Program Pemantauan Tsunami Dihentikan BRIN, DPR RI: Risikonya Besar

Kamis, 2 Februari 2023 16:53 Reporter : Shani Rasyid
Program Pemantauan Tsunami Dihentikan BRIN, DPR RI: Risikonya Besar Penemuan Rama Buoy di Pantai Baron. ©YouTube/Update Disini

Merdeka.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diduga menghentikan program pemantauan tsunami (Ina-TEWS) yang menggunakan alat yang disebut Buoy. Hal ini diketahui dari laporan salah satu media yang menyinggung ketiadaan aktivitas di ruang pemantauan Indonesia Tsunami Observation Center di Gedung Soedjono Poesponegoro, Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat.
Mendengar berita ini, anggota Komisi VIII DPR RI Wastam mengaku terkejut

“Kalau dikaitkan dengan sistem peringatan dini, ini saya malah baru tahu,” kata Wastam, dikutip dari ANTARA pada Kamis (2/2).

Berikut pernyataan selengkapnya dari anggota DPR RI tersebut:

2 dari 3 halaman

Risikonya Besar

penemuan rama buoy di pantai baron

©YouTube/Update Disini

Wastam mengatakan, dia akan mempertanyakan program Ina-TEWS tersebut melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial (Kemensos) selaku mitra Komisi VIII DPR RI. Menurutnya, hal itu dilakukan karena BNPB dan Kemensos juga menangani masalah tersebut.

“Saya pasti akan mempertanyakan ke BNPB dan Kemensos karena BRIN bukan mitra kami,” kata Wastam.

Ia mengatakan, jika program tersebut benar-benar dihentikan, maka risikonya sangat besar sekali jika terjadi tsunami tanpa adanya sistem peringatan dini, kecuali kalau ada sistem baru yang benar-benar efektif.

3 dari 3 halaman

Sangat Dibutuhkan

002 hikmah wilda amalia
©2015 Merdeka.com

Menurut Wastam, harus ada solusi dari BRIN jika program Ina-TEWS benar-benar dihentikan karena saat terjadi bencana tsunami yang bisa menimbulkan banyak korban harus ada pihak yang bertanggung jawab. Menurutnya, hingga kini program Ina-TEWS dibutuhkan mengingat sejumlah wilayah di Indonesia merupakan daerah rawan tsunami, seperti di pesisir selatan Jawa mulai dari Ujung Kulon hingga Banyuwangi.

“Apalagi berdasarkan prediksi, wilayah kita mempunyai potensi terjadi gempa yang kekuatannya sangat besar (megathrust),” kata Wastam.

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. Tsunami
  6. BRIN
  7. Banyumas
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini