Gunakan Gedung Pameran, Ini Potret Pusat Karantina Singapura yang Dijaga Robot

Senin, 27 April 2020 15:45 Reporter : Denny Marhendri
Gunakan Gedung Pameran, Ini Potret Pusat Karantina Singapura yang Dijaga Robot pusat karantina singapura. Reuters

Merdeka.com - Persebaran virus corona di seluruh negaradi duniasampai saat ini masih menjadi kekhawatiran banyak orang. Sudah banyak upaya dan kebijakan yang dilakukan berbagai negara untuk membantu masyarakatnya.

Hal itu juga dilakukan oleh negara Singapura dalam menangani pasien kasus virus corona. Apa lagi Singapura mengalami lonjakan pasien kasus virus corona dengan cepat.

Informasi yang dilansir South China Morning Post, pada Minggu (26/4) sudah ada 12.000 kasus virus corona di Singapura yang berpenduduk 5,7 juta.

Sebagian besar persebaran terdapat di asrama-asrama sempit sebagai tempat tinggal ratusan pekerja dari Asia Selatan.

1 dari 3 halaman

Gunakan Gedung Pameran

pusat karantina singapura

Reuters

Penanganan yang dilakukan oleh Singapura dalam menangani lonjakan kasus virus corona tersebut adalah dengan membuat pusat karantina. Singapura kemudian menggunakan gedung pameran Changi Exhibition Centre untuk menampung 4.000 pasien yang telah sembuh dari virus corona dan beberapa pasien yang mengalami gejala ringan.

"Seluruh proses persiapan infrastruktur untuk menggunakan gedung tersebut memakan waktu enam hari," kata Joseph Tan selaku anggota komite persiapan fasilitas sementara.

Sedangkan untuk fasilitas yang terdapat di gedung tersebut ada banyak kamar yang sudah disekat-sekat, satu kamar terdiri dari 8 sampai 10 orang, dan didukung dengan perabot rumah tangga. Bahkan tidak hanya pasien dalam negeri saja, pasien dari Bangladesh dan India pada Sabtu (25/5) sudah dipindahkan ke gedung ini.

2 dari 3 halaman

Gunakan Robot Penjaga

pusat karantina singapura

Reuters

Fasilitas lainnya sebagai pendukung di pusat karantina tersebut adalah setiap kamar terdapat monitor untuk tekanan darah dan peralatan kesehatan untuk pasien bisa memeriksa kondisi kesehatannya sendiri.

Sedangkan untuk pusat karantina di Changi menggunakan fasilitas robot kendali jarak jauh yang dapat memberikan kebutuhan logistik dan alat komunikasi panggilan video guna mengurangi kontak fisik.

Kebutuhan logistik-logistik tersebut dikirimkan melalui robot berbentuk hewan berkaki empat buatan Boston Dynamics. Bahkan robot tersebut bisa mengukur suhu tubuh pasien.

3 dari 3 halaman

Tambah Pusat Karantina

pusat karantina singapura

Reuters

Rencana tersebut akan dilakukan Singapura untuk memberikan fasilitas kesehatan kepada 15.000 pekerja asing. Nantinya pusat karantina tersebut akan berada di pelabuhan pengapalan Tanjong Pagar dengan menggunakan bangunan tenda non permanen.

"Kami terus mencari lahan-lahan lain yang bisa dimanfaatkan, termasuk pembangunan fasilitas untuk kasus-kasus virus corona termasuk pekerja yang terinfeksi," jelas seorang juru bicara dari Kementerian Pembangunan Nasional.

[dem]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini