Mengenal Malam Nuzulul Quran, Ini Amalan yang Baik Dilakukan

Sabtu, 9 Mei 2020 13:00 Reporter : Ayu Isti Prabandari
Mengenal Malam Nuzulul Quran, Ini Amalan yang Baik Dilakukan al quran. shutterstock

Merdeka.com - Tepat hari ini, seluruh umat muslim dunia telah memasuki hari ke 16 bulan Ramadan. Memasuki waktu pertengahan bulan Ramadan ini, tentu saja umat muslim telah menanti datangnya malam Nuzulul Quran. Di mana pada mala mini, terjadi peristiwa besar dalam sejarah agama Islam yaitu malam pertama kali kitab Suci Alquran diturunkan.

Seperti diketahui, malam Nuzulul Quran sendiri jatuh setiap tanggal 17 Ramadan. Umat muslim pun berlomba-lomba memperbanyak amalan baik dengan membaca Alquran untuk memperingati peristiwa sejarah nan sakral ini. Ini juga menjadi kesempatan baik untuk seluruh umat muslim agar lebih mempelajari dan memaknai setiap perintah Allah yang tercantum di dalam Alquran.

Bukan hanya membaca Alquran, masyarakat muslim juga bisa melakukan berbagai amalan baik lainnya untuk bisa menambah pahala di malam yang penuh berkah ini. Mulai dari berdzikir, I’tikaf, juga melaksanakan ibadah salat malam.

Berikut kami telah merangkum penjelasan malam Nuzulul Quran beserta amalan baik yang bisa dilakukan untuk Anda.

1 dari 5 halaman

Mengenal Malam Nuzulul Quran

ramadan di rumah saja saatnya perbanyak hapalan surat pendek al quran

©2020 Merdeka.com

Seperti telah disebutkan sebelumnya, malam Nuzulul Quran merupakan malam di mana pertama kali kitab suci Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Malam diturunkannya Alquran ini jatuh pada malam 17 Ramadan.

Konon, pada malam 17 bulan Ramadan, malaikat jibril mengirimkan wahyu kitab suci Alquran kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Ini menjadi peristiwa dan sejarah besar bagi seluruh umat muslim. Tidak heran, seluruh umat muslim selalu menanti datangnya malam penuh berkah ini, dan mengisinya dengan ibadah dan amalan baik.

Namun seperti diketahui, bahwa masayrakat masih sering salah mengartikan bahwa malam Nuzulul Quran dengan malam Lailatur Qadar adalah hal yang sama. Padalah keduanya sebagai dua peristiwa besar yang berbeda dalam sejarah agama Islam.

Dilansir dari situs nu.or.id, disebutkan bahwa malam Lailaltul Qadar merupakan malam di mana Alquran diturunkan ke langit dunia dalam jumlah dan bentuk yang utuh. Lalu setelah dari langit dunia, kitab suci Alquran baru diturunkan secara bertahap.

Kemudian teori kedua menyebutkan bahwa malam Nuzulul Quran merupakan waktu di mana Quran diturunkan ke langit dunia secara bertahap selama 20 malam, yaitu setiap malam Lailatul Qadar. Itu artinya Alquran diturunkan selama 20 tahun, setiap malam Lailatul Qadar yang hanya terjadi satu kali di bulan Ramadan.

Banyak pendapat menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar kemungkinan besar terjadi pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Tidak heran di malam tersebut, menjadi kesempatan bagi umat mulsim untuk mempebanyak amalan baik agar mendapatkan berkah dari Allah SWT.

2 dari 5 halaman

Membaca Alquran

nikmatnya membaca al quran di bulan ramadan

©REUTERS

Dalam memperingati malam Nuzulul Quran, terdapat beberapa amalan baik yang bisa dilakukan. Amalan baik di malam Nuzulul Quran yang pertama tentu saja adalah membaca Alquran. Membaca kitab suci Alquran di malam ini pastinya menjadi keistimewaan tersendiri. Di mana setiap umat muslim yang mengamalkan ibadah ini bisa mendapatkan berkah yang baik dari Allah SWT.

Dalam hal ini, umat muslim bisa rutin membaca Alquran. Lebih baik lagi, jika malam membaca Alquran bisa khatam atau dituntaskan selama bulan Ramadan. Bisa mendapatkan khatam Alquran 1 kali saja selama bulan Ramadan, Anda sudah mendapatkan berkah yang luar biasa. Tentu saja kesempatan ini sangat sayang untuk dilewatkan.

3 dari 5 halaman

Melaksanakan Itikaf

ilustrasi sholat dhuha

©2020 Merdeka.com

Selain amalam malam Nuzulul Quran membaca Alquran, melaksanakan I’tikaf juga merupakan salah satu amalan baik yang bisa dilakukan. I’tikaf sendiri merupakan kegiatan menghabiskan malam di masjid.

I’tikaf juga dapat dipahami sebagai upaya berdiam diri di masjid dengan tujuan untuk beribadah semata-mata hanya kepada Allah SWT. Dalam hal ini, umat muslim dapat melewati malam I’tikaf dengan memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah.

Namun memang di kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, pemerintah dan ulama-ulama telah mengimbau seluruh masyarakat muslim untuk tidak melaksanakan I’tikaf di masjid terlebih dahulu. Masyarakat masih dapat melakukan amalan ini di rumah, yaitu dengan banyak berdzikir dan berdoa kepada Allah.

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga keselamatan di tengah ancaman virus corona yang masih berlangsung di berbagai negara, termasuk Indonesia.

4 dari 5 halaman

Menunaikan Salat Malam

ilustrasi sholat

©2020 Merdeka.com

Menunaikan ibadah salat malam juga menjadi salah satu amalan malam Nuzulul Quran yang baik untuk ditunaikan. Anda bisa melaksanakan ibadah salat malam lain, setelah selesai menunaikan ibadah salat tarawih dan tadarus.

Tentu saja ibadah ini dapat dilakukan di rumah. Mengingat imbauan pemerintah yang telah disampaikan untuk melakukan ibadah di rumah selama pandemi corona masih berlangsung.

5 dari 5 halaman

Memperbanyak Doa

ilustrasi sholat

©2020 Merdeka.com

Amalan baik di malam Nuzulul Quran terakhir bisa dilakukan dengan memperbanyak bacaan doa. Amalan ini dapat dilakukan dengan membaca doa-doa yang ada dalam Alquran, juga bacaan doa lain yang bisa dipanjatkan.

Dengan memperbanyak amalan malam Nuzulul Quran dengan doa, Anda bisa lebih mendekatkan diri serta memohon ampunan dari Sang Maha Pengampun, Allah SWT.

[ayi]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini