Apakah Nanti Hujan, Berikut Tanda-tanda yang Perlu Diperhatikan

Selasa, 7 September 2021 08:41 Reporter : Ayu Isti Prabandari
Apakah Nanti Hujan, Berikut Tanda-tanda yang Perlu Diperhatikan Ilustrasi hujan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Hujan merupakan fenomena alam yang kerap terjadi di bumi. Terlebih di negara dua musim seperti Indonesia, keadaan hujan sehari-hari bisa terjadi dalam periode waktu yang cukup panjang.

Biasanya musim hujan dalam satu tahun bisa terjadi dalam beberapa bulan. Meskipun begitu, kini musim hujan yang terjadi di Indonesia bisa berubah-ubah tergantung faktor kondisi alam yang mempengaruhinya.

Saat musim hujan, tentu masyarakat harus menyesuaikan kondisi dengan berbagai kegiatan yang akan dilakukan. Dalam hal ini, penting untuk melihat perkiraan cuaca sebelum melakukan aktivitas.

Kini, sudah banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk mengetahui hari ini hujan atau tidak dan kondisi cuaca lainnya. Dengan begitu, Anda bisa mengantisipasi untuk mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan jika sewaktu-waktu turun hujan.

Selain menggunakan aplikasi perkiraan cuaca, Anda juga bisa mengetahui apakah nanti hujan dengan mengamati beberapa tanda. Mulai dari mengamati apakan suasana di sekitar mendung, bagaimana hawa yang dirasakan, serta kondisi sinar matahari. Beberapa hal ini bisa menjadi pedoman untuk mengetahui perkiraan cuaca di hari itu.

Selain mengetahui beberapa apakah nanti hujan, Anda juga perlu memahami bagaimana proses terjadinya hujan dalam kehidupan sehari-hari. Dilansir dari beberapa sumber, berikut kami merangkum beberapa tanda hingga proses terjadinya hujan yang perlu Anda ketahui.

2 dari 7 halaman

Mengenal Hujan dan Faktor Pengaruhnya

ilustrasi hujan
©Pixabay/PublicDomainPictures

Sebelum mengetahui tanda apakah nanti hujan, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan hujan dan faktor pengaruhnya. Hujan merupakan tetesan air yang jatuh dari awan. Dalam hal ini, hujan terbentuk dari proses yang cukup panjang.

Mulanya, panas matahari akan mengubah uap air (air) dari tumbuhan, lautan, danau, dan sungai menjadi uap air yang mengandung gas. Uap air yang mengandung gas ini akan naik ke udara, mengalami tahap pendinginan, kemudian berubah menjadi tetesan air kecil yang membentuk awan.

Selanjutnya, tetesan air kecil yang membentuk awan ini berkumpul menjadi satu menjadi tetesan air yang lebih besar. Ketika air yang terkumpul pada awan itu semakin besar dan berat, akhirnya akan jatuh menjadi air hujan yang membasahi permukaan bumi. Hujan ini dapat turun dengan intensitas ringan, sedang, hingga lebat.

3 dari 7 halaman

Cuaca Mendung

Setelah mengetahui pengertian hujan, berikutnya terdapat beberapa tanda yang bisa menunjukkan apakah nanti hujan atau tidak. Tanda yang bisa diamati pertama ketika akan turun hujan adalah cuaca mendung.

Meskipun belum terjadi hujan, namun saat langit menjadi mendung dan gelap biasanya beberapa saat kemudian akan turun hujan. Langit mendung ini bisa berwarna abu-abu atau lebih gelap. Semakin gelap maka hujan yang akan turun diperkirakan semakin lebat.

4 dari 7 halaman

Hawa Lebih Dingin

ilustrasi hujanwallpaperflare.com

Tanda apakah nanti hujan selanjutnya dapat dilihat dari hawa atau suhu disekitar menjadi lebih dingin. Saat suhu berubah menjadi lebih dingin dan disertai dengan pergerakan angin yang lebih cepat, bisa jadi beberapa saat kemudian akan turun hujan.

Biasanya suhu yang lebih dingin menjelang turun hujan juga akan diikuti oleh awan mendung yang gelap. Semakin suhu di sekitar dingin dan awan berwarna gelap, hujan yang akan turun semakin deras.

5 dari 7 halaman

Terdengar Suara Petir

Berikutnya, tanda apakah nanti hujan bisa dilihat dari suara petir yang terdengar. Beberapa waktu menjelang turun hujan, munculnya suara petir memang sering kali terjadi.

Suara petir ini sebelumnya didahului dengan kilatan cahaya yang cepat dan singkat. Saat Anda berada di luar ruangan dan melihat kilatan petir, sebaiknya segera masuk ke dalam rumah atau gedung agar lebih aman.

6 dari 7 halaman

Matahari Tertutup Awan Gelap

004 tantri setyorini©2018 Merdeka.com/Pixabay

Tanda apakah nanti hujan yang bisa diamati terakhir adalah kondisi matahari yang tertutup awan gelap. Beberapa saat sebelum hujan, awan gelap akan berkumpul di suatu wilayah dan bisa menutup cahaya matahari secara keseluruhan. Sehingga ketika tiba-tiba cahaya matahari redup karena tertutup awan gelap dapat diperkirakan akan segera turun hujan.

Sebaiknya Anda selalu membawa perlengkapan hujan saat melakukan aktivitas di luar rumah saat musim hujan. Sehingga ketika sewaktu-waktu turun hujan Anda bisa terlindungi dengan baik.

7 dari 7 halaman

Hal yang Harus Dilakukan Selama Hujan Lebat

Setelah mengetahui beberapa tanda apakah nanti hujan, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum, selama, dan setelah terjadi hujan lebat. Beberapa hal ini dapat membantu melindungi diri dari hujan lebat, termasuk ketika berisiko terjadi badai hujan dan angin. Berikut beberapa cara yang perlu dilakukan :

Sebelum hujan deras :

  • Periksa atap Anda di setiap area yang memiliki risiko kerusakan seperti bagian rumah yang kendur atau keropos akibat penuaan. Buat catatan tentang area mana pun yang mungkin memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Singkirkan puing-puing atau daun dari talang agar talang dapat mengumpulkan dan menyalurkan air dari atap jauh dari rumah dengan baik. Talang yang tersumbat akan menyebabkan air meluap yang mengakibatkan segala jenis masalah pada rumah anda. Selain itu, periksa pula selokan untuk memastikan tidak ada yang rusak atau bocor.
  • Tutup semua pintu dan jendela di rumah dengan aman dan periksa segelnya. Jika pintu dan jendela Anda tidak berfungsi dengan baik, Anda perlu meminta seseorang untuk memeriksa lebih lanjut area tersebut.

Selama hujan deras dan badai :

  • Tetap di dalam rumah atau ruangan dan hindari bepergian kecuali benar-benar diperlukan. Waspadai peringatan banjir bandang.
  • Tonton laporan cuaca di televisi lokal atau saluran berita radio.
  • Jauhi jendela dan pintu karena dapat tertiup saat hujan deras dan angin kencang.
  • Hindari kontak dengan peralatan dan kabel listrik, dan jangan mandi, mencuci piring, atau mencuci pakaian. Perlengkapan pipa dan kamar mandi juga dapat menghantarkan listrik.

Setelah hujan berlalu :

  • Lanjutkan mendengarkan laporan cuaca di televisi lokal atau saluran berita radio untuk melihat apakah ada badai yang lebih parah atau hujan lebat yang akan menghampiri Anda.
  • Saat berjalan di luar, berhati-hatilah saat Anda melangkah karena mungkin ada cabang pohon yang patah atau barang yang tidak pada tempatnya.
  • Survei bagian luar rumah Anda untuk memastikan tidak ada kerusakan.
  • Jauhi kabel listrik yang mungkin jatuh.
[ayi]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini