Sebelum Jadi Pelawak Terkenal, Malih Tong Tong Pernah Jalani Profesi Ini

Rabu, 11 November 2020 13:20 Reporter : Denny Marhendri
Sebelum Jadi Pelawak Terkenal, Malih Tong Tong Pernah Jalani Profesi Ini malih. kapanlagi.com/anto

Merdeka.com - Malih Tong Tong dikenal sebagai pelawak, aktor, dan seniman lenong Indonesia. Ia juga merupakan pemerhati budaya Betawi dengan berbagai peran yang dilakukannya di dunia hiburan.

Namun, siapa sangka jauh sebelum Malih Tong Tong menjadi sosok yang terkenal, Ia pernah menjalani perjuangan hidup yang tak mudah. Memang fakta tersebut jarang diketahui oleh banyak orang.

Baru-baru ini, Malih Tong Tong menceritakan perjuangan hidupnya sebelum menjadi pelawak terkenal. Ia juga berbagi soal pengalaman-pengalaman yang menginspirasi.

Berhenti Sekolah

cerita malih
You Tube - KOMENG Info

Hal itu diungkapkan oleh Malih Tong Tong dalam video perbincangannya bersama Komeng yang diunggah di kanal Youtube KOMENG Info pada Minggu (8/11). Dalam kesempatan itu, Malih Tong Tong menceritakan bahwa Ia pernah putus sekolah.

Malih Tong Tong mengaku bahwa ada beberapa orang yang tidak sekolah namun bisa bertahan hidup. Dan menurut Malih Tong Tong sifat manusia yang paling disukai manusia lain adalah bersikap baik dan jujur.

"Lah orang-orang enggak sekolah bisa hidup. Mendingan nangon (ngurus) kambing. Kambing, sapi, kerbau, itu aja rautan (kerjanya), jadi orang (bisa sukses) lu. Yang penting, jujur. Sudah itu orang senangnya," ungkap Malih Tong Tong.

Tukang Bangunan

Lebih lanjut, Malih Tong Tong menceritakan fakta mengenai kariernya yang jarang diketahui oleh masyarakat. Malih Tong Tong ternyata pernah menjadi pekerja bangunan.

Pekerjaan itu dilakukannya bukan sekadar untuk mencari penghasilan tambahan. Namun memang menjadi pekerjaan utama.

"Bukan nyari tambahan, sebelum pemain topeng, pemain melenong, main sinetron, saya kan kuli bangunan, tukang bangunan," jelas Malih Tong Tong.

Tak Ingin Minta Orang Tua

Walaupun pada saat itu orang tua Malih Tong Tong memiliki pekerjaan yang sangat layak, Ia tidak ingin menggantungkan hidupnya bersama orang tua. Pria 71 tahun ini juga menuturkan bahwa jika ingin menjadi orang yang sukses maka orang itu harus berusaha dan jangan mengandalkan orang tua.

"Awalnya saya hidup sebagai manusia ini awalnya jadi tukang bangunan. Saya mah dari dulu enggak pakai urusan orangtua, hidup sendiri, enggak pernah (bergantung). Pengin jadi orang (sukses)? Berjuang, kata berjuang itu maksudnya berusaha, jangan dari orangtua," tuturnya.

[dem]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini