Optimis Bantul Bebas Covid-19, Bupati Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Kamis, 25 November 2021 22:16 Reporter : Andriana Faliha
Optimis Bantul Bebas Covid-19, Bupati Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Optimis Bantul Bebas Covid-19, Bupati Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan. Instagram/pemkabbantul ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bantul baru saja memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) tepat pada Rabu (24/11). Mengusung tema 'Satukan Tekad Menuju Bantul Bebas Covid-19' Bupati Bantu DIY, Abdul Halim Muslih mengungkap peringatan HKN tahun ini merupakan sebuah momentum bagi pemerintah kabupaten bantul untuk melakukan evaluasi terhadap upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Selain itu momen ini juga sebagai rencana ke depan untuk memulai program-program penanggulangan Covid-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bantul, kasus Covid-19 di Bantul bertambah sebanyak 10 orang per 24 November 2021. Saat ini, ada sebanyak 84 orang yang sedang menjalani isolasi. Untuk total keseluruhan, kasus positif Covid-19 di Bantul hingga kini sudah mencapai 57.283. Sebanyak 55.630 dinyatakan sembuh. Sementara, total kasus kematian mencapai 1569. Bisa dibilang, kasus terpapar Covid-19 di Bantul mengalami penurunan jika dibandingkan dengan beberapa bulan terakhir.

Kendati begitu, Abdul Halim tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan meminta masyarakat patuh dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan, agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah keterpaparan Covid-19. Sekuat apapun upaya pemerintah tidak akan cukup apabila tidak didukung oleh masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya saat menghadiri acara peringatan HKN ke-57 di Hall Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul di Hall Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul pada Rabu (24/11/2021), seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Terkait capaian-capaian penanggulangan Covid-19, menurut Bupati sudah sangat signifikan. Hal tersebut tak lain karena vaksinasi sudah mencapai 80% untuk dosis satu dan dosis dua 73%, kemudian paparan kasus baru Covid-19 setelah dilakukan penelitian hampir semuanya tanpa gejala atau OTG sehingga tidak perlu dibawa ke rumah sakit dan sebagian besar yang terpapar juga sudah sembuh.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja menambahkan bahwa Kabupaten Bantul telah memperoleh Anugerah Penghargaan Terbaik Tingkat Nasional dalam 3T (Testing, Tracing, Treatment) dalam penanggulangan Covid-19.Bantul juga merupakan satu-satunya kabupaten yang memiliki Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC).

“Meskipun di era pandemi dua tahun ini, alhamdulillah dibidang kesehatan kita masih mendapatkan berbagai prestasi yang patut kita banggakan. Yang pertama, Bantul mendapat penghargaan anugerah nasional sebagai yang terbaik dalam pelaksanaan 3T (Testing, Tracing, Treatment) penanganan Covid-19 ” kata Agus Budi Raharja.

Dengan capaian tersebut, Bupati merasa optimis bahwa Bantul akan bebas dari Covid-19.

"Mengapa optimis? Karena tanda-tanda sudah kelihatan, walaupun ada klaster baru, walaupun ada paparan baru, semua tanpa gejala. Itu yang membuat optimisme saya. Tinggal sekarang vaksinasi harus terus dilanjutkan agar mencapai titik yang optimal," tambahnya. [anf]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini