Kisah Pilu Karier Marshel Widianto, Pernah Dikucilkan saat Syuting Sinetron

Selasa, 12 Oktober 2021 15:44 Reporter : Denny Marhendri
Kisah Pilu Karier Marshel Widianto, Pernah Dikucilkan saat Syuting Sinetron Kisah Pilu Karier Marshel Widianto, Pernah Dikucilkan saat Syuting Sinetron. You Tube - Boy William

Merdeka.com - Marshel Widianto mengawali karier sebagai komika stand-up comedy. Kini dirinya mulai dikenal sebagai presenter. Selain itu, ia juga sudah merambah ke dunia akting.

Diketahui ia sudah bermain beberapa judul sinetron. Tentu, ia mempunyai pengalaman tersendiri saat melakukan produksi syuting sinetron.

Baru-baru ini, Marshel Widianto bercerita ketika dirinya dikucilkan saat syuting sinetron. Pastinya hal itu menjadi pengalaman tak terlupakannya. Berikut selengkapnya.

2 dari 4 halaman

Dikucilkan

kisah pilu karier marshel widianto pernah dikucilkan saat syuting sinetron
You Tube - Boy William

Pengalaman itu diungkapkan oleh Marshel Widianto dalam video perbincangannya bersama Boy william yang diunggah di kanal Youtube Boy William beberapa hari lalu. Dalam obrolan tersebut, Marshel Widianto menceritakan kisah yang dialaminya.

Saat ia mengawali kariernya sebagai pemain sinetron, ia sering kali mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan. Salah satunya saat ia ingin meminta make up kepada seorang MUA (Make Up Artist).

"Karena gue sering banget dikucilin gitu. Gue pernah itu waktu itu syuting sinetron," ungkap Marshel Widianto.

"Pas gue pengen make up, orang make up bilang 'udah sana langsung syuting aja'. Akhirnya gue langsung syuting aja," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Sutradara

Setelah ia tidak diberikan make up, dirinya langsung menuju lokasi syuting berada. Namun, setelah itu sang sutradara marah-marah kepadanya.

"Terus pas di tengah set, si sutradara itu bilang 'ini kenapa sih udah masuk set nggak di make up'," kata Marshel Widianto.

"Terus si tukang make up masuk ke tengah set bilang 'lu makanya kalau disuruh make up, make up'," imbuhnya.

4 dari 4 halaman

Stigma

Tidak langsung menyerah, Marshel Widianto mencoba kuat untuk menghadapi keadaan seperti itu di dunia profesional. Ia juga mengatakan bahwa dirinya hampir sama sekali tidak mempunyai hak istimewa di lingkungan sosial.

"Terus akhirnya gue mikir, orang yang mempunyai keadaan mirip kayak gue harus kuat menghadapi stigma-stigma seperti itu," ucapnya.

"Bahkan bukan hanya di dunia entertaiment, tapi di dunia pekerjaan pun susah. Tidak ada hak istimewa untuk orang seperti gue," pungkasnya.

[dem]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Marshel Widianto
  3. Tren
  4. Jateng
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini