Buntut Geng Motor Konvoi Bawa Senjata Tajam, Polrestabes Surabaya Patroli Besar

Kamis, 1 Desember 2022 11:38 Reporter : Rizka Nur Laily M
Buntut Geng Motor Konvoi Bawa Senjata Tajam, Polrestabes Surabaya Patroli Besar Konvoi geng motor bawa senjata tajam di Surabaya. ©2022 Merdeka.com/Instagram @ini_surabaya

Merdeka.com - Video konvoi rombongan geng motor yang memamerkan senjata tajam (sajam) diduga di Kota Surabaya, Jawa Timur, viral di media sosial. Aksi puluhan pemuda itu diunggah oleh akun Instagram @ini_surabaya dan @aslisuroboyo pada Selasa (29/11/2022) malam.

Belum diketahui pasti kapan aksi itu berlangsung, namun video tersebut telah membuat resah masyarakat Kota Pahlawan.

Menanggapi video viral itu, Polrestabes Surabaya berencana melakukan penyekatan di batas Kota Surabaya pada akhir pekan nanti.

2 dari 3 halaman

Terjunkan Petugas Gabungan

ilustrasi polisi

©2021 Merdeka.com

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengungkapkan pihaknya akan melakukan patroli besar-besaran demi menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat setempat.

“Sebagaimana arahan Bapak Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan Kapolrestabes Surabaya, Polrestabes menerapkan strategi preemtif, preventif dan represif sesuai prosedur hukum terhadap perusuh keamanan dan ketertiban Kota Surabaya. Melaksanakan langkah-langkah membentuk rayonisasi gabungan polsek-polsek dan tiga pilar untuk antisipasi,” ujarnya, Rabu (30/11/2022) malam.

Dikutip dari akun Instagram @info_surabaya, patroli akan dilakukan oleh petugas gabungan dari unsir polisi, TNI, hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

3 dari 3 halaman

Warga Resah

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Official Account Ini_Surabaya (@ini_surabaya)

 

Viralnya video yang menunjukkan aksi konvoi geng motor dengan mengacung-acungkan senjata tajam itu sontak membuat masyarakat resah. Mereka meminta pihak berwenang untuk menindak oknum-oknum tersebut.

“Deportasi dari Surabaya lah, dihukum juga. Kalau cuma disekat nanti mereka cari tempat lain,” tulis pemilik akun Instagram @kenfurisoniaoct.

“Iya pak, benar-benar meresahkan. Bagi aku pribadi yang pekerjaan merias berangkat jam setengah 3 pagi naik motor bertemu rombongan ini. Hati tidak tenang,” seloroh @ekashella.

“Buat Satgas anti gangster dan tawuran, libatkan juga masyarakat di bawah seperti pemuda kampung, RT dan RW, organisasi. Biar kompak,” usul pemilik akun Instagram @viki.limadelapan.

“Semoga patroli enggak hanya sekali tapi dilakukan setiap hari. Diperlukan kerja sama antara aparat, ABRI, pemkot dan warga. Kalau perlu diadakan ronda malam lagi, jadi setiap RT/RW bisa terus memantau pergerakan anak-anak remaja di bawah umur yang mulai meresahkan warga,” imbuh @endahyani06.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini