Awalnya Saling Ledek, Pendekar Silat di Lamongan Berkelahi hingga Kepala Luka Parah

Kamis, 1 Desember 2022 13:09 Reporter : Rizka Nur Laily M
Awalnya Saling Ledek, Pendekar Silat di Lamongan Berkelahi hingga Kepala Luka Parah Ilustrasi Kenakalan Remaja. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua kelompok pendekar dari perguruan silat berbeda di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terlibat perkelahian di jalan Desa Sri Rande, Kecamatan Deket, pada Selasa (29/11/2022) dini hari. Perkelahian tersebut mengakibatkan tiga pendekar dari perguruan silat yang sama mengalami luka cukup serius dan harus dirujuk ke RSUD dr Soegiri, Kabupaten Lamongan, Kamis (1/12).

Perkelahian yang melibatkan sekitar 500 pendekar dari dua perguruan silat berbeda itu mendapat respons cepat personel Polres Lamongan, sehingga dampaknya tidak sampai meluas.

Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha bersama Wakapolres Kompol Akay Fahli dan anggota polres lain langsung menuju lokasi untuk menghalau bentrokan massa dua perguruan silat tersebut.

2 dari 3 halaman

Kronologi Kejadian

ilustrasi pencak silat

©Pixabay

Perkelahian ini bermula saat sebanyak 10 pendekar dari salah satu perguruan silat Ranting Deket menggelar latihan di halaman SD Srirande Kecamatan Deket.

Entah bagaimana mulainya, saat para pendekar melintas di depan SD Srirande terjadi saling ledek. Selanjutnya, satu kelompok pendekar meninggalkan kawasan SD Srirande.

Tak lama kemudian, kelompok pendekar itu kembali ke SD Srirande bersama kawan-kawan sesama perguruan silat. Mereka menyerang para pendekar yang sedang berlatih di Desa Srirande tersebut.

Sekitar pukul 01.00 WIB, sekitar 200 pendekar bergerak menuju SD Srirande untuk menghampiri 300-an pendekar yang tengah berlatih di pelataran SD Srirande.

3 dari 3 halaman

Kondisi Korban

Puncak perkelahian terjadi di depan Balai desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan. Di lokasi kejadian, kedua belah pihak saling lempar batu. Beruntung, perkelahian tersebut segera diketahui pihak Polres Lamongan.  

"Perkelahian antar pendekar tersebut berhasil dihalau oleh personel Dalmas Polres ditambah gabungan Polsek Rayon," ungkap Kasi Humas Polres Lamongan, dikutip dari akun Instagram @berita_lamongan_.

Perkelahian tersebut menyebabkan tiga orang korban mengalami luka cukup serius. Korban berinisial JR (22) asal Gresik Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan jari tangan sebelah kiri. Korban kedua, ME (27) asal Pandanpancur Kecamatan Deket mengalami luka robek di bagian kepala samping dan luka lecet di punggung, dan korban AN (30) asal Pandanpancur Kecamatan Deket mengalami luka robek di kepala bagian belakang.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini