Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemprov Jateng Sempurnakan UU Cipta Kerja, Begini Aspirasi Buruh

Pemprov Jateng Sempurnakan UU Cipta Kerja, Begini Aspirasi Buruh Pembahasan aturan UU Cipta Kerja di Jateng. ©jatengprov.go.id

Merdeka.com - Dalam rangka Penyempurnaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta aturan turunannya, Disnakertrans Jateng mengadakan pertemuan dengan serikat buruh dengan para pekerja se-Jateng. Pertemuan itu dilakukan guna menjaring aspirasi bersama terkait penerapan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK).

“Kami membuka masukan dari serikat buruh dan serikat pekerja yang ada di Jateng. Ada yang tidak hadir, ada pula yang hadir untuk menyampaikan pendapat untuk tim satgas membuka diri menerima masukan,” kata Kepala Disnakertrans Jateng Sakina Roselasari, dikutip dari Jatengprov.go.id pada Senin (26/9).

Dalam pertemuan itu, seluruh undangan yang hadir berasal dari 30 organisasi, aliansi, konfederasi, serikat buruh, serikat pekerja, pengemudi online, ojek online, hingga pekerja difabel. Masing-masing dari mereka menyampaikan masukan terkait UU Cipta Kerja.

Lantas seperti apa aspirasi buruh pada pertemuan itu? Berikut selengkapnya:

Tujuan Pertemuan

pembahasan aturan uu cipta kerja di jateng

©jatengprov.go.id

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hal positif karena semua pihak diajak bicara tentang UU Cipta Kerja. Dengan begitu adanya pertemuan itu bisa mengurangi perselisihan kerja.

“Ada tiga hal yang saya harapkan dari pertemuan ini. Pertama, bagaimana masyarakat kita atau buruh kita bisa lebih sejahtera, menjadi tenang dalam bekerja karena dilindungi UU Cipta Kerja. Kedua, perusahaan nyaman, khususnya investor mancanegara nyaman menginvestasikan di negara RI dengan adanya UU ini. Ketiga, kepentingan negara,” kata pria yang akrab disapa Gus Yasin itu.

Pemerintah Siap Tampung Aspirasi

pembahasan aturan uu cipta kerja di jateng

©jatengprov.go.id

Ketua Pokja Monitoring Evaluasi Satgas Percepatan Sosialisasi UU Cipta Kerja Edi Priyono mengatakan, pemerintah ingin menampung aspirasi, menyempurnakan UUCK dan aturan pelaksananya, serta menyosialisasikan aturan yang saat ini sedang berjalan.

“Kita terbuka untuk mendapat masukan untuk perbaikan. Saya kira tadi ada masukan yang bagus, memperkuat masalah pengawasan. Yang ternyata masalah struktur dan skala upah, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), permasalahannya ternyata di implementasi, bukan di regulasi,” ungkap Edi.

Harapan Buruh

pembahasan aturan uu cipta kerja di jateng

©jatengprov.go.id

Sementara itu Korwil Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBI) Jateng, Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. Namun harapannya akan ada pertemuan lanjutan untuk memberitahukan apakah ada perubahan atau tidak setelah kegiatan ini.

“Harapan kami seperti ini oke. Kita dilibatkan untuk aspirasi dari bawah. Tapi ada tindakan pertemuan lanjutan. Disnakertrans Pemprov Jateng mengumpulkan dan memberitahukan, hasil dari aspirasi ini ada perubahan tidak di Jakarta-nya. Kami di sini juga mengawal,” kata Wahyudi dikutip dari Jatengprov.go.id.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
PDIP: Dulu Dukung UU Tapera, Kini Menolak Iuran
PDIP: Dulu Dukung UU Tapera, Kini Menolak Iuran

Hasto menyebut pemerintah semestinya mendengarkan aspirasi rakyat terhadap aturan sebelum diterapkan.

Baca Selengkapnya
Peringati Hari Buruh, Pekerja Tembakau Minta Hal Ini ke Pemerintah
Peringati Hari Buruh, Pekerja Tembakau Minta Hal Ini ke Pemerintah

Keberlangsungan tenaga kerja sangat bergantung terhadap sikap pemerintah yang bertanggung jawab atas kewenangannya.

Baca Selengkapnya
Aturan Disahkan, Gaji Pekerja Siap-Siap Dipotong Untuk Tabungan Perumahan
Aturan Disahkan, Gaji Pekerja Siap-Siap Dipotong Untuk Tabungan Perumahan

Kepesertaan simpanan Tapera juga menyasar termasuk karyawan swasta dan pekerja lain yang menerima gaji atau upah.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Aturan TER Buat Potongan Pajak THR Lebih Besar, Ditjen Pajak Beri Penjelasan Begini
Aturan TER Buat Potongan Pajak THR Lebih Besar, Ditjen Pajak Beri Penjelasan Begini

Skema tersebut dapat memberikan kemudahan bagi wajib pajak orang pribadi maupun pemberi kerja untuk melakukan pemotongan pajak karyawan.

Baca Selengkapnya
Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan Meski Masih Aktif Bekerja, Begini Caranya
Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan Meski Masih Aktif Bekerja, Begini Caranya

Adapun persyaratan yang dilampirkan yaitu Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan, KTP dan NPWP.

Baca Selengkapnya
Pengusaha Bakal 'Geruduk' Kantor Ditjen Pajak Bahas PPN Naik 12 Persen
Pengusaha Bakal 'Geruduk' Kantor Ditjen Pajak Bahas PPN Naik 12 Persen

Budi mengaku telah melakukan komunikasi bersama Dirjen Pajak Suryo Utomo terkait rencana pemerintah untuk menaikkan menaikkan PPN menjadi 12 persen pada 2025.

Baca Selengkapnya
Daftar Negara Asean Paling Banyak Pengangguran, Indonesia Nomor Berapa?
Daftar Negara Asean Paling Banyak Pengangguran, Indonesia Nomor Berapa?

Pengangguran terjadi karena ketidakseimbangan antara jumlah lapangan kerja yang tersedia dan laju pertumbuhan penduduk.

Baca Selengkapnya
Tagih Upah Kerja, Petugas Sortir Lipat Surat dan Kotak Suara Datangi KPU Makassar
Tagih Upah Kerja, Petugas Sortir Lipat Surat dan Kotak Suara Datangi KPU Makassar

Aksi dilakukan di kantor KPU Makassar untuk menagih janji upah kerja petugas sorlip

Baca Selengkapnya
Tak Kekang Kebebasan Pers, DPR Sebut Revisi UU Penyiaran untuk Harmonisasi UU Cipta Kerja
Tak Kekang Kebebasan Pers, DPR Sebut Revisi UU Penyiaran untuk Harmonisasi UU Cipta Kerja

Menurut dia, revisi UU Penyiaran merupakan sebuah kewajiban

Baca Selengkapnya