Pemprov Jateng Sempurnakan UU Cipta Kerja, Begini Aspirasi Buruh

Selasa, 27 September 2022 15:42 Reporter : Shani Rasyid
Pemprov Jateng Sempurnakan UU Cipta Kerja, Begini Aspirasi Buruh Pembahasan aturan UU Cipta Kerja di Jateng. ©jatengprov.go.id

Merdeka.com - Dalam rangka Penyempurnaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta aturan turunannya, Disnakertrans Jateng mengadakan pertemuan dengan serikat buruh dengan para pekerja se-Jateng. Pertemuan itu dilakukan guna menjaring aspirasi bersama terkait penerapan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK).

“Kami membuka masukan dari serikat buruh dan serikat pekerja yang ada di Jateng. Ada yang tidak hadir, ada pula yang hadir untuk menyampaikan pendapat untuk tim satgas membuka diri menerima masukan,” kata Kepala Disnakertrans Jateng Sakina Roselasari, dikutip dari Jatengprov.go.id pada Senin (26/9).

Dalam pertemuan itu, seluruh undangan yang hadir berasal dari 30 organisasi, aliansi, konfederasi, serikat buruh, serikat pekerja, pengemudi online, ojek online, hingga pekerja difabel. Masing-masing dari mereka menyampaikan masukan terkait UU Cipta Kerja.

Lantas seperti apa aspirasi buruh pada pertemuan itu? Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Tujuan Pertemuan

pembahasan aturan uu cipta kerja di jateng
©jatengprov.go.id

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hal positif karena semua pihak diajak bicara tentang UU Cipta Kerja. Dengan begitu adanya pertemuan itu bisa mengurangi perselisihan kerja.

“Ada tiga hal yang saya harapkan dari pertemuan ini. Pertama, bagaimana masyarakat kita atau buruh kita bisa lebih sejahtera, menjadi tenang dalam bekerja karena dilindungi UU Cipta Kerja. Kedua, perusahaan nyaman, khususnya investor mancanegara nyaman menginvestasikan di negara RI dengan adanya UU ini. Ketiga, kepentingan negara,” kata pria yang akrab disapa Gus Yasin itu.

3 dari 4 halaman

Pemerintah Siap Tampung Aspirasi

pembahasan aturan uu cipta kerja di jateng
©jatengprov.go.id

Ketua Pokja Monitoring Evaluasi Satgas Percepatan Sosialisasi UU Cipta Kerja Edi Priyono mengatakan, pemerintah ingin menampung aspirasi, menyempurnakan UUCK dan aturan pelaksananya, serta menyosialisasikan aturan yang saat ini sedang berjalan.

“Kita terbuka untuk mendapat masukan untuk perbaikan. Saya kira tadi ada masukan yang bagus, memperkuat masalah pengawasan. Yang ternyata masalah struktur dan skala upah, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), permasalahannya ternyata di implementasi, bukan di regulasi,” ungkap Edi.

4 dari 4 halaman

Harapan Buruh

pembahasan aturan uu cipta kerja di jateng
©jatengprov.go.id

Sementara itu Korwil Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBI) Jateng, Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. Namun harapannya akan ada pertemuan lanjutan untuk memberitahukan apakah ada perubahan atau tidak setelah kegiatan ini.

“Harapan kami seperti ini oke. Kita dilibatkan untuk aspirasi dari bawah. Tapi ada tindakan pertemuan lanjutan. Disnakertrans Pemprov Jateng mengumpulkan dan memberitahukan, hasil dari aspirasi ini ada perubahan tidak di Jakarta-nya. Kami di sini juga mengawal,” kata Wahyudi dikutip dari Jatengprov.go.id.

[shr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini