Hindari Jebakan Listrik, Petani di Sukoharjo Basmi Hama Tikus Lewat Cara Unik Ini

Kamis, 13 Januari 2022 09:40 Reporter : Shani Rasyid
Hindari Jebakan Listrik, Petani di Sukoharjo Basmi Hama Tikus Lewat Cara Unik Ini Jebakan TIkus Tyto Alba. ©YouTube/Polres Sukoharjo

Merdeka.com - Selama ini, jebakan listrik banyak digunakan para petani untuk mengusir hama tikus. Namun cara ini sangat berisiko karena sudah banyak petani yang justru menjadi korban dari jebakan listrik tersebut.

Di Sragen, Jawa Tengah saja, sudah ada 23 orang yang meninggal akibat tersengat tegangan listrik beraliran tinggi itu sejak tahun 2020.

Hal itulah yang menjadi keprihatinan para petani di berbagai tempat. Di Sukoharjo, para petani di sana punya cara unik membasmi hama tikus tanpa jebakan listrik.
Lalu bagaimana caranya? Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Pernah Terjadi Serangan Hama Tikus

jebakan tikus tyto alba

©YouTube/Polres Sukoharjo

Sri Wijiastuti, Penyuluh Pertanian dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo mengatakan, dulu di wilayah Sukoharjo pernah terjadi serangan hama tikus yang berimbas pada gagalnya panen hasil pertanian.

Untuk membasmi hama itu, Pemkab Sukoharjo telah melakukan berbagai cara seperti pengeposan, sanitasi, dan tanam bersama. Namun waktu itu hama tikus masih ada. Akhirnya dilakukanlah cara Tyto Alba.

“Karena pengembangbiakan Tyto Alba ini sangat luar biasa, setahun dua kali, ketika satu ekor bertelur 7-10, pengembangannya kita bantu,” kata wanita yang akrab disapa Tutik itu dikutip dari kanal YouTube Polres Sukoharjo pada Selasa (11/1).

3 dari 4 halaman

Burung Predator

jebakan tikus tyto alba©YouTube/Polres Sukoharjo

Di sela-sela kesibukannya, Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho sempat mengunjungi salah satu tempat pengembangbiakan burung hantu Tyto Alba di Kelurahan Sukoharjo. Wahyu mengatakan bahwa Tyto Alba merupakan burung predator yang cukup produktif. Hal ini dikarenakan dalam sehari burung itu bisa makan 1-3 tikus dan total dengan cengkramannya bisa membunuh 10 tikus per hari.

“Jadi burung hantu Tyto Alba ini merupakan karnivora yang dikenal menjadikan tikus sebagai musuh alaminya. Oleh karena itu burung ini dapat dimanfaatkan di lahan pertanian sebagai pengendalian hama tikus secara alami,” ujar Wahyu.

4 dari 4 halaman

Sudah Dimanfaatkan di Berbagai Tempat

jebakan tikus tyto alba©YouTube/Polres Sukoharjo

Kapolres mengatakan, pemanfaatan Tyto alba sebagai pengendali tikus secara alami ini sebenarnya sudah dilakukan para kelompok tani di berbagai tempat. Dalam kesempatan itu Kapolres juga memberikan imbauan kepada petani tentang bahaya pengendalian hama tikus dengan jebakan listrik. Dia juga mengungkapkan saat ini sudah tercatat beberapa kasus terkait jebakan listrik itu yang sebagian besar adalah senjata makan tuan.

“Di mana Polda Jawa Tengah dan jajarannya akan menindak tegas pemilik atau pemasang jebakan tikus yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia,” kata AKBP Wahyu dikutip dari kanal YouTube Polres Sukoharjo.

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. Sukoharjo
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini