Kabar Terkini Virus Corona, Lebih dari 1.000 Orang Terinfeksi di Korea Selatan

Rabu, 26 Februari 2020 12:30 Reporter : Astuti Dwi Ramadhani
Kabar Terkini Virus Corona, Lebih dari 1.000 Orang Terinfeksi di Korea Selatan Kasus corona di Korea Selatan. ©2020 AFP Photo/Jung Yeon-je

Merdeka.com - Kasus virus corona masih menjadi sorotan dunia. Di Korea Selatan, kasus virus corona semakin bertambah banyak. Dilansir dari AFP, dalam empat hari tercatat lebih dari 1.000 kasus di Korea Selatan.

Tidak hanya di Semenanjung Korea, berdasarkan data arcGis, pe Rabu (26/2), ada 80.413 kasus virus corona di seluruh dunia. Tercatat korban meninggal berjumlah 2.708 sementara korban pulih ada 27.879 orang.

World Health Organization (WHO) memberikan peringatan terhadap perkembangan kasus ini secara global. WHO mengimbau setiap negara untuk menyiapkan diri untuk potensi penyebaran virus corona secara global.

1 dari 5 halaman

Virus Corona Terus Menyebar

kasus corona di korea selatan

2020 AFP Photo/Jung Yeon-je

Diketahui melonjaknya kasus penyebaran virus corona ini awalnya terjadi di Daegu. Daegu merupakan kota terbesar ke empat di Korea Selatan, dengan jumlah penduduk diperkirakan sekitar 2,5 juta orang.

Musibah ini berawal dari seorang wanita berusia 61 tahun yang menderita demam sejak 10 Februari lalu. Tetapi, ia tak mengetahui jika ia terkena virus corona. Kemudian, ia mendatangi pelayanan pada gereja Shincheonji.

Pelayanan itu dihadiri sekitar kurang lebih 1000 orang. Saat terkonfirmasi, 80 orang yang hadir dalam pelayanan di Gereja Shincheinji ikut terinfeksi virus tersebut. Bahkan, hingga hari ini virus corona masih menyebar ke berbagai negara. Tak hanya Korea Selatan, virus ini juga menyebar hingga ke Kawasan Timur Tengah dan Eropa.

2 dari 5 halaman

Penyebaran Virus Corona di Timur Tengah

wabah corona di iran

AFP

Virus corona yang berasal dari Wuhan ini penyebarannya kini sudah sampai Kawasan Timur Tengah. Pasien yang terinfeksi bahkan tercatat sudah sampai Iran, Israel, hingga Mesir.

Ada kasus yang terjadi karena ada warga China yang terinfeksi di negara tersebut, ada juga yang baru pulang dari kapal pesiar Diamond Princess, dan yang mengkhawatirkan di Iran yang positif Virus Corona lokal.

Melansir dari AFP, Uni Emirat Arab juga mengkonfirmasi warganya yang terkena virus corona. Kasus di Uni Emirat Arab baru saja melonjak menjadi 11 kasus. Mereka yang terinfeksi ada keluarga dari China, hingga orang asing dari Filipina dan Bangladesh.

Karena hal ini, pemerintah Uni Emirat Arab telah menutup penerbangan dari China kecuali Beijing.

3 dari 5 halaman

Lebih dari 1000 Orang Terinfeksi di Korea Selatan

kasus corona di korea selatan

2020 AFP Photo/Jung Yeon-je

Otoritas Korea Selatan mengatakan adanya 169 kasus baru sehingga kini angkanya menjadi 1.146 kasus. Kasus ini menjadi kasus terbesar penyebaran virus corona di luar China.

Korsel juga telah mengumumkan kasus kematian korban ke-11. Negeri ginseng kini sudah menjadikan dua kota ataupun kabupaten sebagai wilayah isolasi atau zona perawatan khusus, yakni Daegu dan Cheogdo.

Hal ini membuat pemerintah menginstruksikan warganya untuk tetap di rumah jika mereka mengalami masalah pernapasan atau demam, dan menerapkan aturan ketat.

4 dari 5 halaman

WHO Beri Peringatan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta dunia berbuat lebih banyak untuk mempersiapkan kemungkinan terjadinya penyebaran virus corona baru, atauCovid-19 secara global.

Meski menyatakan masih terlalu dini untuk menyebut penyakit itu sebagai pandemi, WHO menyebut bahwa negara-negara harus berada dalam fase kesiapsiagaan untuk menghadapi kemungkinan tersebut.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, semakin banyak kasus Covid-19 yang muncul di berbagai negara, seperti Korea Selatan, Italia, dan Iran, menimbulkan kekhawatiran akan pandemi. Namun, sebagian besar infeksi Covid-19 berada di China, yang menjadi pusat penyebaran virus.

Dia kembali menegaskan bahwa virus korona Covid-19 bisa diatasi dan negara-negara harus yakin akan hal itu dan melakukan berbagai upaya untuk menghadapinya.

"Pesan utama yang harus memberi semua negara harapan, keberanian, dan kepercayaan diri adalah bahwa virus ini dapat diatasi, memang ada banyak negara yang telah melakukan hal itu," kata Tedros.

5 dari 5 halaman

Kesiapan Indonesia Cegah Virus Corona

Menteri Kesehatan (Menkes) Indonesia, Terawan Agus Putranto memastikan kesiapan pemerintah dan tenaga medis mengantisipasi virus corona. Kesiapan ini disampaikan Terawan usai meninjau gedung BRI II, Jakarta, Kamis (23/1).

"Yang dari sana, Bangkok, lainnya, kita siaga dengan thermal check di bandara-bandara, siap semua," jelas Terawan. Untuk memastikan tidak kecolongan terkait masuknya virus Corona ke Indonesia, sejumlah bandara dan pelabuhan memberlakukan penanganan kesehatan ketat.

Selain itu, maskapai penerbangan juga secara resmi mengumumkan penghentian atau pembatalan sementara (suspends) penerbangan internasional pergi pulang (PP) rute Kuala Lumpur, Malaysia ke Wuhan, China hingga pemberitahuan lebih lanjut. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona.

[asr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini