Umroh Dihentikan Sementara, Antisipasi Merebaknya Virus Corona

Kamis, 27 Februari 2020 10:40 Reporter : Intan Kumalasari
Umroh Dihentikan Sementara, Antisipasi Merebaknya Virus Corona ilustrasi Haji di mekah. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Arab Saudi menghentikan sementara penerimaan jemaah umrah dari sejumlah negara, termasuk Indonesia. Hal itu sebagai langkah antisipasi terkait maraknya penyebaran virus korona atau Covid-19 di seluruh dunia.

Indonesia termasuk negara yang dicegah untuk melaksanakan ibadah umroh. Beberapa negara lain di antaranya: China, Iran, Italia, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, Pakistan, Afghanistan, Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, dan Vietnam.

Pada Kamis (27/2) lalu, Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa otoritas kesehatan Saudi mengikuti perkembangan terkait penyebaran virus korona yang kini juga telah menjangkiti negara tetangga di Timur Tengah, seperti Kuwait, Bahrain, dan Oman.

Untuk itu, Saudi merasa perlu mengambil tindakan pencegahan yang dampaknya memengaruhi perjalanan menuju dan keluar negara Teluk tersebut. Saudi berupaya memerangi penyebaran virus dengan menerapkan standar internasional serta mendukung komunitas internasional dalam mencegah penyebaran virus, terutama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

1 dari 3 halaman

Kebijakan yang Diambil Saudi

Untuk mencapai tujuan tersebut dan memastikan tingkat keamanan tertinggi bagi warga Saudi, Kemlu Arab Saudi merekomendasikan tindakan pencegahan melalui beberapa penerapan kebijakan, yakni:

1. Izin masuk untuk pelaksanaan umrah dan/atau ziarah ke Masjid Nabawi di Madinah dihentikan sementara.

2. Izin masuk menggunakan visa turis dari negara-negara yang tengah mengalami wabah virus korona, dengan kriteria yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan Saudi, dihentikan sementara.

3. Penggunaan kartu identitas nasional (bukan paspor) untuk perjalanan ke dan dari Kerajaan dihentikan. Pengecualian diberikan kepada warga lokal yang meninggalkan Arab Saudi menggunakan kartu identitas nasional mereka, atau warga negara Dewan Kerja Sama Teluk yang ingin kembali dari Arab Saudi dengan menunjukkan kartu identitas nasional mereka.

Sementara itu, bagi warga pemegang kartu identitas nasional yang ingin masuk Saudi, pihak berwenang akan mempertimbangkan dari mana individu tersebut berasal serta riwayat perjalanannya. Saudi menekankan bahwa langkah-langkah tersebut bersifat sementara dan akan terus memantau perkembangan.

Untuk mencapai tujuan tersebut dan memastikan tingkat keamanan tertinggi bagi warga Saudi, Kemlu Arab Saudi merekomendasikan tindakan pencegahan melalui beberapa penerapan kebijakan, yakni:

1. Izin masuk untuk pelaksanaan umrah dan/atau ziarah ke Masjid Nabawi di Madinah dihentikan sementara.

2. Izin masuk menggunakan visa turis dari negara-negara yang tengah mengalami wabah virus korona, dengan kriteria yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan Saudi, dihentikan sementara.

3. Penggunaan kartu identitas nasional (bukan paspor) untuk perjalanan ke dan dari Kerajaan dihentikan. Pengecualian diberikan kepada warga lokal yang meninggalkan Arab Saudi menggunakan kartu identitas nasional mereka, atau warga negara Dewan Kerja Sama Teluk yang ingin kembali dari Arab Saudi dengan menunjukkan kartu identitas nasional mereka.

Sementara itu, bagi warga pemegang kartu identitas nasional yang ingin masuk Saudi, pihak berwenang akan mempertimbangkan dari mana individu tersebut berasal serta riwayat perjalanannya. Saudi menekankan bahwa langkah-langkah tersebut bersifat sementara dan akan terus memantau perkembangan.

2 dari 3 halaman

Kemenag Mengonfirmasi

Kementerian Agama mengaku sudah mengetahui kabar tersebut.

"Iya kami juga baru mendengar infonya dinihari tadi," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Arfi Hatim saat dikonfirmasi, Kamis (27/2).

Arfi menyebutkan, Kemenag saat ini juga tengah memastikan ihwal hal itu kepada otoritas Kerajaan Arab Saudi.

"Ya kami sekarang lagi mengonfirmasikannya kepada otoritas berkaitan. Nanti kita bikin rilis resminya," kata dia.

3 dari 3 halaman

Jemaah Indonesia Dipastikan Sementara Tak Bisa Umroh

Menurut Arfi alasan pelarangan jemaah umroh Indonesia dan negara-negara lainnya dikarenakan Indonesia masuk dalam list salah satu negara dengan potensi penyebar virus mematikan Coronavirus atau Covid-19.

"Ya itu kan gara-gara Coronavirus," terang dia.

Arfi sendiri tidak mengetahui secara pasti sampai kapan penghentian ibadah umrah bagi warga negara Indonesia tersebut diberlakukan. "Belum tahu," tandasnya. [paw]

Baca juga:
Soal Nasib Jemaah Umrah, Pengusaha Tunggu Surat Resmi Pemerintah Arab Saudi
Kemenhub: Penerbangan Umrah Saat Ini Masih Normal
Arab Saudi Hentikan Sementara Umrah, Biro Perjalanan di Solo Resah
Penyelenggara Merugi Akibat Kebijakan Arab Saudi Hentikan Pelayanan Umrah
Pemerintah Negosiasi dengan Arab Saudi agar WNI Tak Dilarang Umrah
Lion Air Masih Operasikan Penerbangan Umrah ke Arab Saudi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini