Vanessa Angel Stres Ketika Hamil, Ini 11 Cara Meredakan Tekanan Saat Masa Kehamilan

Rabu, 8 April 2020 18:04 Reporter : Ani Mardatila
Vanessa Angel Stres Ketika Hamil, Ini 11 Cara Meredakan Tekanan Saat Masa Kehamilan Instagram/@emmymuchlis. Instagram/@emmymuchlis ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Vanessa Angel kini sedang menikmati kehidupan rumah tangganya. Istri dari Bibi Ardiansyah ini sedang hamil anak pertama.

Terlihat di salah satu postingan foto Bibi Ardiansyah, Vanessa berdiri menghadap ke samping dengan perut yang tampak berisi. Pertanda usia kandungannya yang semakin bertambah.

Bibi Ardiansyah pun meminta doa agar proses kehamilan hingga persalinan sang istri berjalan lancar.

Menurut Bibi, sang istri sedang stres. Sang istri teringat mendiang almarhum sang ibu yang meninggal saat melahirkan adiknya.

"Vanessa sedang stress saat ini mengingat Alm. Ibu Vanessa meninggal saat melahirkan mayang (adik kandung vanessa)," tulis Bibi.

Stres kala sedang hamil sebenarnya cukup wajar terutama karena hamil adalah perkara dua nyawa. Namun, apabila ini berlangsung terus menerus maka akan berdampak pada kesehatan sang calon bayi.

Stres merupakan reaksi tubuh yang muncul ketika seseorang menghadapi ancaman, tekanan, atau suatu perubahan. Stres bisa terjadi pada siapa saja termasuk ibu hamil.

Hormon stress yang meningkat akan berdampak pada tumbuh kembang bayi, kurangnya pasokan oksigen untuk janin serta perkembangan otak janin.

Oleh sebab itu, mengelola stress hingga kembali normal adalah hal yang penting dan sang ibu membutuhkan dukungan untuk meredakan stresnya.

Berikut cara mengatasi stress saat hamil yang bisa kamu lakukan:

1 dari 5 halaman

1. Istirahat Cukup

Istirahat yang cukup dapat menghilangkan stres dan mencegah keguguran. Jika kamu sudah hamil 23 minggu, maka janin sudah bisa mendengar sehingga ibu bisa beristirahat sembari berkomunikasi dengan jabang bayi.

Sebaiknya hindari tidur pada pagi hari. Tidur pagi bagi ibu hamil dapat menyebabkan insomnia, lesu, gangguan metabolisme, sulit konsentrasi, sakit kepala, hingga kebanyakan cairan ketuban.

2. Makanan Bergizi

ibu hamil

2012 babys-corner.com

Selalu konsumsi makanan bergizi agar terhindar dari stres. Kebutuhan nutrisi yang tercukupi dapat mengurangi tekanan darah yang membuat janin lebih nyaman.

Beberapa makanan yang harus banyak dikonsumsi adalah ikan salmon, kacang hijau, kalkun, ayam tanpa lemak, buah-buahan segar, dan yoghurt. Agar tidak kehilangan konsentrasi, maka perbanyak minum air putih.

2 dari 5 halaman

7. Hirup Udara Segar

Menghirup udara segar sangat penting bagi ibu hamil. Pagi hari adalah waktu yang sempurna untuk menikmati udara segar. Jalan-jalan di pagi hari saat udara masih segar dapat meningkatkan suasana hati menjadi lebih bahagia.

8. Jaga Kebersihan Tubuh
Memiliki tubuh yang harum dan bersih juga dapat mengubah mood lebih baik. Jaga terus kebersihan tubuh dan wajah dengan produk aman bagi ibu hamil. Maka sepanjang hari, kamu bisa terlihat cantik dan segar.

9. Bergabung dengan Komunitas
Saat masa kehamilan, kamu bisa bergabung dengan komunitas tertentu seperti grup ibu hamil. Di sana, kamu bisa bertukar pikiran dan mendapat ilmu baru seputar kehamilan. Karena sedang pandemi virus corona, kamu bisa bergabung dengan komunitas via online dan mengobrolkan kekhawatiranmu.

10. Memanjakan Diri

Meski sedang hamil, seorang ibu perlu mengalihkan pikirannya dari kecemasan-kecemasan saat melahirkan nanti maupun pasca melahirkan.

Lakukanlah hal-hal yang membuatmu bahagia seperti perawatan diri maupun menonton sesuatu yang disukai. Hal ini akan memicu mental yang sehat yang menyebabkan tubuh menjadi sehat pula.

11. Berkonsultasi dengan Ahli

Apabila mengobrol dengan orang sekitar tampak belum cukup, kamu bisa mencoba mengobrol dengan psikolog maupun terapis.

3 dari 5 halaman

3. Olahraga Ringan

ibu hamil

2012 Merdeka.com

Ibu hamil masih bisa berolahraga asal ringan. Tak hanya baik untuk kesehatan, tapi juga baik untuk manajemen berat badan agar terhindar dari diabetes. Olahraga yang bisa kamu lakukan seperti jalan kaki, senam hamil, yoga, dan masih banyak lagi.

4. Curhat dengan Pasangan

Cara menghilangkan stres ibu hamil yang paling manjur adalah dengan berbicara pada pasangan. Peran suami untuk istri yang sedang hamil sangat penting, karena dapat membantu menghilangkan rasa khawatir yang berlebihan.

5. Mengatur Jam Kerja

Jika ibu hamil masih bekerja, maka sebaiknya atur waktu sebaik mungkin. Pergi bekerja dapat menyebabkan stres, belum lagi tekanan di tempat kerja. Untuk itu, atur waktu untuk beristirahat, atau ambil cuti untuk berlibur sejenak.

4 dari 5 halaman

6. Lakukan Pijat & Relaksasi

ibu hamil

2012 nydailynews.com

Pijat hamil tak boleh sembarangan. Sebaiknya lakukan setelah trimester pertama. Cara menghilangkan stres dengan pijat dan relaksasi juga dapat membuat tubuh lebih segar. Namun, jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

7. Hirup Udara Segar

Menghirup udara segar sangat penting bagi ibu hamil. Pagi hari adalah waktu yang sempurna untuk menikmati udara segar. Jalan-jalan di pagi hari saat udara masih segar dapat meningkatkan suasana hati menjadi lebih bahagia.

8. Jaga Kebersihan Tubuh

Memiliki tubuh yang harum dan bersih juga dapat mengubah mood lebih baik. Jaga terus kebersihan tubuh dan wajah dengan produk aman bagi ibu hamil. Maka sepanjang hari, kamu bisa terlihat cantik dan segar.

5 dari 5 halaman

9. Bergabung dengan Komunitas

Saat masa kehamilan, kamu bisa bergabung dengan komunitas tertentu seperti grup ibu hamil. Di sana, kamu bisa bertukar pikiran dan mendapat ilmu baru seputar kehamilan. Karena sedang pandemi virus corona, kamu bisa bergabung dengan komunitas via online dan mengobrolkan kekhawatiranmu.

10. Memanjakan Diri

ilustrasi ibu hamil dan headset

shutterstock.com/Angela Luchianiuc

Meski sedang hamil, seorang ibu perlu mengalihkan pikirannya dari kecemasan-kecemasan saat melahirkan nanti maupun pasca melahirkan.

Lakukanlah hal-hal yang membuatmu bahagia seperti perawatan diri maupun menonton sesuatu yang disukai. Hal ini akan memicu mental yang sehat yang menyebabkan tubuh menjadi sehat pula.

11. Berkonsultasi dengan Ahli

Apabila mengobrol dengan orang sekitar tampak belum cukup, kamu bisa mencoba mengobrol dengan psikolog maupun terapis.

[amd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini