Demo Tolak UU Omnibus Law di Jogja Berakhir Rusuh, Ini 4 Fakta Terbarunya

Kamis, 8 Oktober 2020 20:08 Reporter : Shani Rasyid
Demo Tolak UU Omnibus Law di Jogja Berakhir Rusuh, Ini 4 Fakta Terbarunya Demo Tolak UU Cipta Kerja di Yogyakarta. ©YouTube/Jogja TV

Merdeka.com - Pada Kamis (8/10) siang, aksi unjuk rasa menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja oleh berbagai elemen buruh, mahasiswa, serta pelajar di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, berlangsung ricuh.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu awalnya berlangsung damai dengan orasi secara bergantian berisi tuntutan penolakan UU Cipta Kerja.

Namun saat gelombang massa semakin bertambah, kerusuhan tak bisa terhindarkan. Sejumlah lemparan batu dan botol air minum beterbangan di depan Gedung DPRD DIY yang berlokasi di Jalan Malioboro itu. Pelemparan batu melebar di sekitar area gedung DPRD DIY hingga mengenai sejumlah bangunan.

Polisi yang membuat barikade tak mampu menahan gelombang massa sehingga menggerakkan mobil water canon. Selain itu, polisi juga menembakkan gas air mata ke arah massa aksi. Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Telah Mempersilakan Masuk...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. DIY
  3. Jateng
  4. Berita
  5. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini