4 Cara Mencegah Obesitas Selama Puasa Ramadan, Lakukan Sedini Mungkin

Selasa, 19 Mei 2020 21:30 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda
4 Cara Mencegah Obesitas Selama Puasa Ramadan, Lakukan Sedini Mungkin Ilustrasi obesitas. Shutterstock/Byjeng

Merdeka.com - Tidak sedikit orang yang berharap bisa diet secara otomatis pada saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Padahal jika tidak dikontrol dengan baik pola makannya, momen ibadah puasa justru akan dapat memicu obesitas. Akan tetapi, hal ini sering tidak disadari oleh banyak orang.

Obesitas bisa sangat mungkin terjadi pada kita yang sedang berpuasa. Walau kita tidak makan dan minum seharian, pada saat berbuka dan sahur kita kehilangan kontrol. Hal inilah yang sering menjadi penyebab seseorang mudah mengalami obesitas setelah selesai berpuasa Ramadan selama sebulan.

Oleh sebab itu, penting untuk membuat aturan yang harus Anda buat sendiri dan secara disiplin akan dijalankan agar terhindar dari bahaya obesitas. Aturan yang dimaksud adalah menerapkan pola makan dan pola hidup sehat, yakni seperti mengonsumsi buah dan sayur serta rajin berolahraga ringan setelah sahur di pagi hari.

Bagi Anda yang ingin terhindar dari bahaya obesitas selama puasa Ramadan, berikut kami telah rangkum 4 cara mencegah obesitas selama puasa Ramadan, yang dilansir dari berbagai sumber.

1 dari 4 halaman

Hindari Makanan Manis Saat Berbuka Puasa

003 magang

©2018 Liputan6.com

Cara mencegah obesitas selama puasa Ramadan adalah dengan menghindari makanan manis saat berbuka. Kita memang disarankan berbuka dengan yang manis-manis, namun jika tubuh mengonsumsi terlalu banyak atau makanan tersebut terlalu manis, itu juga tidak baik untuk tubuh Anda.

Makanan yang terlalu manis akan dapat meningkatkan kadar gula darah dan menimbulkan berbagai macam penyakit yang tidak baik untuk kesehatan tubuh, misalnya diabetes. Selain itu, bagi Anda yang memang sedang serius menjalani program diet perlu mengetahui bahwa musuh dari diet adalah gula yang berlebih.

Sebaiknya, konsumsi sedikit santapan manis saat berbuka. Bisa dengan segelas air putih atau sebaliknya, minuman manis dinetralkan dengan buah-buahan bermineral. Takaran tersebut sebenarnya sudah cukup untuk mengembalikan tenaga dalam tubuh.

2 dari 4 halaman

Biasakan Sahur dengan Menu Makanan Rebus atau Kukus

ilustrasi sayuran dikukus

©iStockphoto

Cara mencegah obesitas selama puasa Ramadan berikutnya adalah dengan konsumsi makanan yang direbus ataupun dikukus pada saat sahur. Makanan ini lebih baik daripada makanan yang berminyak. Hal ini karena makanan rebus tidak memiliki lemak jenuh seperti yang dimiliki oleh makanan berminyak.

Ada banyak makanan rebus yang enak disantap untuk dijadikan menu sahur, misalnya dimsum. Hindari terlalu sering mengonsumsi gorengan dan makanan minyak lainnya karena kandungan lemak jenuh yang ada di minyak dapat berkumpul di saluran darah.

Selain itu, kandungan minyak berlebih juga dapat menyebabkan pencernaan menjadi terhambat lantaran sulit larut dengan cepat. Jadi, alangkah lebih baik untuk menyantap makanan dengan sistem pengolahan direbus atau ditumis.

3 dari 4 halaman

Kurangi Nasi dan Perbanyak Sayur

ilustrasi sayuran lokal

©Shutterstock/Pixabay

Cara mencegah obesitas selama puasa Ramadan selanjutnya adalah dengan mengurangi konsumsi nasi dan perbanyak makan sayur. Nasi memang menjadi salah satu penyumbang karbohidrat dan merupakan makanan pokok orang Indonesia, namun sebaiknya Anda mulai belajar untuk menguranginya.

Apabila tubuh terlalu banyak mengonsumsi nasi justru bisa memicu obesitas pada tubuh Anda karena terdapat kandungan glukosa dan apabila tidak dicerna dengan baik oleh tubuh, bisa menjadi tumpukan lemak.

Maka dari itu, lebih baik untuk memperbanyak konsumsi sayur-sayuran yang jauh lebih sehat dan juga banyak memberikan manfaat bagi tubuh.

4 dari 4 halaman

Rutin Berolahraga

011 tantri setyorini

©2018 Merdeka.com/Pexels

Untuk yang terakhir, cara mencegah obesitas selama puasa Ramadan yaitu dengan rutin berolahraga. Tentu ini menjadi syarat mutlak bagi Anda yang sedang mengidamkan tubuh ideal karena sebenarnya diet tanpa olahraga pasti hasilnya tidak akan maksimal. Justru tubuh akan terasa lemas.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda harus membiasakan diri rutin berolahraga agar metabolisme tubuh juga dapat berjalan dengan baik. Tidak perlu olahraga yang berat, yang ringan saja sudah cukup asalkan tubuh terus bergerak dan mengeluarkan sedikit keringat. Anda bisa memilih waktu setelah sahur atau sore hari menjelang azan maghrib.

 

[raf]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini