Tidak Akan Berdampak pada Ekonomi, Ini Kata Pakar UNS Terkait PPKM Jawa-Bali

Senin, 18 Januari 2021 20:15 Reporter : Shani Rasyid
Tidak Akan Berdampak pada Ekonomi, Ini Kata Pakar UNS Terkait PPKM Jawa-Bali Pembatasan kegiatan warga Ibu Kota lewat PPKM. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Setelah sekian lama memasuki era New Normal, akhirnya Pemerintah Republik Indonesia kembali mengeluarkan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang mulai diterapkan pada 11 Januari 2021 kemarin. Atas kebijakan ini, banyak masyarakat yang khawatir akan kondisi perekonomian yang kembali memburuk sama ketika masa awal-awal pandemi.

Hal berbeda disampaikan oleh Pakar Ekonomi dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Lukman Hakim. Menurutnya, PSBB atau bisa juga disebut PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tidak akan memberikan dampak yang signifikan bagi ekonomi masyarakat.

Apalagi, saat ini pemerintah daerah juga sudah memberikan kelonggaran khususnya pada pedagang yang berjualan di malam hari. Seperti di Solo, Jawa Tengah, transaksi kuliner yang dibatasi hingga pukul 19.00 WIB akhirnya dibatalkan.

“Para pedagang tetap diizinkan berjualan sesuai jam operasional dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Ini artinya tidak ada bedanya dari sebelumnya,” kata Lukman dikutip dari ANTARA pada Senin (18/1).

Baca Selanjutnya: Sebagai Bentuk Kepedulian...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. PSBB
  6. Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini