Warga Boleh Buka Masker di Tempat Umum, Begini Tanggapan Satgas COVID-19 Jogja

Rabu, 18 Mei 2022 12:31 Reporter : Shani Rasyid
Warga Boleh Buka Masker di Tempat Umum, Begini Tanggapan Satgas COVID-19 Jogja tugu yogyakarta. blogspot.com

Merdeka.com - Selasa (17/5), Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan soal pelonggaran penggunaan masker di tempat umum. Dia mengatakan bahwa masyarakat boleh tidak menggunakan masker saat sedang berada di tempat terbuka.

“Jika masyarakat sedang beraktifitas di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” kata Presiden Jokowi dalam pernyataan itu.

Pernyataan presiden ini ditanggapi oleh masing-masing pemerintah daerah, begitu pula dengan pemerintah Kota Yogyakarta. Mereka mengaku siap menjalankan kebijakan baru tersebut dengan aturan-aturan baru yang disesuaikan.

“Kalau aturan itu sudah menjadi kebijakan, ya kami akan terapkan juga untuk bisa membuka masker di area terbuka,” kata Ketua Satgas COVID-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, dikutip dari ANTARA pada Selasa (17/5).

2 dari 4 halaman

Tetap Ada Pembatasan

siswa ikuti ksn dengan protokol kesehatan
©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Meski demikian, Heroe mengatakan pihaknya tetap melakukan pembatasan yang harus dipatuhi, di antaranya tidak menciptakan kerumunan dalam jumlah besar di area terbuka.

Selain itu, warga yang telah lanjut usia dan punya penyakit penyerta tidak serta merta diizinkan membuka masker di area terbuka. Begitu pula warga yang sedang batuk maupun pilek, mereka diwajibkan tetap mengenakan masker.

“Penggunaan masker juga tetap wajib dilakukan di area tertutup dan kendaraan umum,” kata Heroe dikutip dari ANTARA.

3 dari 4 halaman

Prokes Harus Tetap Dipatuhi

penerapan protokol kesehatan di angkutan umum
©Liputan6.com/Faizal Fanani

Heroe meminta warga yang telah nyaman menggunakan masker diimbau untuk tetap menggunakan masker walau berada di area terbuka.

Ia menambahkan beberapa kegiatan yang berpotensi mendatangkan banyak orang seperti konser atau pertunjukan seni dapat digelar dengan mempertimbangkan pembatasan-pembatasan yang dilakukan.

“Akhir pekan lalu, Kota Yogyakarta juga menyelenggarakan Jogja Cross Culture di Malioboro. Protokol kesehatan tetap dipatuhi dalam penyelenggaraan,” kata Heroe.

4 dari 4 halaman

Tren COVID-19 di Kota Yogyakarta

ilustrasi virus corona
©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Berdasarkan pengamatannya, Heroe mengatakan kalau kasus COVID-19 di Kota Yogyakarta dalam kondisi yang terkendali. Ia melihat tak ada tren peningkatan kasus selama dua pekan belakangan setelah lebaran.

Menurutnya, terkendalinya kasus COVID-19 di Kota Yogyakarta disebabkan tingginya capaian vaksinasi baik itu dosis primer dan dosis penguat. Vaksinasi dosis primer sendiri sejauh ini sudah mencapai 257 persen dan dosis penguat mencapai 82 persen.

“Mudah-mudahan memang kekebalan masyarakat sudah terbentuk,” pungkas Heroe. [shr]

Baca juga:
Cara Mencegah Terkena Hepatitis Akut di Tengah Pelonggaran Aturan Masker
Jokowi Izinkan Masyarakat Lepas Masker, Gibran Tunggu Instruksi Ganjar Pranowo
Boleh Buka Masker di Tempat Terbuka, Wagub DKI Ingatkan Warga Tetap Hidup Sehat
IDI: Idealnya Kebijakan Lepas Masker Bulan Depan, Lihat Dulu Dampak Mudik
Jokowi Izinkan Masyarakat Lepas Masker, Bagaimana untuk Jemaah Haji Indonesia?
Daftar Negara di Dunia yang Telah Cabut Aturan Pakai Masker

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini