Mengunjungi Museum MAJT, Saksi Bisu Perkembangan Islam di Jateng

Selasa, 4 Mei 2021 15:15 Reporter : Shani Rasyid
Mengunjungi Museum MAJT, Saksi Bisu Perkembangan Islam di Jateng Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah. ©Wikipedia.org

Merdeka.com - Diresmikan pada 14 November 2006, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tidak hanya menghadirkan pesona arsitekturnya saja. Di depan masjid itu ada sebuah menara pencakar langit yang menjulang amat tinggi.

Dengan tinggi mencapai 99 meter, menara itu diberi nama Asma Al-Husna. Di dalam menara itulah terdapat sebuah museum yang mengoleksi benda-benda peninggalan yang menjadi saksi bisu perkembangan Islam di Jawa Tengah.

Melansir dari majt.or.id, Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah berisi koleksi berbagai jenis peninggalan Islam yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain sebagai tempat wisata, keberadaannya juga dimaksudkan untuk menyelamatkan benda-benda peninggalan sejarah yang mulai termakan usia.

Karena itu, hadirlah museum ini. Berada di kompleks halaman MAJT, keberadaan museum ini menjadi magnet tersendiri bagi warga yang tinggal di Semarang dan sekitarnya. Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Latar Belakang Didirikannya Museum...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini