalah ini dapat mencegah bayi Anda menyerap kalori yang mereka butuhkan. Setelahnya, Anda dapat mencari strategi dan cara untuk merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk yang tepat dan aman.

Namun ingat, jika dokter anak berkata bahwa kenaikan berat badan bayi Anda saat ini adalah normal dan dapat menunjukkan kurva pertumbuhan yang sesuai, percayalah bahwa bayi Anda baik-baik saja dan tidak perlu ada perubahan.

Mencoba meningkatkan berat badan bayi saat tidak diperlukan dapat meningkatkan risiko perilaku makan dan makan yang tidak sehat dan kenaikan berat badan yang tidak sehat di kemudian hari. Berikut ini adalah beberapa cara merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk.

5 dari 5 halaman

1. Menyusui dengan ASI

Berikut ini adalah cara merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk bagi para ibu yang menyusui dengan ASI. Menyusui bayi adalah seni yang harus dipelajari. Anda tidak dilahirkan dengan langsung mengetahui cara memegang kuas lukis. Sama halnya dengan wanita tidak dilahirkan untuk langsung tahu bagaimana cara menyusui dengan baik dan benar.

Hubungi konselor laktasi atau orang yang lebih berpengalaman dalam hal ini yang dapat memeriksa apakah bayi Anda sudah menyusu dengan benar, memiliki kondisi yang membuatnya sulit menyusui, atau yang lainnya.

ilustrasi bayi buang air besar©parenting.firstcry.com

Anda tak perlu khawatir suplai ASI tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Kebanyakan ibu memiliki ketakutan ini. Untuk meningkatkan suplai ASI, jaga bayi Anda tetap dekat, menyusui setiap satu atau dua jam, dan cobalah untuk beristirahat dengan cukup.

2. Memberi Susu Formula

Yang kedua adalah cara merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk oleh para ibu yang memberi bayinya susu formula. Setelah beberapa bulan pertama, bayi yang diberi susu formula biasanya mengalami penambahan berat badan lebih cepat daripada bayi yang diberi ASI. Tetapi apa yang terjadi jika bayi yang diberi susu formula tidak berkembang?

Pertimbangkan untuk mengganti susu formula. Jika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda kepekaan atau alergi terhadap susu formula yang sedang digunakan, Anda dapat mencoba mengganti merek atau mendapatkan ASI dari bank susu.

Konsultasikan juga dengan dokter anak jika bayi Anda mengalami tanda-tanda refluks, eksim, diare, sembelit, atau masalah lainnya. Dokter mungkin menyarankan menggunakan susu donor atau formula berbasis protein-hidrolisat. Karena jenis susu formula ini mahal, maka hanya disarankan untuk bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi atau susu kedelai.

Pastikan juga agar susu formula telah tercampur dengan benar. Mengikuti petunjuk pencampuran pada formula adalah hal yang sangat penting. Keseimbangan yang tepat antara air hingga bubuk sangat penting. Terlalu banyak air bisa membuat bayi tidak mendapatkan kalori yang cukup dan hal ini bisa berbahaya.

3. Makanan Padat

Cara merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk dengan memberinya makanan padat adalah hal selanjutnya yang harus dilakukan. Saat bayi telah melewati tonggak 6 bulan, Anda dapat memperkenalkan bayi pada makanan padat. Setelah memperkenalkan makanan bahan tunggal dengan aman dan memiliki kesempatan untuk memasukkan lebih banyak rasa, Anda dapat memasukkan beberapa kalori dan lemak tambahan.

Berikut adalah beberapa saran tentang cara menambah berat badan bayi Anda pada tahap ini:

  • Tambahkan lemak sehat: Minyak zaitun dan alpukat dikemas dengan kalori dan manfaat kesehatan. Asam oleat di keduanya dapat mengurangi peradangan. Ditambah, Anda mendapatkan beberapa lemak omega3 yang sangat baik untuk otak.
  • Pilih daging dengan lebih banyak kalori: Daging babi, kaki ayam, dan kalkun giling adalah pilihan berkalori tinggi.
  • Tawarkan produk susu penuh lemak: Tambahkan keju parut ke sup atau taburkan di atas nasi dan pasta untuk menambahkan kalori yang Anda cari. Carilah yogurt penuh lemak tetapi lewati yang sarat dengan gula.
  • Pilih buah-buahan: Tawarkan pisang, pir, dan alpukat kepada bayi, bukan apel dan jeruk. Buah-buahan ini memiliki kandungan kalori yang lebih tinggi.

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini