Peringati Hari Perdamaian Sedunia, Desa di Purbalingga Adakan Pameran Unik

Sabtu, 15 Januari 2022 13:40 Reporter : Shani Rasyid
Peringati Hari Perdamaian Sedunia, Desa di Purbalingga Adakan Pameran Unik Bazaar Art Cartoon Village. ©Instagram/@kieartcartoonschool

Merdeka.com - Setiap masyarakat punya cara unik masing-masing dalam memperingati suatu momen. Begitu pula yang dilakukan para pegiat seni yang tergabung dalam Kie Art School, Desa Sidareja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Dalam rangka meramaikan Hari Perdamaian Sedunia, mereka menggelar pameran seni bertajuk Bazaar Art Cartoon Village Sidareja. Pameran dengan tema “Indahnya Kebersamaan” itu digelar selama tiga hari di Kelenteng Hok Tek Bio di Purbalingga pada tanggal 14-16 Januari 2022.

“Ini merupakan pameran pertama kami dengan menampilkan pertunjukan dan hasil karya seni dari beberapa kelompok Pemuda Seni Kie Art Cartoon dari Desa Kartun Sidareja,” kata salah satu pegiat Kie Art Cartoon School Slamet Santoso dikutip dari ANTARA pada Jumat (14/1). Lantas seperti apa keseruan acara itu? berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Karya-Karya yang Ditampilkan

bazaar art cartoon village
©Instagram/@kieartcartoonschool

Slamet mengatakan, Bazaar Art Cartoon Village Sidareja diharapkan menjadi wadah bagi para pemuda seni dan seniman untuk berkolaborasi menampilkan karya-karya yang selama ini dilatih dan dikembangkan di desanya. Selain menampilkan karya-karya yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas, pameran itu digelar dalam rangka mengedukasi dan melestarikan budaya Desa Sidareja.

Ia mengatakan, karya-karya yang dipertunjukkan dalam pameran itu antara lain seni Ebeg Sidareja, seni karawitan, tari Ujungan 111th history desa, pagelaran dalang Jemblung Kusno Umah Wayang, serta pameran kerajinan tangan seperti lukisan, sepatu lukis, tas lukis, lampu lukis, kriya bamboo, dan juga karya blangkon Sudirman.

“Tentu saja dalam waktu ke depan akan dikembangkan dan lebih bervariasi dalam produk-produk handmade karya pemuda seni,” kata Slamet dikutip dari ANTARA.

3 dari 4 halaman

Mengusung Tema Kebhinekaan

bazaar art cartoon village

©Instagram/@kieartcartoonschool

Sementara itu pegiat Kie Art Cartoon School lainnya, Gita Thomdean, mengatakan pameran itu semakin unik dengan menghadirkan seniman Ebeg Chune Mayong yang melukis secara langsung dengan iringan gamelan Jawa.

Dia mengatakan, Ebeg Chune Mayong melukis suatu gambar dengan tema kebhinekaan. Lukisan itu khusus dibuat dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Sedunia. Dalam hal ini, ia memilih bekerja sama dengan Ebeg karena dia dinilai merupakan figur panutan para pemuda seni Kie Kartun yang mempelajari keminatan di seni rupa.

“Terlebih beliau kini sangat aktif beraktivitas di Kie Art School dan bersinergi dengan para pemuda seni. Beliau pun yang memfasilitasi untuk kami berkesenian di Kelenteng Hok Bio Tek senada dengan konsep Indahnya kebersamaan,” kata Gita.

4 dari 4 halaman

Tidak Dipungut Biaya

bazaar art cartoon village
©Instagram/@kieartcartoonschool

Ketua Kelenteng Hok Tek Bio Purbalingga Dr. Mulyadi mengatakan bahwa kegiatan pemuda Desa Sidareja dalam berkesenian sangat positif. Hal ini dapat menjadi percontohan bagi anak muda lainnya.

“Apalagi semua yang berkegiatan di Kie Art Cartoon School juga tanpa dipungut biaya sama sekali. Pesan saya fokuslah dalam berkarya terlebih dahulu dan tidak memprioritaskan keuntungan komersial sebagai hal nomor satu," ujar Dr. Mulyadi.

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. Purbalingga
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini