Efek Samping Jambu Biji bagi Kesehatan, Perhatikan Setiap Kondisinya

Minggu, 14 Februari 2021 17:00 Reporter : Ayu Isti Prabandari
Efek Samping Jambu Biji bagi Kesehatan, Perhatikan Setiap Kondisinya ilustrasi jambu biji. ©www.healthyfoodadvice.net

Merdeka.com - Bagi masyarakat yang tinggal di iklim tropis seperti Indonesia, tentu sudah tidak asing dengan buah jambu biji. Jambu biji memang merupakan salah satu buah yang banyak ditemui di pasaran. Bahkan buah yang satu ini tidak mengenal musim, sehingga produksinya selalu ada di setiap waktu.

Tidak heran jika jambu biji termasuk buah yang sering dikonsumsi masyarakat. Selain dapat dimakan secara langsung, buah jambu biji biasanya juga diolah menjadi berbagai macam hidangan. Mulai dari rujak buah, asinan buah, hingga dicampurkan ke dalam sajian es buah lengkap yang nikmat. Rasa jambu biji yang manis dan sedikit asam tentu memberikan sensasi kesegaran tersendiri ketika dikonsumsi.

Selain rasanya yang lezat, jambu biji juga dikenal mempunyai beragam khasiat untuk kesehatan. Dalam hal ini, biasanya jambu biji dikonsumsi untuk membantu proses penyembuhan pasien demam berdarah. Bukan hanya itu, jambu biji juga diketahui sangat bermanfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi gejala diare, mengatasi sakit perut, hingga diabetes.

Meskipun begitu, konsumsi jambu biji ini ternyata tidak lepas dari risiko efek samping. Terdapat beberapa efek samping jambu biji yang bisa terjadi pada orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Mulai dari ibu hamil dan menyusui, penderita eksim, hingga diabetes. Dengan begitu, konsumsi jambu biji ini perlu diperhatikan dengan baik untuk tujuan keamanan.

Dilansir dari WebMD, berikut merdeka.com merangkum beberapa efek samping jambu biji bagi kesehatan dan berbagai informasi lainnya yang perlu Anda ketahui.

2 dari 4 halaman

Mengenal Buah Jambu Biji dan Kandungannya

ilustrasi jambu biji
©Wikimedia Commons/Midori

Sebelum mengetahui efek samping jambu biji, perlu dipahami terlebih dahulu informasi buah jambu biji dan kandungannya. Meskipun banyak ditemui di negara tropis, namun buah jambu biji ini berasal dari negara Amerika Tengah dan Selatan.

Buahnya yang manis sedikit asam dan mengandung banyak air, sering kali diolah menjadi berbagai minuman segar. Bukan hanya itu, jambu biji juga bisa diolah menjadi selai dan makanan lainnya.

Selain buahnya, daun jambu biji juga sering kali digunakan untuk bahan ramuan obat yang berguna untuk beragam penyakit. Dalam hal ini, daun jambu biji sering dikonsumsi untuk mengatasi masalah lambung dan usus.

Di samping itu, konsumsi daun jambu biji juga bermanfaat untuk penderita diabetes dan membantu proses penyembuhan luka. Sementara itu, buah jambu biji dapat dikonsumsi untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Beberapa manfaat jambu biji tersebut tidak lain didapatkan dari berbagai kandungan di dalamnya. Jambu biji merupakan sumber vitamin C, serat, dan zat lain yang berfungsi sebagai antioksidan.

Antioksidan memperlambat atau menghentikan efek berbahaya dari oksidasi. Sementara daun jambu biji juga mengandung bahan kimia dengan antioksidan dan efek lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan.

3 dari 4 halaman

Manfaat Jambu Biji

ilustrasi jambu biji©2019 Merdeka.com/Pixabay

Sebelum mengetahui beberapa efek samping jambu biji dan berbagai kondisinya, perlu diketahui terlebih dahulu beragam manfaat yang bisa didapatkan dari buah berbiji ini. Seperti yang telah dijelaskan, bahwa buah jambu biji maupun daunnya sering kali dibuat sebagai bahan obat untuk mengatasi beragam penyakit.

Berikut beberapa kegunaan jambu biji dan daunnya untuk kesehatan yang perlu diketahui :

  • Diare. Mengonsumsi ekstrak daun jambu biji dengan terapi rehidrasi oral (ORT) dapat membantu mengurangi gejala sakit perut yang terjadi
  • Kram menstruasi (dismenore). Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak daun jambu biji dapat mengurangi kram menstruasi dalam jumlah kecil.
  • Bentuk ringan penyakit gusi (radang gusi). Membilas mulut dengan ekstrak daun jambu biji dapat mengurangi penyakit gusi pada penderita radang gusi. Meskipun tidak dapat mengurangi plak.
  • Tekanan darah tinggi. Penelitian awal menunjukkan bahwa makan jambu biji dalam jumlah besar setiap hari sebagai pengganti makanan tinggi lemak selama 12 minggu menurunkan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah tinggi.
  • Sakit lutut. Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak daun jambu biji dapat mengurangi sedikit rasa sakit dan kekakuan pada orang dengan nyeri lutut.
  • Sakit perut.
  • Kolitis ulseratif.
  • Muntah.
  • Gas (perut kembung).
  • Diabetes.
  • Batuk.
  • Katarak.
  • Kolesterol Tinggi.
  • Penyakit jantung.
  • Kanker.
  • Kegemukan.
  • Rasa sakit.
  • Pertumbuhan rambut.
  • Kesehatan kulit dan kuku.
  • Tidur.
  • Infeksi kulit, saat dioleskan ke kulit.
  • Demam, saat dioleskan ke kulit.
  • Infeksi dan iritasi vagina, saat dioleskan ke kulit.
  • Luka kulit, saat dioleskan ke kulit.
4 dari 4 halaman

Efek Samping Jambu Biji

biji©www.healthyfoodadvice.net

Setelah mengetahui berbagai manfaat jambu biji, berikutnya terdapat beberapa efek samping jambu biji yang perlu diperhatikan. Efek samping jambu biji ini terkait pada beberapa kondisi kesehatan tertentu, mulai dari ibu dengan kondisi hamil atau menyusui, penderita eksim, hingga diabetes.

Anda yang mempunyai beberapa risiko ini perlu memperhatikan efek samping jambu biji dengan baik agar tetap aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan gangguan parah. Berikut beberapa efek samping jambu biji yang perlu Anda ketahui :

  • Jika diminum : Buah jambu biji jika dikonsumsi sebagai makanan. Ekstrak buah jambu biji dan daun jambu biji juga aman bila digunakan sebagai obat jangka pendek. Namun efek samping ekstrak daun jambu biji dapat menyebabkan mual sementara atau sakit perut pada beberapa orang.
  • Jika dioleskan ke kulit : Ekstrak daun jambu biji aman bila dioleskan ke kulit atau di dalam mulut sebagai bilasan. Namun cara ini mungkin dapat menyebabkan iritasi kulit pada beberapa orang.
  • Kehamilan dan menyusui : Jambu biji aman bila dikonsumsi sebagai makanan. Namun belum ada cukup informasi yang dapat dipercaya untuk mengetahui apakah jambu biji aman digunakan sebagai obat saat hamil atau menyusui. Anda bisa mengonsumsi jambu biji secukupnya untuk konsumsi sehari-hari
  • Eksim : Ekstrak daun jambu biji dapat memperburuk eksim. Ekstrak daun jambu biji mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada penderita kondisi kulit seperti eksim. Jika Anda mengalami eksim, gunakan ekstrak daun jambu biji dengan hati-hati.
  • Diabetes : Jambu biji dapat menurunkan gula darah. Jika Anda menderita diabetes dan menggunakan jambu biji, periksa gula darah Anda dengan cermat terlebih dahulu. Anda juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menanyakan keamanannya.
  • Pembedahan: Jambu biji bisa menurunkan gula darah. Secara teori, jambu biji dapat meningkatkan risiko pendarahan atau mengganggu kontrol gula darah selama dan setelah prosedur pembedahan operasi. Hentikan penggunaan jambu biji sebagai obat minimal 2 minggu sebelum jadwal operasi.

[ayi]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. Berita Jateng
  4. Ragam
  5. Jambu Biji
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini