Angka Pernikahan Dini di Jateng Tinggi, Begini Kata Ganjar Pranowo

Jumat, 22 April 2022 08:37 Reporter : Shani Rasyid
Angka Pernikahan Dini di Jateng Tinggi, Begini Kata Ganjar Pranowo Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Selama pandemi COVID-19, kasus pernikahan anak di Jateng menunjukkan tren peningkatan. Untuk pernikahan anak perempuan di bawah 19 tahun, data menunjukkan bahwa pada tahun 2019 ada 3.726 anak. Namun pada tahun 2020 melonjak jadi 11.301 anak, dan tahun 2021 kembali mengalami peningkatan jadi 11.686 anak.

Data ini disadari betul oleh Gubernur Ganjar Pranowo. Ia meminta warga Jateng untuk menunda anak-anak mereka yang masih di bawah umur untuk melangsungkan pernikahan.

“Nikah nanti dulu, anaknya suruh sekolah yang tinggi. Insya Allah itu akan bermanfaat. Kasih tahu tetangga-tetangganya, kalau punya anak perempuan jangan dinikahkan dulu,” kata Ganjar dikutip dari ANTARA pada Kamis (21/4). Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Cegah Kekerasan Perempuan

004 hikmah wilda amalia

©2015 Merdeka.com

Ganjar mengatakan, saat ini sebagian besar korban kekerasan adalah perempuan. Menurutnya pencegahan pernikahan dini itu bisa mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan orang, dan pemberdayaan perempuan menjadi kegiatan yang penting.

“Karena kalau sudah kawin muda biasanya mungkin fisik mentalnya tidak siap, yang terjadi nanti tidak siap untuk berkeluarga,” kata Ganjar.

3 dari 4 halaman

Tak Bisa Sendiri

gubernur jateng ganjar pranowo

Istimewa

Ganjar mengatakan, untuk mengatasi persoalan-persoalan terkait pernikahan dini ini, pemerintah tak bisa sendiri. Perlu dukungan dari berbagai pihak, terutama kaum perempuan itu sendiri.

“Selamat atas penghargaan ini dan mudah-mudahan ini sebagai pendorong panjenengan makin giat berprestasi, makin bisa berkontribusi. Kekuatan kita adalah bersama-sama, gotong-royong,” lanjut Ganjar.

4 dari 4 halaman

Harus Berani Bermimpi

beserta maknanya

©2015 Mental Floss

Orang nomor satu se-Jateng itu kemudian mengajak para perempuan di wilayahnya untuk berani bermimpi seperti sosok Kartini. Karena perempuan masa kini harus menyiapkan masa depan mulai dari sekarang.

“Pesan saya dengan spirit Kartini ini gantungkan cita-citamu yang tinggi. Jadi habis gelap terbitlah terang itu, mari kita buat penerangan-penerangan biar makin terang. Masa depan harus disiapkan mulai dari sekarang,” pungkas Ganjar Pranowo dikutip dari ANTARA. [shr]

Baca juga:
Banyak Perkawinan Anak Selama Pandemi COVID-19, Ini Kata Istri Gubernur Jateng
UU TPKS: Perkawinan Anak dan Pemaksaan Atas Nama Budaya Dipidana 9 Tahun
Cegah Stunting, Generasi Muda Diminta Menikah di Usia Ideal
Bocah Perempuan China Telepon Polisi untuk Batalkan Pernikahannya
Anak SMP di Pinrang yang Dijodohkan Ibunya Alami Tekanan Psikologis
Pernikahan Dini di Lombok Tengah Meningkat saat Pandemi Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini