Bahaya Menghilangkan Karbohidrat dalam Asupan Harian, Waspadai Gejalanya

Selasa, 28 September 2021 20:40 Reporter : Ayu Isti Prabandari
Bahaya Menghilangkan Karbohidrat dalam Asupan Harian, Waspadai Gejalanya ilustrasi karbohidrat. ©www.dfitpt.com

Merdeka.com - Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang memang perlu dilakukan oleh setiap orang. Bukan tanpa alasan, memperhatikan asupan makanan sehari-hari tentu menjadi cara yang baik untuk menjaga tubuh tetap sehat. Selain itu, cara ini juga baik dilakukan untuk menjaga bentuk tubuh yang sehat dan ideal.

Dengan alasan itulah, tidak heran jika banyak orang mulai menerapkan program diet sehat yang untuk menjaga kesehatan dan penampilan. Namun tidak sedikit pula orang yang ingin mendapatkan hasil instan dengan melakukan diet cukup ekstrem. Salah satunya dengan menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian.

Menghilangkan karbohidrat atau tidak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat memang dapat membantu menurunkan berat badan dengan efektif. Namun sebenarnya terdapat beberapa efek samping yang perlu diwaspadai. Bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian ini bisa memicu beberapa gejala seperti tubuh yang terasa lelah, sembelit, sakit kepala, hingga sulit konsentrasi.

Bukan hanya itu, bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian juga dapat menyebabkan penurunan gula darah dan peningkatan kadar kolesterol. Tentu jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini dapat memicu beberapa gangguan kesehatan. Dengan begitu, penting bagi Anda untuk memperhatikan berbagai risiko kesehatan sebelum menerapkan diet ketat.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut kami merangkum bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian yang perlu diketahui.

2 dari 11 halaman

Mengenal Karbohidrat dan Fungsinya

putih
©lifehacker.com

Sebelum mengetahui berbagai bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan karbohidrat.

Karbohidrat adalah molekul gula yang dapat dicerna oleh tubuh untuk menghasilkan glukosa. Ini mencakup makanan yang mengandung pati, gula, dan serat se[erti buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran, biji-bijian, dan produk susu. Bersama dengan lemak dan protein, karbohidrat tergolong sebagai salah satu zat gizi makro yang harus dicukupi 

3 dari 11 halaman

dengan baik.

Bukan tanpa alasan, melalui asupan karbohidrat, tubuh mendapatkan bahan bakar yang cukup untuk menjalankan tubuh atau aktivitas sehari-hari. Bagi banyak orang yang sering menghitung berapa banyak kalori yang dibakar sepanjang hari, mereka kerap salah mengira bahwa kalori hanya digunakan saat mereka melakukan aktivitas fisik.

Secara umum, tubuh terus-menerus menggunakan energi untuk memastikan bahwa organ jantung tetap memompa, pencernaan bekerja dengan baik, begitu juga dengan sistem pernapasan, suhu tubuh, dan hormon.

Selain itu, karbohidrat juga mendukung sistem saraf pusat dan fungsi otak. Seperti mempengaruhi pembentukan memori, pengambilan keputusan, fluktuasi suasana hati, kewaspadaan, dan relay impuls saraf.

4 dari 11 halaman

Gula Darah Rendah

Setelah mengetahui pengertian dan fungsinya, terdapat beberapa efek atau bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian yang perlu Anda ketahui. Pertama, mengonsumsi sedikit atau menghindari karbohidrat dapat menyebabkan gula darah rendah.

ekstrem
© sheknows.com

Tanpa mengonsumsi karbohidrat tubuh akan kekurangan energi dan gula secara signifikan. Akibatnya, Anda cenderung ingin mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengenyangkan dan mengandung gula lebih banyak untuk mengisi energi secara instan. Tentu ini akan berdampak buruk bagi kesehatan dan dapat memicu obesitas.

5 dari 11 halaman

Kelelahan

letih lesu
©2015 Merdeka.com

Bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian juga dapat menyebabkan kondisi kelelahan. Tidak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dengan cukup dan konsisten dapat menyebabkan tubuh lelah, lesu, dan lemas.

Ketika Anda mengganti asupan karbohidrat dengan protein dan lemak, justru ini akan membutuhkan waktu lama untuk diserap dan dicerna tubuh. Berbeda dengan karbohidrat yang merupakan energi instan sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh untuk.

6 dari 11 halaman

Sembelit

Bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian berikutnya dapat menyebabkan gangguan sembelit. Ketika Anda mengurangi asupan karbohidrat, maka tubuh mendapatkan lebih sedikit asupan serat.

Tubuh yang kekurangan serat tentu akan memberikan efek buruk pada sistem pencernaan dan metabolisme. Salah satu akibatnya, Anda bisa mengalami susah buang air besar secara teratur atau sembelit. Lebih lanjut, kondisi sembelit akan menyebabkan perut kembung, kram perut, dan perut bergas. Meskipun ini merupakan kondisi umum, namun gejala ini sangat mengganggu aktivitas keseharian.

7 dari 11 halaman

Sakit Kepala

Sakit kepala juga termasuk salah satu bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian. Risiko ini tidak lain dipengaruhi oleh kondisi kadar gula darah yang terlalu rendah.

kepala
©2015 Merdeka.com/shutterstock

Jika Anda mengurangi atau bahkan menghindari konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, tentu dapat berpengaruh pada penurunan gula darah dalam tubuh. Selanjutnya kondisi ini akan menyebabkan beberapa gejala seperti kepala pusing atau nyeri yang cukup mengganggu.

8 dari 11 halaman

Kolesterol Meningkat

010 magang
©2017 istock.com

Bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian selanjutnya yaitu dapat meningkatkan kadar kolesterol. Hal ini sangat mungkin terjadi ketika Anda mengganti konsumsi karbohidrat dengan protein hewani. Konsumsi produk hewani yang mengandung protein tinggi tentu dapat mendukung peningkatan kolesterol jahat atau HDL dalam tubuh.

Jika kadar kolesterol jahat lebih banyak, ini perlu diwaspadai karena dapat memicu beberapa gangguan kesehatan seperti penyakit jantung dan peningkatan risiko aterosklerosis.

9 dari 11 halaman

Penurunan Vitamin

Penurunan vitamin juga termasuk bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian yang perlu Anda perhatikan. Perlu dipahami, bahwa untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh, maka Anda memerlukan asupan makanan yang seimbang.

Jika Anda melewatkan asupan karbohidrat, ini mungkin berpengaruh pada penyerapan beberapa nutrisi. Di mana Anda mungkin akan kehilangan asupan vitamin yang cukup seperti vitamin B, antioksidan, serta fitonutrien yang menyertai karbohidrat sehat.

10 dari 11 halaman

Sulit Konsentrasi

Bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian berikutnya yaitu sulit konsentrasi. Perlu diketahui, bahwa karbohidrat merupakan sumber bahan bakar yang berperan dalam sistem kerja dan fungsi otak.

Jika Anda memotong atau menghindari konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, maka sistem kerja otak akan mulai terganggu, salah satu gejalanya mungkin Anda akan sulit berkonsentrasi. Tentu kondisi ini akan mengganggu kegiatan kesehatan, terutama jika Anda sehari-hari disibukkan dengan pekerjaan yang memerlukan daya pikir.

11 dari 11 halaman

Rasa Lapar yang Meningkat

003 febrianti diah kusumaningrum
Shutterstock/Ilya Andriyanov

Bahaya menghilangkan karbohidrat dalam asupan harian yang terakhir yaitu dapat meningkatkan rasa lapar. Jika Anda tidak makan karbohidrat, biasanya tubuh akan selalu merasa lapar. Kondisi ini mungkin akan meningkatkan hasrat makan yang lebih banyak untuk mencukupi energi yang hilang.

Jika dibiarkan, hal ini bisa mendukung peningkatan berat badan yang tidak sehat. Dengan begitu, lebih baik perhatikan asupan makanan yang seimbang sehingga tubuh dapat berfungsi dengan baik.

[ayi]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini