Berhati Lembut, Pengusaha Cantik Asal Semarang Ini Pekerjakan Puluhan Difabel

Jumat, 13 Maret 2020 09:00 Reporter : Shani Rasyid
Berhati Lembut, Pengusaha Cantik Asal Semarang Ini Pekerjakan Puluhan Difabel Dea Valencia. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sudah cantik, berhati lembut pula. Itulah yang ada pada diri Dea Valencia. Desainer grafis asal Semarang yang sudah menjadi seorang pengusaha sukses di usia muda. Dengan bisnis “batik kultur” yang ia miliki, produk batik Dea berhasil menembus pasar internasional.

Tidak hanya sukses, Dea punya kisah inspiratif yang menggugah hati. Dea memiliki jiwa sosial yang tinggi. Lewat usaha yang dirintisnya, ia dapat mempekerjakan puluhan difabel untuk memproduksi batik. Siapa Dea Valencia ini?

1 dari 6 halaman

Bantu Mama Berjualan Batik

dea valencia

revolusimental.go.id

Kesuksesan Dea saat ini telah dirintis sejak kecil. Sewaktu kecil, Dea rajin membantu ibunya menjual baju batik lawas. Dikutip dari Liputan6.com (25/3/2019), selain berjualan batik, Dea juga sering membaca buku yang berkaitan dengan batik.

Karena itulah akhirnya ia jatuh cinta dengan kain khas Indonesia itu dan mulai menekuninya sebagai bisnis.

2 dari 6 halaman

Ingin Punya Baju Cantik

001 nanda farikh ibrahim

2017 Merdeka.com

Liputan6.com menyebut, kecintaan Dea dengan produk batik kultur bermula saat Dea ingin memiliki baju cantik seperti yang ia mau. Karena tidak bisa beli baju sendiri, ia kemudian menggunting-gunting sendiri batik lawas dan menjahitnya dengan model yang ia inginkan.

3 dari 6 halaman

Memulai Usaha

dea valencia

2020 dream.co.id

Kisah batik kultur dimulai dari seorang penjahit yang berada di sudut rumahnya. Dea sendiri waktu itu sebenarnya belum bisa mendesain baju. Karena itu, dia hanya mengandalkan imajinasi yang kemudian ia kirim ke seorang juru gambar kepercayaannya.

Dalam memulai usahanya, Dea tidak ingin menjual sebuah produk yang ia sendiri tidak suka. Hal inilah yang kemudian menjadi kunci kesuksesan Batik Kultur di tangan Dea Valencia.

4 dari 6 halaman

Omset Ratusan Juta

budiarto

Instagram Dea Valencia Budiarto

Batik kultur mendapat respon yang luar biasa di pasaran, terutama bagi para pencari barang secara daring. Dea mengakui bahwa kesuksesan bisnisnya tak lepas dari peran media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Karena itulah ia berhasil mendapat omset ratusan juta rupiah dalam satu bulan. Kesuksesan yang diraih Dea tidak ia dapatkan secara sekejap mata. Ada ketekunan dan kerja keras dalam menjalani bisnis yang ia geluti.

5 dari 6 halaman

Memperkerjakan Karyawan Disabilitas

budiarto

Instagram Dea Valencia Budiarto

Dea dibantu 120 orang karyawan dalam menjalankan usahanya. Sebagian dari mereka merupakan penyandang disabilitas yang memiliki semangat dan kerja keras dalam mengangkat batik kultur. Soal memperkerjakan karyawan disabilitas itu, Dea mempunyai alasan sendiri.

"Aku ingin memberikan mereka kesempatan untuk memberikan kontribusi di balik perbedaan mereka. Ternyata ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari mereka seperti ketekunan dan semangat untuk belajar," ujar Dea dilansir dari Liputan6.com (25/3/2019)

6 dari 6 halaman

Ingin Kuliah di Luar Negeri

Dea sudah memasuki dunia perkuliahan saat ia masih berumur 15 tahun dan memperoleh gelar sarjananya di usia 19 tahun. Semasa itu, ia megnaku motivasi awalnya untuk berjualan batik adalah hanya ingin menghasilkan uang sendiri. Sementara itu mimpi utamanya yang belum terwujud hingga kini adalah berkuliah di luar negeri.

"Ingin melanjutkan sekolah di luar negeri. Tapi sampai sekarang belum kesampaian karena masih melanjutkan bisnis batik ini," kata Dea.

[shr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini