Pejudi Ini Baru Tahu Positif Covid-19 Saat Dijebloskan ke Penjara, Diduga Bandar

Selasa, 30 Juni 2020 13:10 Reporter : Shani Rasyid
Pejudi Ini Baru Tahu Positif Covid-19 Saat Dijebloskan ke Penjara, Diduga Bandar ilustrasi kriminal. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sebelum dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Kudus, seorang pria yang tersandung kasus judi ini terkonfirmasi positif COVID-19. Dilansir dari Liputan6.com pada Senin (29/6), sebelum dimasukkan ke penjara, tahanan itu sempat menjalani tes cepat (rapid test) dan hasilnya reaktif. Setelah itu dilakukan uji swab dan ternyata hasilnya positif.

Karena adanya temuan kasus itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kudus Andini Aridewi mengingatkan pada masyarakat untuk selalu waspada dan memiliki kesadaran bahwa siapa saja bisa tertular Virus Corona. Selain itu, tim gugus tugas sudah melakukan pelacakan terhadap kasus tahanan itu.

1 dari 4 halaman

Tim Gugus Tugas Lakukan Pelacakan

pemkot kediri adakan rapid test acak

©2020 Merdeka.com/Imam Mubarok

Atas adanya temuan kasus tersebut, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 di Kudus langsung melakukan pelacakan terhadap orang yang melakukan kontak erat dengan penderita.

Selain itu, tim gugus tugas juga sempat meminta bantuan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) karena ada satu tahanannya yang positif COVID-19.

“Kemarin kami lakukan uji rapid dan swab pada satu rombongan yang salah satunya kena,” kata Andini dikutip dari Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Swab Test Terhadap Tahanan Lain

puluhan pedagang pasar sayur cipulir tes swab

©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Selain pelacakan, Tim Gugus Tugas COVID-19 Kudus juga melakukan tes swab terhadap para tahanan dan pengantar tahanan dari Kejaksaan Negeri.

Rencananya, akan dilakukan tes cepat COVID-19 terhadap setiap tahanan yang akan dipindahkan. Ketika hasil tes keluarnya reaktif, para tahanan itu diwajibkan untuk mengikuti tes swab.

3 dari 4 halaman

Perkembangan Kasus Togel di Blora

kasus togel di blora

©2020 Merdeka.com

Sejak judi toto gelap (togel) di Kabupaten Blora ramai diberitakan, Polres Blora langsung mengadakan operasi pekat. Dari operasi tersebut, polisi baru bisa mengamankan pelaku judi togel pada level pengecer dan pelaku judi dadu. Sedangkan untuk level bandar besar sama sekali belum tersentuh.

Dari 7 kasus yang diungkap, polisi mengamankan 8 orang pelaku yang terlibat dalam 6 kasus judi togel, dan 4 pelaku yang terlibat pada 1 kasus judi dadu.

“Total ada 12 tersangka dari tujuh kasus judi yang telah kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Setiyanto.

4 dari 4 halaman

Akan Dirunut Sampai ke Bandar

Dengan adanya temuan kasus tersebut, polisi masih akan berusaha mengembangkan kasus secara lebih lanjut. Polisi menyebut akan memperluas cakupan kasus ini hingga mengarah ke judi togel level bandar.

Sementara itu Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan tersangka yang ditangkap dalam kasus judi togel rata-rata hanyalah sampai pada level pengecer. Barang buktinya juga hanya puluhan ribu.

“Saya masih berusaha melakukan penindakan dengan anggota lainnya,” kata Ferry, Selasa (30/6).

[shr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini