Banjir Bandang Terjang Cilacap, Bengkel Elektronik Roboh Rugi hingga Puluhan Juta

Jumat, 12 Agustus 2022 15:30 Reporter : Shani Rasyid
Banjir Bandang Terjang Cilacap, Bengkel Elektronik Roboh Rugi hingga Puluhan Juta Banjir bandang di Cilacap. ©YouTube/Liputan6

Merdeka.com - Walau kini tengah memasuki musim kemarau, hujan tetap terjadi di beberapa tempat. Salah satu daerah yang diguyur hujan itu adalah Cilacap.

Hujan yang mengguyur kawasan Cilacap dan sekitarnya membuat beberapa titik terendam banjir. Salah satunya adalah di Desa Wanareja. Bahkan banjir yang terjadi di sana menyebabkan sebuah bengkel elektronik roboh diterjang banjir bandang. Akibatnya seluruh barang elektronik yang ada di bengkel itu rusak.

Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Rugi Puluhan Juta Rupiah

banjir bandang di cilacap

©YouTube/Liputan6

Banjir bandang itu terjadi pada Rabu (10/8) sore. Akibat banjir itu, sebuah bengkel elektronik roboh karena tak kuat menahan derasnya arus. Akibatnya puluhan barang elektronik di dalam bengkel itu rusak karena tertimpa bangunan dan terendam air. Akibatnya pemilik bengkel rugi hingga puluhan juta rupiah.

“Ini bagian belakang bangunan, sama unit-unit laptop yang tertimpa bangunan ini. Kalau ditaksir sekitar Rp20-30 juta,” kata Tri Hariyanto, pemilik bengkel itu dikutip dari kanal YouTube Liputan6 pada Jumat (12/8).

3 dari 4 halaman

Banjir Rendam Sawah Siap Panen

banjir bandang di cilacap

©YouTube/Liputan6

Selain menerjang toko barang elektronik, banjir tersebut juga merendam sawah siap panen. Banjir yang terjadi itu disebabkan tingginya intensitas hujan dalam beberapa jam sebelumnya. Dangkalnya sungai membuat air meluap dan banjir tak terhindarkan. Ratusan hektare sawah juga terendam. Karena peristiwa ini para petani merugi karena padi yang terendam sudah memasuki masa panen.

Tak hanya banjir, hujan deras yang mengguyur Cilacap juga menyebabkan longsor, yaitu di Desa Adimulya. Longsor yang terjadi di tanah milik perhutani itu menutup ruas jalan kabupaten yang menjadi jalur alternatif Adimulya-Malabar.

Panjang longsoran di ruas jalan itu mencapai 10 meter, lebar 10 meter, kemiringan 25 meter, dan ketebalan material 2,5 meter. Akibat longsoran itu, untuk sementara jalur hanya bisa dilalui kendaraan roda dua sehingga menghambat mobilitas warga.

4 dari 4 halaman

Peringatan BMKG

banjir bandang di cilacap
©YouTube/Liputan6

Sebelumnya, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di mana terjadi potensi hujan pada hari Kamis (11/8) pagi hingga malam. Menyikapi hal itu, BNPB mengimbau pada masyarakat untuk waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana yang dapat dipicu faktor cuaca.

Upaya seperti monitoring lereng perbukitan, susur sungai, dan pembersihan aliran sungai serta irigasi dapat dilakukan secara berkala untuk meminimalisir potensi bencana susulan. Apabila hujan terjadi lebih dari satu jam, maka masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, lereng gunung, atau tebing diharapkan mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. Cilacap
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini