Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Adep-adep, Makanan Khas Brebes yang Hanya Dihidangkan di Hari Spesial

Adep-adep, Makanan Khas Brebes yang Hanya Dihidangkan di Hari Spesial Ilustrasi petai. ©Shutterstock

Merdeka.com - Salah satu makanan khas Kabupaten Brebes adalah Adep-adep. Dari segi penampilan, makanan ini hampir serupa dengan tumpeng. Di mana nasi dikelilingi dengan berbagai jenis lauk-pauk.

Jika nasi tumpeng berbentuk kerucut, adep-adep bentuknya datar. Lauk nasi tumpeng biasanya terdiri dari kering, mi, telur dadar, dan perkedel. Sementara lauk adep-adep terdiri dari berbagai jenis sayuran.

Dikutip dari laman Budaya Indonesia, Adep-adep termasuk kudapan spesial karena hanya dihidangkan pada hari-hari tertentu atau saat seseorang menggelar hajatan. Misalnya, acara lamaran, pernikahan, atau syukuran usai panen.

Makna Adep-adep

Dihidangkan di atas tampah, Adep-adep terdiri dari nasi yang ditutupi berbagai jenis sayuran seperti kacang panjang, petai, jengkol, selada, terong, daun singkong, timun. Selain sayuran, ada pula ikan teri, tempe, telur, dan kelapa parut. 

Proses penataan dilakukan dengan menata nasi terlebih dahulu di atas tampah. Kemudian, di atasnya ditutupi macam-macam sayuran yang ditata memutar berselang-seling. 

Sudah menjadi rahasia umum jika tidak semua orang menyukai petai dan jengkol. Namun, masyarakat Brebes mengibaratkan Adep-adep yang dihidangkan saat hajatan ibarat sebuah pernikahan.

Tidak setiap hari yang dilalui pasangan suami istri berjalan mulus tanpa halangan. Di situlah esensi keberadaan jengkol dan petai dalam kudapan Adep-adep. 

Pembagian Adep-adep

Pada momentum pernikahan, pembagian Adep-adep dilakukan sebagai pertanda selesainya kewajiban orang tua terhadap anak-anaknya. Makanan ini dibagikan kepada para kerabat, tetangga, dan lain sebagainya. 

Dikutip dari skripsi karya Misbahudin yang berjudul Tinjauan Hukum Islam terhadap Tradisi Membagi Adep-adep dalam Perkawinan Masyarakat Adat Jawa (Unissula, 2022), pembagian Adep-adep dilakukan usai pelaksanaan ijab kabul. Pasangan pengantin baru itu juga turut menikmati Adep-adep. 

Sebagian masyarakat menyatakan bahwa pihak yang harus membagikan Adep-adep adalah mempelai pengantin. Sebagian lainnya menyatakan tidak harus mempelai pengantin yang membagikan Adep-adep, tetapi bisa sanak saudara atau keluarga atau yang lain. 

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP