Mengenang Sosok Kartini, Pelopor Emansipasi Wanita Indonesia yang Mati Muda

Selasa, 21 April 2020 13:13 Reporter : Shani Rasyid

Sekolah Kartini

009 nfi
2018 Merdeka.com/Jayanti

Sekolah Kartini atau bisa juga disebut Kartini School adalah sekolah khusus perempuan milik Yayasan van Deventer. Sekolah itu didirikan sebagai bentuk kekaguman Conrad Theodore van Deventer, seorang tokoh politik etis yang juga seorang ahli Hukum Belanda terhadap sosok Kartini. Sekolah itu pertama kali didirikan di Semarang pada tahun 1912.

Selanjutnya, Sekolah Kartini didirikan pada beberapa kota besar di Pulau Jawa di antaranya di Surabaya, Yogyakarta, Madiun, Malang, Cirebon, Bogor, dan beberapa daerah lainnya.
Uang pendirian Sekolah Kartini dihasilkan dari penjualan buku kumpulan surat-suratnya yang diterbitkan teman-teman Belandanya.

Buku yang berisi kumpulan surat itu kemudian diberi nama Door Duisternis Tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang). Buku itu meraih sukses besar di kalangan publik Belanda dan kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Melayu, Inggris, Indonesia, Sunda, dan Jawa.

[shr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini