Mengenal Oei Tiong Ham, Raja Gula dari Semarang yang Diakui Asia

Sabtu, 19 September 2020 13:20 Reporter : Shani Rasyid
Mengenal Oei Tiong Ham, Raja Gula dari Semarang yang Diakui Asia Oei Tiong Ham. ©Kemdikbud.go.id

Merdeka.com - Di zaman dahulu, gula pernah menjadi komoditas unggulan Nusantara. Keberadaan gula membuat komoditas rempah mengalami penurunan secara drastis. Bahkan pada tahun 1800-1930, gula merupakan produk olahan terpenting di dunia. Salah satu sosok penting dari perdagangan gula di Indonesia adalah Oei Tiong Ham.

Dilansir dari laman Kemdikbud, Oei Tiong Ham dilahirkan di Semarang pada tanggal 19 November 1866. Dia merupakan putra dari seorang pengusaha totok yang berasal dari Fujian, China, yang bernama Oei Tjie Sien. Ketika dewasa, sepak terjang di dunia bisnisnya mulai terkenal setelah mendirikan Oei Tiong Ham Concern (OTHC) yang nantinya menjadi perusahaan terbesar di Hindia Belanda.

Oei Tiong Ham memulai bisnis pertamanya dengan hasil bumi seperti kopi, karet, kapuk, gambir, tapioka, serta opium. Karena bisnisnya berkembang pesat, dia berani untuk mengakuisisi 5 pabrik gula yang akan bangkrut seperti Pabrik Gula Pakis, Rejoagung, Ponen, Tanggulangin, dan Krebet.

Bisnis gulanya berkembang pesat. Karena itulah, ia kemudian dikenal sebagai Raja Gula Asia dan menjadi orang terkaya se-Asia Tenggara.

Baca Selanjutnya: Meneruskan Usaha Sang Ayah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini