Bacaan Sholat Jenazah Takbir ke 3, Perhatikan Perbedaan Lafalnya
Merdeka.com - Sholat jenazah adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim sebagai penghormatan terakhir kepada seseorang yang telah meninggal dunia. Sholat jenazah biasanya dilakukan sebelum jenazah dimakamkan.
Dalam pelaksanaannya, sholat jenazah dilakukan dengan cara membaca doa dan beberapa gerakan sholat khusus, yaitu empat kali takbir. Dalam sholat jenazah juga tidak ada gerakan rukuk, itidal, dan sujud, melainkan hanya takbir sebanyak empat kali dengan membaca doa, lalu diakhiri dengan salam.
Sebagai kegiatan yang sering dilakukan dalam keseharian, maka penting bagi Anda untuk memahami bagaimana tata cara sholat jenazah yang benar. Terutama, Anda perlu memperhatikan bacaan doa yang dibaca setiap gerakannya, termasuk bacaan sholat jenazah takbir ke 3.
Sebab, bacaan sholat jenazah takbir ke 3 harus memiliki dua lafal doa yang berbeda untuk mendoakan jenazah. Di mana Anda perlu memperhatikan jenis kelamin jenazah yang meninggal. Dengan mengetahui bacaan yang benar, maka Anda bisa mempraktikkan sholat jenazah dengan baik sesuai dengan syariat Islam.
Dikutip dari NU Online, berikut kami merangkum rukun dan bacaan sholat jenazah takbir ke 3 hingga salam, perlu Anda simak.
Bacaan Niat dan Gerakan Berdiri
Bacaan Niat Sholat Jenazah
Sebelum mengetahui bacaan sholat jenazah takbir ke 3, perlu dipahami terlebih dahulu bacaan untuk rukun pertama sholat jenazah, yaitu niat. Dalam hal ini, Anda perlu membedakan lafal bacaan niat untuk jenazah laki-laki dan perempuan. Bacaan niat ini dibaca sebelum melakukan gerakan takbiratul ihram. Berikut bacaan niatnya.
Ushalli ‘alâ hâdzal mayyiti fardlan lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Aku niat shalat atas jenazah (laki-laki) ini fardhu karena Allah ta’âlâ.”
Ushalli ‘alâ hâdzihil mayyitati fardlan lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Aku niat shalat atas jenazah (perempuan) ini fardhu karena Allah ta’âlâ.”
Ushalli ‘alâ man shalla ‘alaihil imâmu ma’mûman fardlan lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Aku niat shalat atas jenazah yang dishalati imam fardhu karena Allah ta’âlâ.”
Gerakan Berdiri
Rukun kedua sholat jenazah adalah gerakan berdiri. Diwajibkan bagi siapa saja yang melakukan sholat jenazah untuk berdiri tegak seperti berdiri ketika melaksanakan sholat lima waktu. Bagi yang tidak dapat berdiri, maka diperbolehkan melakukan sholat jenazah dengan cara duduk.
Selanjutnya, melakukan takbir sebanyak empat kali. Setiap melakukan takbir, diwajibkan untuk mnegangkat kedua tangan sejajar pundak kemudian meletakkan tangan di atas dada sama seperti ketika melakukan sholat lima waktu. Penjelasan bacaan takbir dalam sholat jenazah akan dijelaskan lengkap pada poin selanjutnya.
Bacaan Sholat Jenazah Takbir ke 1 dan 2

©2018 arrahmah.co.id
Bacaan Sholat Jenazah Takbir ke 1
Sebelum mengetahui bacaan sholat jenazah takbir ke 3, Anda perlu mengetahui doa yang dibaca saat takbir pertama. Saat melakukan takbir pertama, Anda membaca Surat Al Fatihah. Surat Al Fatihah dibaca sebanyak satu kali dan dianjurkan dengan suara lirih.
Sebelum membaca Al Fatihah, disunahkan membaca bacaan taawudz. Namun tidak seperti sholat lima waktu, Anda tidak disunahkan membaca doa iftitah saat melakukan sholat jenazah. Sebab sholat jenazah sebaiknya dilakukan secara singkat tidak terlalu panjang seperti sholat fardhu.
Bacaan Sholat Jenazah Takbir ke 2
Berikutnya adalah bacaan sholat jenazah takbir ke 2. Saat melakukan takbir kedua, Anda dianjurkan untuk membaca shalawat nabi. Ini dapat dibaca dengan bacaan singkat maupun bacaan panjang dan lengkap. Berikut bacaan shalawat dan artinya.
Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad.”
Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ shallaita ‘alâ sayyidinâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhim, wa bârik ‘alâ sayyidinâ Muhammad, wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ bârakta ‘alâ sayyidina Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhîm fil ‘âlamîna innaka hamîdun majîd.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”
Bacaan Sholat Jenazah Takbir ke 3, 4, dan Salam
Bacaan Sholat Jenazah Takbir ke 3
Selanjutnya adalah bacaan sholat jenazah takbir ke 3. Saat melakukan atkbir ketiga, Anda dianjurkan untuk mendoakan jenazah dengan bacaan khusus. Doa ini bertujuan untuk memohonkan ampun kepada Allah, dosa-dosa jenazah yang dilakukan semasa hidup.
Dalam hal ini, Anda perlu memperhatikan jenis kelamin jenazah sebab bacaan doanya berbeda antara laki-laki dan perempuan. Berikut bacaan sholat jenazah takbir ke 3 berdasarkan jenis kelamin.
Allâhumaghfir lahu
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (laki-laki).”
Allâhummaghfir lahu warhamhu wa ‘âfihi wa‘fu anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkhalahu waghsilhu bilmâ’i wats tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathâyâ kamâ naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilhu dâran khairan min dârihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhu al-jannata wa a’idzhu min ‘adzâbil qabri wa min adzâbinnâr
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah kuburnya, dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Kemudian masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur dan siksa neraka.”
Allâhumaghfir lahâ
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (perempuan).”
Allâhummaghfir lahâ warhamhâ wa ‘âfihâ wa‘fu anhâ wa akrim nuzulahâ wa wassi’ madkhalahâ waghsilhâ bilmâ’i wats tsalji wal baradi, wa naqqihâ minal khathâyâ kamâ naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilhâ dâran khairan min dârihâ wa ahlan khairan min ahlihâ wa zaujan khairan min zaujihâ wa adkhilhâ al-jannata wa a’idzhâ min ‘adzâbil qabri wa min adzâbinnâr
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah kuburnya, dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Kemudian masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur dan siksa neraka.”
Bacaan Sholat Jenazah Takbir ke 4
Setelah membaca bacaan sholat jenazah takbir ke 3, saat takbir ke 3 dianjurkan untuk membaca doa lanjutan. Doa ini dibaca untuk memohon ampunan kepada Allah, sekaligus memohon agar dihindarkan fitnah atau cobaan sepeninggal jenazah. Berikut bacaannya.
Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahu wa la taftinna ba’dahu waghfir lanâ wa lahu
Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”
Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahâ wa la taftinna ba’dahâ waghfir lanâ wa lahâ
Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”
Salam
Rukun terakhir dalam sholat jenazah adalah salam. Bacaan salam dibaca sama seperti pelaksanaan sholat fardhu, yaitu dengan menengok ke sisi kanan dan kiri sambil mengucap salam. Berikut bacaan dan artinya:
Assalâmu‘alaikum warahmatullâhi wabarakatuh
Artinya: "Semoga keselamatan, kasih sayang, dan keberkahan dari Allah tercurah atas kalian."
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya