Kerja Sama dengan Ojek, Begini Cara Travel Gelap Loloskan Pemudik di Pos Penyekatan

Sabtu, 8 Mei 2021 05:30 Reporter : Shani Rasyid
Kerja Sama dengan Ojek, Begini Cara Travel Gelap Loloskan Pemudik di Pos Penyekatan Cara pemudik lewati pos penyekatan. ©2021 Liputan6.com

Merdeka.com - Memasuki tanggal 6 Mei 2021, berbagai pos penyekatan didirikan untuk mencegah arus pemudik. Namun tetap saja ada pemudik yang nekat menerobos pos penyekatan itu dengan segala cara.

Bahkan hal ini dimanfaatkan oleh penyedia jasa transportasi yang terdampak pandemi untuk meraup keuntungan. Salah satunya adalah dengan menaikkan tarif transportasi. Harga yang mahal itu juga sudah termasuk jaminan bagi pemudik mereka bisa melewati pos penyekatan tanpa ketahuan petugas.

“Maaf kak, karena pencegatan, agak susah. Jadi tiket harga mahal,” kata salah seorang petugas layanan jasa transportasi asal Banyumas Raya, dikutip dari Liputan6.com pada Jumat (7/5).

2 dari 5 halaman

Jalan Malam Hari

cara pemudik lewati pos penyekatan
©2021 Liputan6.com

Salah satu cara agar para penyedia jasa travel mudik lolos penyekatan adalah dengan berjalan saat malam hari. Bagi mereka, penjagaan pada malam hari tidak seketat siang hari. Hal inilah yang diungkapkan petugas layanan transportasi asal Banyumas Raya itu.

“Maaf kak, kalau jam segini (siang hari) pencegatannya banyak. Paling agak malam kak. Jadi kalau malam cari aman,” kata petugas itu.

3 dari 5 halaman

Kerja Sama dengan Ojek

cara pemudik lewati pos penyekatan
©2021 Liputan6.com

Sementara itu, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menjalin kerja sama dengan ojek. Caranya, travel gelap menurunkan penumpang sebelum posko perbatasan di Jawa Barat, setelah itu penumpang turun dan melintasi perbatasan dengan ojek. Setelah berhasil masuk ke wilayah Jawa Tengah, pemudik dijemput oleh travel gelap lainnya.

“Saya hanya menjemput di Mergo,” ucap seorang supir travel.

4 dari 5 halaman

Sudah Terendus Petugas

cara pemudik lewati pos penyekatan
©2021 Liputan6.com

Kepala Dinas Perhubungan Cilacap, Tulus Wibowo, mengatakan bahwa modus seperti ini sebenarnya sudah terendus oleh petugas. Hal ini membuat penyekatan diperketat pada lima titik perbatasan.

Tulus mengungkapkan, dalam penyekatan tersebut, pihaknya fokus kepada kendaraan pribadi, angkutan umum, dan sepeda motor. Namun dalam operasi yang ia lakukan, belum ditemukan pemudik. Kebanyakan dari mereka adalah pelintas lokal.

“Tapi modus baru ini masih kami pelajari, pemudik dioper lewat perbatasan dengan ojek,” kata Tulus.

5 dari 5 halaman

Tidak Kalah Cerdik

cara pemudik lewati pos penyekatan
©2021 Liputan6.com

Sementara itu, Satlantas Polresta Banyumas tidak ingin kalah cerdik dengan penyedia jasa layanan transportasi atau travel gelap yang nekat menerobos penyekatan lewat jalur-jalur alternatif. Mereka menugaskan setiap polsek untuk berpatroli di jalur-jalur alternatif.

“Ini sudah dijelaskan oleh Kapolres dan Kabagops tempo lalu. Kita menggunakan patroli polsek di daerah-daerah,” kata Kasatlantas Polresta Banyumas Ari Prayitno. [shr]

Baca juga:
Penumpang Kereta di Stasiun Senen Turun 90 Persen Hari Ketiga Larangan Mudik
Cerita Pemudik yang Lolos Sampai Garut Bermodal Keyakinan 'Polisi Juga Manusia'
Polda Lampung Putar Balik 179 Kendaraan di Hari ke-2 Operasi Ketupat Krakatau
Jokowi Soal Larangan Mudik: Mari Tahan Diri Demi Keselamatan Bersama
Dishub DKI: SIKM Tidak Berlaku Bagi Pekerja Bodetabek
Tiadakan Acara Gelar Griya saat Idulfitri, Wali Kota Kediri Tegas Nyatakan Ini

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini