Bahaya Lemak Visceral dan Cara Mengatasinya, Penting Diketahui

Rabu, 28 September 2022 15:35 Reporter : Edelweis Lararenjana
Bahaya Lemak Visceral dan Cara Mengatasinya, Penting Diketahui Ilustrasi lemak di perut. ©2012 Shutterstock/Satin

Merdeka.com - Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja bahaya lemak visceral yang menjadi penyebab perut buncit. Lemak visceral adalah lemak yang membungkus organ perut.

Lemak ini tak selalu terlihat dari luar, karena pada orang yang bertubuh ramping dengan perut rata pun, mereka bisa saja memilikinya.

Lemak visceral kebanyakan dimiliki oleh pria, dan letaknya tersembunyi jauh di dalam perut, di bawah otot perut dan di sekitar organ vital.

Lemak visceral adalah jenis lemak berbahaya, dan telah dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, kanker tertentu, dan stroke.

Berikut ulasan selengkapnya mengenai bahaya lemak visceral sekaligus cara mengatasinya yang penting untuk Anda ketahui. Jangan biarkan perut Anda membuncit akibat timbunan lemak ini!

2 dari 4 halaman

Apa Itu Lemak Visceral

Lemak visceral adalah jenis lemak yang tersimpan di rongga perut seseorang dan juga dikenal sebagai 'lemak aktif' karena mempengaruhi fungsi hormon yang ada di dalam tubuh, mengutip medicalnewstoday.com.  Sebagai lemak subkutan, lemak visceral terletak tepat di bawah kulit dan cukup terlihat. Lemak ini dapat bergoyang seiring gerakan tubuh dan berselulit.

Lemak subkutan sendiri sebenarnya dapat meningkatkan metabolisme glukosa dan berkomunikasi dengan organ untuk mendapatkan efek yang menguntungkan. Namun jika tubuh seseorang mengalami kelebihan lemak visceral, hal ini dapat mendatangkan konsekuensi yang berpotensi berbahaya.

Karena lemak visceral berada di rongga perut, maka ia dekat dengan banyak organ vital, seperti pankreas, hati, dan usus. Semakin tinggi jumlah lemak visceral yang disimpan seseorang, semakin berisiko mereka mengalami komplikasi kesehatan tertentu, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

3 dari 4 halaman

Bahaya Lemak Visceral

Jika Anda sudah memahami apa itu lemak visceral, selanjutnya Anda perlu mengetahui apa saja bahaya lemak visceral yang paling potensial bagi kesehatan tubuh. Mengutip epicwellnessvt.com, lemak visceral berbahaya karena berkaitan dengan pelepasan protein dan hormon yang dapat menyebabkan peradangan.

Peradangan ini dapat merusak arteri, memasuki organ hati, dan secara negatif mempengaruhi bagaimana tubuh memecah gula dan lemak. Kedekatan lemak visceral dengan hati adalah penting karena dapat meningkatkan produksi kolesterol jahat.

Seiring berjalannya waktu, plak menjadi meradang yang pada gilirannya mempersempit arteri karena pembengkakan. Lorong-lorong sempit ini meningkatkan tekanan darah, membuat jantung tegang dan meningkatkan risiko pembekuan darah.

Terlalu banyak lemak tubuh diketahui buruk bagi kesehatan. Terutama, lemak subkutan jenis visceral lebih mungkin meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami masalah medis yang serius. Penyakit jantung, Alzheimer, diabetes tipe 2, stroke, dan kolesterol tinggi adalah beberapa kondisi yang sangat terkait dengan porsi lemak visceral yang berlebihan.

4 dari 4 halaman

Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lantas, apakah yang menjadi penyebab kemunculan lemak visceral? Diketahui, susunan genetik seseorang ada hubungannya dengan jumlah lemak visceral yang dibawa oleh tubuhnya, meskipun ini hanya merupakan peran atau penyebab kecil.

Diet dan tingkat aktivitas juga memiliki dampak yang jauh lebih dalam pada tingkat lemak visceral Anda. Jika Anda tidak berolahraga dan mengonsumsi kalori kosong yang berlebihan, Anda mungkin berisiko lebih tinggi mengalami penumpukan lemak visceral.

Anda tidak perlu mengikuti diet khusus atau melakukan olahraga khusus untuk menghilangkan lemak perut ini. Ikuti saja strategi biasa untuk mengurangi berat badan dan pertahankan kebugaran tubuh. Berikut adalah beberapa cara mengatasi kelebihan lemak visceral dalam tubuh, mengutip webmd.com;

1. Tetap Aktif

Ya, terus bergerak dan rajin olahraga dapat membantu Anda menghilangkan lemak visceral dan lemak subkutan yang terlihat. Dan jika Anda menurunkan berat badan melalui diet, olahraga dapat membantu untuk mempertahankan berat ideal yang telah Anda capai.

2. Jaga Pola Makan

Studi telah menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak kalsium dan vitamin D dalam tubuh dapat menekan jumlah lemak visceral. Jadi, usahakan untuk selalu makan sayuran berdaun hijau seperti sawi dan bayam. Tahu dan sarden juga merupakan pilihan yang baik, seperti juga makanan olahan susu seperti yogurt, keju, dan susu.

3. Kelola Stres

Stres juga dapat berperan dalam menyimpan kelebihan lemak visceral. Ini karena ketika seseorang stres, tubuh melepaskan hormon yang disebut kortisol yang meningkatkan jumlah lemak visceral yang disimpan tubuh seseorang. Beberapa dokter menyarankan agar orang dengan kadar lemak visceral tinggi mencoba mengurangi tingkat stres mereka.

Teknik relaksasi, seperti meditasi, pernapasan dalam, dan taktik manajemen stres lainnya dapat bermanfaat dan membantu seseorang menghilangkan lemak visceral secara lebih efisien.

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini