Perjuangan Hidup Warga Jogja di Tengah Pandemi dengan Rumah Pangan Kita

Kamis, 22 April 2021 16:07 Reporter : Shani Rasyid
Perjuangan Hidup Warga Jogja di Tengah Pandemi dengan Rumah Pangan Kita Geliat "Rumah Pangan Kita" di Kota Jogja. ©Merdeka.com/Shani Rasyid

Merdeka.com - Untuk bisa bertahan hidup di tengah pandemi, Sukirman (42) memutuskan untuk menjalin kerja sama dengan BULOG (Badan Urusan Logistik). Ia mengikuti program yang bernama “Rumah Pangan Kita”.

Dengan mengikuti program itu, Ia menyulap garasi rumahnya menjadi toko sembako. Sukirman juga mengajak tujuh teman lainnya yang tergabung dalam komunitas pengusaha “Jendela Kriya Jogja” untuk mengikuti program tersebut.

Dengan bantuan modal dua juta rupiah per orang, mereka bisa mendirikan delapan toko sembako Rumah Pangan Kita (RPK) yang kini telah tersebar di berbagai penjuru Kota Yogyakarta.

Sebelum pandemi COVID-19 menyerang, Sukirman menjalani profesi sebagai pengusaha batik lukis. Kesibukannya sehari-hari diisi dengan mengelola produksi batik lukis di rumahnya atau menghadiri berbagai pameran baik di dalam maupun luar kota untuk memasarkan produk andalan.

Usaha yang ia geluti sejak tahun 2009 itu telah mendatangkan rezeki berlimpah. Per bulan, rata-rata Ia mendapatkan omzet hingga 178-200 juta rupiah.

“Bahkan sehari pernah sampai dapat 12 juta rupiah, Mas,” ujarnya saat ditemui Merdeka.com, Minggu (18/04).

Namun saat pandemi melanda, Sukirman mulai kesulitan menjual batik lukisnya. Mal-mal di Jogja yang selama ini menjadi tempat Sukirman memasarkan produk mendadak sepi pengunjung. Pemasukan pun tak ada. Karyawannya yang berjumlah 8 orang terpaksa dirumahkan semua.

Batik lukis yang biasanya kami jual mulai harga 250 ribu-500 ribu rupiah per potong tak ada yang bisa terjual. Akhirnya ya sudah, semua tenaga kerja kita rumahkan semua, dari penjahit sampai pelukis. Padahal kalau tiap mau lebaran seperti ini, satu penjahit paling tidak bisa menghasilkan 25 potong baju per hari. Sekarang sudah tidak ada yang bisa diproduksi,” keluh Sukirman.

Baca Selanjutnya: Komunitas Pengusaha Jendela Kriya Jogja...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. DIY
  3. Jateng
  4. Berita
  5. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini