Mengenal Puthul Goreng, Kudapan Ekstrem Selain Belalang khas Gunungkidul

Jumat, 1 Juli 2022 11:55 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Mengenal Puthul Goreng, Kudapan Ekstrem Selain Belalang khas Gunungkidul Puthul goreng khas Gunungkidul. ©2022 YouTube Gunungkidul Punya/ Merdeka.com

Merdeka.com - Walang atau belalang goreng sudah lama kesohor sebagai kudapan ekstrem, khas Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Rasanya yang gurih, dengan olahan bumbu pedas membuat kuliner ini digemari setiap penikmatnya.

Namun selain belalang, Gunungkidul ternyata juga memiliki makanan unik lain yang bisa dicicipi yakni Puthul goreng. Sekilas kudapan ini mirip kumbang, dengan ukuran sebesar ujung jari. Namun di balik bentuknya yang eksotis, cita rasa puthul tak kalah nikmat dari belalang goreng.

Biasanya makanan tersebut dijadikan untuk lauk oleh sejumlah masyarakat di sana. Sajian puthul goreng akan semakin nikmat jika disajikan dengan sepiring nasi hangat maupun dimakan sebagai camilan.

2 dari 4 halaman

Biasa Muncul saat Musim Penghujan

puthul goreng khas gunungkidul

©2022 YouTube Gunungkidul Punya/ Merdeka.com

Mengutip kanal YouTube Gunungkidul Punya, puthul merupakan sejenis serangga yang memiliki bentuk mirip dengan kumbang. Biasanya warnanya tidak hitam, namun sedikit merah kecoklatan gelap.

Serangga ini akan hinggap di atas daun akasia dan juga daun pisang, serta sangat mudah dijumpai ketika petang saat musim penghujan.

“Jadi puthul ini makannya daun, dan dia akan jatuh serta bisa langsung diambil ketika sudah kenyang memakan daun,” terang warga yang mencari puthul di kanal tersebut.

3 dari 4 halaman

Digoreng dengan Bumbu Bacem

Bagi masyarakat di Gunungkidul, puthul akan sangat lezat ketika diolah dengan cara dibacem. Bumbu yang dipakai sangat mudah diperoleh di dapur seperti bawang merah, bawang putih, cabai (opsional), garam, penyedap rasa serta gula jawa sebagai penguat rasa bacemnya.

Untuk mengolah puthul, mula-mula hewan tersebut dibersihkan dan dibuang bagian sayapnya yang kerasnya. Setelah bersih, Puthul bisa direbus selama kurang lebih lima menit lalu ditiriskan. Sebelum digoreng, pencucian bisa kembali dilakukan agar bisa benar-benar bersih.

Sementara itu, seluruh bumbu yang telah disiapkan kemudian dihaluskan dan dimasukkan ke dalam penggorengan untuk selanjutnya dipanaskan bersama air secukupnya. Kemudian, puthul yang sudah bersih bisa dimasukkan ke wajan tersebut agar bumbu meresap dan terakhir digoreng sedikit lama dengan api sedang.

4 dari 4 halaman

Mengalahkan Gurihnya Belalang Goreng

puthul goreng khas gunungkidul

©2022 YouTube Gunungkidul Punya/ Merdeka.com

Merujuk laman goodnewsfromindonesia, olahan serangga puthul umumnya bisa dijumpai di beberapa daerah Gunungkidul, salah satunya Kecamatan Paliyan. Warga setempat sangat menyukai hewan tersebut karena rasanya gurih, asin dengan sedikit manis bisa melebihi belalang goreng.

Namun dalam pengolahannya, perlu dibersihkan secara sempurna termasuk dengan bulunya agar lebih nikmat. Beberapa warga ada juga yang menjual mentahnya seharga Rp40 ribu, untuk satu wadah puthul dalam botol air mineral ukuran 1.500 mililiter.

Makanan ini cocok untuk dicicipi saat berkunjung dan berwisata ke Kabupaten Gunungkidul, karena cita rasanya yang sukses membuat ketagihan.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini