PPKM Turun ke Level-2, Bupati Sleman Minta Masyarakat Tak Abai Prokes

Jumat, 22 Oktober 2021 17:17 Reporter : Andriana Faliha
PPKM Turun ke Level-2, Bupati Sleman Minta Masyarakat Tak Abai Prokes Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Antara

Merdeka.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta akhirnya turun dari level 3 ke level 2. Hal itu tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level III, II, dan I untuk wilayah Jawa dan Bali.

Penurunan level PPKM ini berlaku sejak 19 Oktober hingga 1 November mendatang di semua wilayah. Mulai Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta.

Menanggapi penurunan level tersebut, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meminta masyarakat tidak melakukan euforia berlebihan dalam menjalankan PPKM level II. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Meski PPKM turun ke level II masyarakat tidak boleh melakukan euforia, tetap terapkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan,” katanya pada Jumat (22/10/2021) yang dikutip dari Antara.

Menurut Kustini, level PPKM di Sleman masih bisa kembali naik apabila ada indikator penurunan level yang tak memenuhi syarat. Salah satu indikatornya adalah masyarakat mulai lengah dan abai terhadap protokol kesehatan. Ia menekankan bahwa yang harus dikuatkan saat ini adalah kedisiplinan.

"Justru saat ini yang harus kita kuatkan adalah sikap disiplin kita. Jika sesuai dengan track yang sudah kita lalui saat ini, bisa sangat mungkin, bulan depan level kita turun ke 1," kata Kustini.

Jika melihat Instruksi Bupati Nomor 33 tahun 2021 tentang pelaksanaan PPKM level 2 di Kabupaten Sleman, terdapat sejumlah pelonggaran aturan. Pelonggaran aturan berlaku untuk sejumlah sektor mulai dari pendidikan, pariwisata, perekonomian hingga kegiatan masyarakat.

"Yang tadinya hanya 25 persen kita tambah menjadi 50 persen misalnya. Tetapi tetap prokes dan penggunaan aplikasi peduli lindungi jika mengunjungi tempat perbelanjaan atau pusat keramaian tetap wajib dilakukan," terangnya.

Sejalan dengan menerapkan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas, Pemkab Sleman juga akan melanjutkan vaksinasi guna menekan angka penyebaran Covid-19.

Sejauh ini, capaian vaksinasi di Sleman untuk dosis pertama sudah mencapai angka 83,9%. Untuk vaksin kedua sudah tercapai 60%. Sedangkan untuk vaksin ketiga yang diperuntukkan nakes sudah lebih dari 100%.

"Vaksinasi tetap (prioritas). Bahkan kita akan lakukan jemput bola untuk vaksin. Jadi mencari masyarakat yang belum divaksin agar segera mendapatkan vaksin," pungkasnya.

[anf]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini